Pada era serba digital sekarang ini, ada beragam model mendidik anak. Salah satu pendekatan yang semakin populer adalah "Dolphin Parenting". Terinspirasi oleh perilaku lumba-lumba, pendekatan ini menekankan pada kelembutan, sambil tetap memberikan batasan dan disiplin kepada anak.
Lalu apa saja manfaat mempraktekkan pengasuhan anak model dolphin? Silahkan menyimak ulasannya di sini.
BACA JUGA: Punya Keluarga yang Narsis? Berikut 7 Tips Menghadapinya
1. Menguatkan bonding dengan anak
Dolphin parenting menekankan pentingnya hubungan yang erat antara orang tua dan anak. Dengan memberikan perhatian yang hangat dan penuh kasih sayang, orang tua dapat membangun ikatan emosional yang kuat dengan anak-anak mereka.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Gopnik (2016), anak-anak yang merasa dicintai dan diperhatikan oleh orang tua mereka cenderung memiliki hubungan yang lebih baik dengan mereka di masa depan.
2. Mengembangkan kecerdasan emosional
Dolphin parenting juga membantu dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak. Dalam pendekatan ini, orang tua diajarkan untuk mengenali dan memahami emosi anak mereka, serta membantu mereka mengelola emosi tersebut dengan baik.
Berdasarkan laporan studi oleh Brackett (2017), anak-anak yang mampu mengelola emosi mereka dengan baik cenderung memiliki tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi dan lebih sukses dalam kehidupan.
3. Mendorong kemandirian dan tanggung jawab
Salah satu aspek penting dari dolphin parenting adalah memberikan anak-anak kesempatan untuk mengambil tanggung jawab dan menjadi mandiri. Dalam pendekatan ini, orang tua memberikan anak-anak mereka kebebasan untuk mengambil keputusan dan menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka.
Assessment yang dilakukan oleh Lythcott-Haims (2015) menunjukkan bahwa anak-anak yang diberi kesempatan untuk mengambil tanggung jawab cenderung lebih mandiri dan memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan.
4. Mendorong kreativitas dan eksplorasi
Dalam dolphin parenting, orang tua mendorong anak-anak mereka untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka sendiri. Mereka memberikan dukungan dan dorongan yang diperlukan untuk mengembangkan kreativitas anak-anak mereka.
Adalah Csikszentmihalyi (1996) yang mengungkapkan jika anak-anak yang didorong untuk mengeksplorasi minatnya cenderung lebih kreatif dan memiliki kemampuan berpikir yang lebih fleksibel.
BACA JUGA: 3 Keuntungan Berani Speak Up sebagai Seorang Mahasiswa
5. Meningkatkan resiliensi anak-anak
Dolphin parenting juga membantu dalam mengembangkan resiliensi anak-anak. Dalam pendekatan ini, orang tua mengajarkan anak-anak mereka untuk menghadapi tantangan dan mengatasi kegagalan dengan kepala tegak.
Penjangkauan yang dilakukan oleh Masten (2018) juga menyebutkan bahwa anak-anak yang memiliki tingkat resiliensi yang tinggi cenderung lebih mampu mengatasi stres dan memiliki kesejahteraan yang lebih baik secara mental.
6. Menciptakan lingkungan belajar yang positif
Terakhir, dolphin parenting menciptakan lingkungan belajar yang positif bagi anak-anak. Dalam pendekatan ini, orang tua menghargai proses belajar lebih dari hasil akhir, dan memberikan penguatan positif yang memotivasi anak-anak mereka.
Itulah enam manfaat mengaplikasikan model dolphin parenting seperti yang dijelaskan oleh sumber tulisan Dolphin Parenting What Are Parenting Styles?.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
5000 Langkah dan Satu Liter Bensin, Refleksi Tentang Ketidakadilan
-
Membincang Pertolongan Pertama pada Psikologis
-
Menyambangi Bukit Rhema dan Eksplorasi Perjalanan Spiritual di Gereja Ayam
-
Sudah Tahu Well Being? Ini Cara Mewujudkannya agar Hidupmu Jadi Lebih Baik
Artikel Terkait
-
Seorang Pria Paruh Baya Diciduk Polisi Usai Lalukan Rudapaksa Terhadap Anak SMP
-
Dewi Yull Akan Hadir di Pemakaman Ray Sahetapy
-
Ray Sahetapy Mualaf di Masjid Istiqlal, Anak Ingin Perjalanan Islam Ayahnya Ditutup di Sana
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
Keluhkan Penjualan Merosot, Pedagang Mainan di Pasar Gembrong: Lebaran Sudah Nggak Berpengaruh
Ulasan
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
Terkini
-
Tayang Mei, Bae Doo Na Alami Cinta Tak Terkendali dalam Film Korea Virus
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?