The Things You Can See Only When You Slow Down adalah buku terkenal dari penulis asal Korea Selatan, Haemin Sunim, seorang biksu Buddha pengajar meditasi zen.
Haemin Sunim menuang pengetahuan akan agama dari profesinya sebagai biksu sepanjang lebih dari 20 tahun ke dalam buku The Things You Can See Only When You Slow Down. Buku ini juga menjadi debut sang penulis yang resmi diterbitkan pada tahun 2012 silam.
Buku The Things You Can See Only When You Slow Down berisi tentang panduan serta pengembangan diri untuk pembacanya mencapai mindfulness.
Memiliki isi berkisar 288 halaman, The Things You Can See Only When You Slow Down menawarkan solusi dalam meraih kesejahteraan dan kebahagiaan melalui delapan bidang kehidupan, yakni hubungan, cinta, pekerjaan, mimpi, serta spiritualitas tentang masa depan.
Dalam tulisannya, sang biksu menekankan akan pentingnya menjalin hubungan dengan orang lain secara penuh kasih. Ia juga mengajak pembaca untuk mampu menjadi seorang pemaaf terhadap diri sendiri.
Selain itu, pembaca juga dimanjakan oleh sebanyak dua puluh ilustrasi penuh warna yang menghiasi buku sebagai selingan visual menyenangkan sekaligus mendorong pembaca agar lebih memperhatikan makna buku bahwa dunia akan ikut melambat seiring dengan langkah kita.
BACA JUGA: Digunakan Pejuang Palestina, Berikut Spesifikasi Rudal Almas Buatan Iran
“Kita mengetahui dunia hanya dari jendela pikiran kita. Saat pikiran kita berantakan, maka dunia juga akan berantakan. Dan ketika pikiran kita damai, dunia juga akan damai. Mengetahui pikiran kita sama dengan mencoba untuk mengubah dunia”.
Sementara itu, The Things You Can See Only When You Slow Down hadir dengan terbagi sebanyak delapan sub-bab, mulai dari "Rest", "Mindfulness", "Passion", "Relationship", "Love", "Life", "The Future", dan "Spirituality".
Petualangan pembaca akan dimulai dengan sejumlah pertanyaan yang termuat di tiap awal bab untuk membuat mereka merenungkan kembali jawaban atas kehidupannya sendiri.
Meski begitu, buku The Things You Can See Only When You Slow Down ini ditulis sebagai pengingat hidup sehingga isi buku tidak terlalu spesifik dan hanya berisi ungkapan-ungkapan general yang biasa hadir dalam akal seseorang.
Selain itu, beberapa isi buku juga terlalu membahas spiritualitas dan agama tertentu yang tidak cocok untuk dibaca semua orang karena adanya perbedaan ajaran agama.
Buku The Things You Can See Only When You Slow Down ini berhasil mencapai rating 4 dari 5 bintang dalam laman review Goodreads.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ada 402 Rumah Sakit Angker Korea, Intip 5 Film Terbaru di Bioskop Pekan Ini
-
4 Tahun Kencan, IU dan Lee Jong-suk Dikonfirmasi Putus oleh Agensi
-
Susul BTS, Justin Bieber Ikut Tampil di Half Time World Cup 2026
-
Gagal Pecahkan Rekor, Enola Holmes 3 Debut Angka 20,7 Juta Views di Netflix
-
Publik Kecewa, Sutradara Tolak Mentay-Mentah Ide Garap Sekuel Ratatouille
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Film Pemikat Jiwa: Pelet, Ego, Obsesi, dan Cinta Laknat
-
Layak Tonton atau Lewatkan? Kupas Tuntas Film Moana Live Action 2026
-
Lebih dari Sekadar Kungfu: Mengapa Tai Chi Master adalah Film Jet Li yang Paling Ngenes?
-
Ulasan "Limited Time", Novel Korea dengan Kisah Remaja yang Menyentuh
-
Drama Study Group, Ketika Hierarki Sekolah Ditentukan oleh Kekuatan Fisik
Terkini
-
Argentina ke Semifinal! Rating Pemain Jadi Sorotan Usai Tumbangkan Swiss
-
Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa
-
Wonderwall, Oasis, dan Mimpi Inggris Menjuarai Piala Dunia 2026
-
Urban Eco Journey: Cara Seru Trash Ranger Rayakan Ulang Tahun Sambil Menyelamatkan Bumi