Museum Gunung Merapi menjadi salah satu destinasi wisata sejarah sekaligus edukasi yang dapat dikunjungi ketika sedang berada di kawasan Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Tempat berikut diketahui dibangun untuk merekam aktivitas salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia dan juga menjadi tempat pembelajaran mengenai gunung-gunung berapi aktif yang ada di seluruh penjuru dunia.
Bagi wisatawan yang sedang mencari tujuan wisata untuk mempelajari banyak hal tentang gunung berapi, tentunya Museum Gunung Berapi menjadi salah satu pilihan tempat yang tepat untuk dikunjungi.
BACA JUGA: Daya Tarik Pantai Sundak, Cocok untuk Bersantai dan Camping di Akhir Pekan
Destinasi wisata yang selalu ramai didatangi oleh wisatawan berikut memiliki ragam daya tarik, seperti salah satunya adalah keberadaan benda-benda bersejarah yang pernah menjadi saksi bisu letusan Gunung Merapi.
Ketika berkunjung ke tempat berikut, wisatawan dapat mempelajari banyak hal mengenai gunung berapi baik dari sisi sains, mitos, hingga sejarah lokal dari orang-orang sekitar.
Koleksi benda-benda bersejarah yang ada di dalam Museum Gunung Berapi juga cukup banyak dan menarik perhatian, sehingga pengunjung tidak mempunyai rasa jenuh ketika berada di tempat berikut.
Saat pertama kali menginjakkan kaki di Museum Gunung Merapi, wisatawan akan langsung disuguhkan dengan sebuah replika Gunung Merapi dengan ukuran cukup besar yang dapat mengeluarkan asap serta suara gemuruh.
Terdapat pula sisa barang-barang yang berhasil diselamatkan dari letusan gunung berapi yang terjadi pada tahun 2006, seperti sepeda motor yang terkena semburan wedus gembel.
BACA JUGA: Daya Tarik The Ranch, Jadi Pilih Tempat Wisata Keluarga di Puncak Bogor
Ada juga batuan gunung merapi sejak tahun 1930, koleksi foto-foto Gunung Merapi, berbagai jenis peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi hingga peraga simulasi tsunami dan gempa yang menarik perhatian.
Tidak hanya menyaksikan berbagai jenis koleksi Museum Gunung Merapi, wisatawan juga dapat menonton film pendek tentang Gunung Merapi dengan membayar biaya tambahan yang cukup terjangkau.
Fasilitas umum lain yang disediakan oleh pengelola tempat wisata berikut juga cukup memadai, mulai dari toilet, area parkir kendaraan yang luas hingga mushola sebagai sarana beribadah.
Tertarik untuk menghabiskan waktu liburan sembari mempelajari wisata sejarah di tempat berikut? Langsung saja kunjungi Museum Gunung Merapi yang beralamat di Kaliurang, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan harga tiket masuk mulai dari Rp5000.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Air Terjun Simempar, Wisata Alam Indah di Tengah Hutan Deli Serdang
-
Lau Mentar Canyon, Wisata Alam Gratis dengan View Air Terjun yang Menawan
-
Air Terjun Tarunggang, Pesona Wisata Alam di Deli Serdang
-
Pemandian Alam Banyu Biru, Spot Terbaik untuk Berenang di Kolam Alami
Artikel Terkait
-
Kepulauan Seribu: Dulu Tempat Healing Anak Kost, Kini Jadi Surga Wisata Mewah
-
Libur Lebaran? 5 Kolam Renang Terbaik di Karanganyar Ini Wajib Dicoba
-
8 Destinasi Wisata di Cilacap, Banyak Spot Instagramable
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata di Dieng, Nuansa Alam Penuh History
-
Libur Lebaran di Lampung? Ini 6 Destinasi Wisata Seru yang Wajib Dikunjungi
Ulasan
-
Review Novel 'TwinWar': Pertarungan Harga Diri di Balik Wajah yang Sama
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
-
Novel The Good Part: Makna Perjuangan yang Menjadikan Hidup Lebih Sempurna
-
Buku The Psychological of Money: Perspektif Psikologis dalam Mengelola Uang
-
Cafe Hello Sapa, Kombinasi Sempurna antara Kopi dan Pemandangan Danau Sipin
Terkini
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia Kembali Gendong Marwah Persepakbolaan Asia Tenggara
-
Pemain PC Kini Bebas dari PSN! Sony Ubah Kebijakan Akun PlayStation
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda
-
Lee Jung-eun Siap Jadi Bibi Kim Ji-won dalam Drama Baru 'Doctor X'
-
Jadi Couple di 'The Haunted Palace', Chemistry Yook Sungjae dan Bona Dipuji