Buku "The Deals of Warren Buffett" yang ditulis oleh Glen Arnold membahas tentang investor terbesar di dunia, Warren Buffett, yang membutuhkan waktu hampir empat dekade untuk menghasilkan $100 juta pertamanya.
Buku setebal 342 halaman ini memetakan serangkaian investasi yang membentuk perjalanan tersebut. Dengan detail yang jelas, dan dengan gaya deskriptif yang jernih, penulis dan investor berpengalaman Glen Arnold menjelaskan pemikiran Buffett di balik kesepakatan investasi ini dan menunjukkan bagaimana keuntungan kumulatifnya menambah kekayaannya dari waktu ke waktu.
Pada periode formatif ini, dari tahun 1941-1978, Buffett mengembangkan dan mengasah filosofi investasi yang akan membuatnya menjadi begitu sukses seiring dengan perkembangan kariernya.
Namun, tidak semuanya berjalan dengan mulus, Buffett membuat sebuah kesalahan di sepanjang perjalanannya, dan Arnold menunjukkan bagaimana Buffett belajar melalui kesuksesan dan kegagalan dalam memilih perusahaan yang layak didukung.
Arnold juga menyertakan poin pembelajaran yang mendalam di akhir setiap bab, yang mengungkapkan bagaimana investor dapat belajar dari keahlian Warren Buffett untuk meningkatkan investasi mereka sendiri. Investasi yang ditampilkan dalam buku ini meliputi, GEICO, American Express, Disney, Berkshire Hathaway, See's Candies, dan The Washington Post.
"The Deals of Warren Buffett" adalah sebuah karya yang mendalam dan menginspirasi, yang membongkar kebijakan investasi dari salah satu tokoh paling ikonik dalam dunia keuangan.
Buku ini membawa pembaca melalui perjalanan bisnis Warren Buffett, dan memperlihatkan kecerdasannya dalam menyusun strategi investasinya.
Penulis dengan cermat mengulas berbagai transaksi yang membentuk kekayaan Buffett, dari investasi awal di Berkshire Hathaway hingga kepemilikan saham di perusahaan-perusahaan terkemuka. Pembaca akan mendapatkan wawasan yang berharga tentang pemikiran investasi dan filosofi bisnis Warren Buffett.
Buku ini tidak hanya menyajikan fakta-fakta seputar transaksi dan kesuksesan finansial Buffett, tetapi juga menggali filosofi moral dan etika bisnis yang mendasari keputusan investasinya.
Ini memberikan wawasan tambahan pada Warren Buffett sebagai seorang pemimpin yang tidak hanya berhasil secara finansial, tetapi juga etis dalam mengelola kekayaan dan bisnisnya.
Meskipun buku ini cocok bagi para investor yang ingin memahami strategi Buffett, pengulasannya yang mendalam dan terperinci juga membuatnya menarik bagi pembaca umum yang tertarik pada dunia keuangan dan bisnis.
Secara keseluruhan, "The Deals of Warren Buffett" memberikan wawasan yang kaya dan mendalam tentang dunia investasi, yang diperkaya dengan kebijaksanaan seorang tokoh legendaris dalam dunia keuangan.
Baca Juga
-
Ulasan Buku The Art of Stoicism, Misi Pencarian Makna tentang Kehidupan
-
Fenomena Job Hugging, Tanda Loyalitas atau Karier Stagnan?
-
Mengubah Hobi Jadi Gaya Hidup Sehat Lewat Olahraga Futsal
-
Futsal dan Tren Urbanisasi: Solusi Ruang Terbatas di Lingkup Perkotaan
-
Bukan Sekadar Hobi, Futsal sebagai Investasi Kesehatan Jangka Panjang
Artikel Terkait
-
Begini Dampak Ekonomi Nasional dari Pengembangan Rempang
-
Bocil 11 Tahun Sukses Rintis Usaha, Punya Pendapatan 140000 Kali Lipat UMR Jogja
-
BUMN Ini Gencar Lakukan Bisnis Berkelanjutan, Apa Dampaknya?
-
Honda Siapkan Investasi Rp 52,6 Triliun Khusus Pengembangan Motor Listrik
-
Ini Bisnis Ayah Ashraf Sinclair di Malaysia, Mertua BCL Ternyata Seorang Pengusaha Sukses
Ulasan
-
Sinopsis Museum of Innocence, Kisah Obsesi dan Cinta yang Tayang Februari 2026
-
Membaca Ulang Makna Perceraian di Novel Setelah Putus Karya Isrina Sumia
-
Jika Kucing Lenyap dari Dunia: Tentang Kehilangan dan Arti Kehidupan
-
Malam 3 Yasinan: Horor Psikologis yang Menggali Luka dan Rahasia Keluarga
-
Hana Tara Hata: Prekuel yang Menghidupkan Kembali Series Bumi
Terkini
-
Membaca Adalah Olahraga Otak: Cara Alami Tingkatkan Daya Ingat dan Fokus
-
Maskeran Pakai Bubble Mask? Ini 5 Pilihan Biar Wajah Auto Glowing
-
Kesepian Kolektif di Era Konektivitas: Banyak Teman, Minim Kelekatan
-
Usai Diterpa Rentetan Kontroversi, Jule Ungkap Ingin Jadi Diri Sendiri?
-
Mengenal Non-Apology Apology: Analisis Permintaan Maaf Azkiave yang Tuai Kritik.