Pada tanggal 20 September kali ini kembali diperingati sebagai Hari Nasi Goreng Nasional atau National Fried Rice Day. Melansir dari situs National Today, peringatan yang mulai digalakkan pada tahun 2018 silam ini merupakan bentuk apresiasi dari penciptaan kuliner nasi goreng sebagai salah satu makanan sederhana namun cukup mendunia dan bisa dinikmati oleh hampir semua kalangan. Selain itu, ternyata kuliner satu ini juga memiliki beberapa fakta unik yang menarik diketahui. Berikut 3 fakta unik dari kuliner nasi goreng.
1. Muncul Sejak Abad ke-6 Masehi
Asal muasal kuliner dengan ciri khas menggoreng di wadah atau wajan besi ini disinyalir berasal dari daratan Cina. Melansir dari artikel “Chinese Fried Rice” yang terbit di situs ifood.tv, makanan yang dianggap merupakan asal muasal nasi goreng ditemukan pada masa Dinasti Sui yang berkisar antara tahun 589-618 masehi. Namun, kuliner nasi goreng tersebut mulai populer pada masa Dinasti Ming antara tahun 1368-1644 Masehi.
Kuliner tersebut kemudian mulai tersebar ke penjuru dunia melalui jalur perdagangan dan juga kolonialiasi penduduk. Di Indonesia sendiri, kuliner nasi goreng dibawa datang oleh para pedagang dari Asia timur, khususnya Cina pada ratusan tahun yang lalu. Orang-orang Tionghoa ini pula yang mengenalkan teknik menggoreng pada masyarakat pribumi di Nusantara. Hingga kini, kuliner nasi goreng menjadi salah satu makanan paling populer di Indonesia.
2. Makanan yang Paling Banyak Memiliki Varian
Kepopuleran nasi goreng membuat kuliner satu ini memiliki ratusan hingga ribuan jenis yang tersebar di seluruh dunia. Melansir dari buku “Street Food Around the World: An Encyclopedia of Food and Culture”, nasi goreng memiliki teknik penyajian yang bisa dibilang sama, yakni dengan cara menggoreng nasi di dalam wajan dengan minyak beserta bumbu dan rempah lainnya. Bumbu dan bahan yang seringkali ditemui di hampir semua kuliner nasi goreng adalah kecap asin atau kecap ikan, daging cincang dan juga perisa kaldu bubuk atau giling.
3. Ikon Jajanan Kaki Lima
Nasi goreng bisa dibilang merupakan salah satu ikon jajanan kaki lima di seluruh dunia. melansir dari buku “Street Food Around the World: An Encyclopedia of Food and Culture”, nasi goreng kerap kali dijual di pinggir jalan dengan fokus tenda-tenda pedagang ataupun platform lainnya seperti gerobak atau mobil. Meskipun identik dengan jajanan jalanan kaki lima atau Street food, akan tetapi tidak jarang pula nasi goreng yang dijual di berbagai restoran. Bahkan, adapula restoran berbintang yang menyajikan menu nasi goreng.
Nah, itulah beberapa fakta unik dari kuliner nasi goreng. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
Artikel Terkait
-
5 Fakta Menarik Jelang Laga Bayern Munich vs Manchester United di Liga Champions
-
5 Fakta Menarik Jelang Duel Real Sociedad vs Inter Milan di Liga Champions
-
5 Fakta Menarik Usai Manchester City Tundukkan Red Star Belgrade 3-1 di Liga Champions
-
Intip 5 Fakta Menarik Jelang Laga Barcelona vs Royal Antwerp di Liga Champions
-
5 Fakta Menarik Jelang Duel PSG vs Borussia Dortmund di Liga Champions
Ulasan
-
Are You Afraid of the Dark? Ketika Ambisi Berubah Jadi Konspirasi Mematikan
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi
-
Furious Mengkritik Sistem yang Sering Gagal Melindungi Korban Kekerasan
-
Membaca Es Krim Pertamaku: Luka Batin Tak Selalu Sembuh oleh Waktu
Terkini
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum
-
Ternyata Rutinitas Commuting ke SCBD Ikut Menyelamatkan Bumi
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?