Kata filologi mungkin terdengar asing bagi beberapa orang. Apalagi bagi mereka yang tidak memiliki latar belakang pengetahuan terkait bahasa dan sastra. Filologi merupakan studi yang mempelajari sejarah bahasa termasuk sejarah teks kuno pada masa lampau.
Secara etimologis, filologi artinya ketertarikan dan keterpesonaan terhadap kata. Studi filologi juga mencakup kombinasi studi sastra, sejarah, dan linguistik. Filologi yang berfokus pada sejarah teks dapat membantu mengetahui keaslian suatu teks sastra maupun bentuk asli teks tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa filologi berkaitan dengan perkembangan sejarah dan struktur suatu bahasa.
Studi filologi dapat membantu untuk menafsirkan teks-teks kuno yang dapat diketahui kejadian apa saja yang terjadi di masa lampau. Berdasarkan buku yang berjudul Scribes and Scholars: A Guide to the Transmission of Greek and Latin Literature, menyebutkan bahwa pada abad ke-3 SM para gramatikus yang bermukim di kompleks Perpustakaan Iskandariyah dapat menerjemahkan aksara Yunani Kuno yang bermanfaat untuk menyingkap misteri yang ada pada gulungan papyrus koleksi perpustakaan tersebut.
Selain itu, para gramatikus juga dapat merumuskan suatu sistem katalogisasi sebuah perpustakaan. Filologi juga dapat membantu untuk mengetahui peradaban yang pernah ada pada masa lampu dengan menerjemahkan manuskrip yang ditinggalkan.
Ahli filologi atau sering disebut filolog tidak menutup kemungkinan untuk mempelajari banyak bahasa termasuk stuktur dan sejarah bahasa tersebut. Seringkali suatu teks ditulis dengan beberapa rumpun bahasa sehingga tidak hanya terdapat satu bahasa saja. Selain itu, seorang filolog perlu memahami setiap kata maupun ungkapan-ungkapan tertentu yang bisa saja menggunakan bahasa yang berbeda. Ketika menafsirkan sebuah teks, seorang filolog membutuhkan banyak waktu untuk dapat memahami maksud penulis teks tersebut dan apa yang ingin disampaikan.
Studi tentang filologi di Indonesia sendiri kurang diminati. Hal ini karena objek kajian filologi kebanyakan teks kuno yang umumnya berupa tulisan tangan yang secara visual kurang menarik untuk dipelajari. Menurut Sudibyo (2007) dalam jurnalnya yang berjudul Kembali ke Filologi: Filologi Indonesia dan Tradisi Orientalisme, studi filologi kurang diminati karena mengurai isi teks yang mengungkapkan kejadian di masa lampau dianggap tidak memiliki kontribusi dan tidak menawarkan solusi terhadap persoalan pada masa kini.
Selain itu, hasil kajiannya mengenai kritik teks memerlukan banyak tenaga dan waktu untuk menafsirkan isi teks. Hal tersebut menyebabkan banyak manuskrip kuno Nusantara yang belum diterjemahkan. Bahkan, beberapa manuskrip kuno Nusantara dibawa ke luar negeri untuk diterjemahkan karena minimnya filolog yang ada di Indonesia.
Jika melihat peluang kerja, lulusan filologi tidak hanya menjadi filolog. Beberapa pekerjaan masih bersangkutan dengan ilmu filologi, seperti kritikus, peneliti bahasa, penerjemah, ataupun bekerja di badan kearsipan nasional. Meskipun ruang lingkup pekerjaan lulusan filologi terbatas, tidak menutup kemungkinan para lulusan filologi dapat bekerja bidang lain yang masih berhubungan dengan sastra dan kebudayaan.
Baca Juga
-
The Trauma Code: Heroes on Call, Drama Medis Terbaik di Awal Tahun 2025
-
Aktor Kim Seon Ho Comeback Drama Baru Berjudul The Tyrant, Ini Sinopsisnya!
-
3 Drakor Baru Tayang di Netflix Bulan Juni 2024, Drama Politik-Skandal Remaja
-
4 Drama Korea Tayang Bulan Juni 2024, Beragam Genre dan Cerita Baru
-
Ada 4 Drama Korea Tayang di Netflix Mei 2024, Ini Sinopsis dan Daftar Pemainnya!
Artikel Terkait
-
Ole Romeny Ngebet Bisa Bahasa Indonesia: Ingin Menunjukkan Rasa Hormat
-
Struktur 'Sawang' dalam Daily Conversation, Kata Kerja atau Kata Benda Sih?
-
40 Ucapan Selamat Nyepi Bahasa Bali dan Artinya, Punya Makna Mendalam!
-
15 Kata-kata Ucapan Sungkem Lebaran Bahasa Jawa Halus ke Orang Tua, Auto Bikin Haru!
-
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda yang Singkat Namun Paling Menyentuh Hati
Ulasan
-
Review The Recruit, Aksi Spionase Menegangkan dengan Sentuhan Humor Segar
-
Review Norma - Antara Mertua dan Menantu: Film Selingkuh Menariknya Apa?
-
Ulasan Your Friendly Neighborhood Spider-Man: Fresh, Fun, dan Penuh Aksi!
-
Review Surga di Telapak Kaki Bapak: Drama Keluarga Spesial Lebaran
-
Perjalanan Menemukan Kebahagiaan dalam Ulasan Novel The Burnout
Terkini
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
Menelisik Kiprah Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan dan Politik Indonesia
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!