Shalat merupakan rukun Islam yang nomor dua setelah membaca syahadat. Berbicara soal shalat, seperti yang kita ketahui, shalat tidak sah jika dilaksanakan tanpa berwudhu. Sebab, salah satu syarat sahnya shalat harus punya wudhu. Jadi, orang yang hendak mengerjakan shalat diwajibkan berwudhu terlebih dahulu. Berwudhu pun tidak sembarangan. Ada tata caranya. Tata cara tersebut telah diatur oleh syariat Islam.
Buku terbitan Qaf Media Kreativa yang berjudul Lebih Memahami Wudhu dan Shalat ini sangat cocok dijadikan pedoman dalam belajar hukum Islam, terutama mengenai wudhu dan shalat. Sebab, buku ini berisi 153 tanya jawab seputar hukum, sejarah, hikmah, serta filosofi thaharah (bersuci) dan shalat yang perlu diketahui oleh setiap muslim.
Tidak hanya itu, buku dengan tebal 264 halaman ini juga dilengkapi dengan rujukan kitab fiqih karya ulama yang menjadi referensi utama dan terpercaya. Salah satunya kitab karya Wahbah al-Zuhaili, Mahfudz at-Tarmasi, Muhammad bin Idris as-Syafi'i, As-Syaukani, Abu Ja'far Muhammad bin Jarir at-Thabari, Syihabuddin as-Shanhaji, Abu Bakar bin Muhammad Syatha, Jalaluddin as-Suyuthi, Ibnu Rusyd, Shalih Ahmad Ridha, Ibnu Qudamah, Syihabuddin Ramli, dan lain sebagainya.
Intinya hukum, sejarah, hikmah atau apa pun yang terdapat dalam buku tulisan Abdul Wadud Kasful Humam ini sangatlah jelas berasal dari sumber kitab yang terpercaya. Dengan demikian, keberadaan buku ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat Muslim. Inilah buku yang dinanti-nanti oleh kaum muslim, sebab buku tentang wudhu dan shalat merupakan buku yang tidak hanya bersifat kajian, tetapi juga praktik. Karena sebagai umat Muslim diwajibkan menunaikan shalat fardu lima kali dalam sehari.
Salah satu pertanyaan dari 153 pertanyaan yang tercantum dalam buku ini ialah menyoal apakah sama wudhu para nabi dengan wudhu yang kita kerjakan sekarang? Jawabannya: sekelompok ulama berpendapat bahwa wudhu merupakan kekhususan umat Nabi Muhammad dan tidak pernah ada dalam syariat para nabi terdahulu. Sementara ulama lain mengatakan bahwa para nabi terdahulu juga mengajarkan dan mengerjakan wudhu. Hanya saja umat Nabi Muhammad diberi keistimewaan berupa dahi dan kedua tangan serta kedua kaki mereka kela di akhirat akan mengeluarkan cahaya laksana bulan purnama disebabkan bekas air wudhu (halaman 30).
Selain itu, tata cara wudhu yang diajarkan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad pun bersifat khusus dan berbeda dengan tata cara wudhu yang dikerjakan oleh para nabi terdahulu sebelum Nabi Muhammad.
Video yang mungkin Anda suka
Baca Juga
-
Buku Hakim Sarmin Presiden Kita: Membaca Politik Lewat Tawa dalam Dua Lakon
-
Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan
-
HONOR Pad V9 Resmi Hadir: Tablet Tipis dengan Layar 144Hz dan Baterai Jumbo 10.100 mAh
-
HUAWEI MatePad Air 2026: Tablet Tipis dengan Layar OLED 144Hz dan AI untuk Kerja Lebih Cerdas
-
iQOO Pad Ultra Segera Rilis: Bawa Kipas Pendingin Internal dan Touch Sampling 5.000Hz
Artikel Terkait
-
Jokowi ajak Jan Ethes salat duha di Masjid Raya Sheikh Zayed Surakarta
-
Seorang Anak Menangis Sesenggukan Melihat Foto Ibunya di Buku Yasin: Perih!
-
Innalillah Guru Agama Meninggal di Tumpukan Buku, Usai Mengajar Siswa Cara Mengurus Jenazah
-
Pecandu Buku Deg-degan Gak Sabar! Bazar BBW 2022 Ada Lagi, Banjir Diskon: Ada Hadiah 1 Troli Buku Gratis
-
Ulasan Buku SagaraS: Petualangan Mencari Asal Usul Orang Tua Ali
Ulasan
-
Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health
-
Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik
-
Review Terbelah Jadi Dua dan Alasan Kita Senang Menyiksa Diri Lewat Lagu
-
Review Film Hope, Teror Makhluk Misterius di Desa Terpencil
-
Ulasan Film Agensi Rumah Tangga: Angkat Isu Sosial Lewat Tawa Menyegarkan
Terkini
-
Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang
-
Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang
-
Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai
-
Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi
-
Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh