Film Aquaman and the Lost Kingdom, rilis 20 Desember 2023 di seluruh bioskop Indonesia, merupakan sekuel Aquaman (2018). Aquaman adalah pahlawan super berdasarkan karakter DC, diproduksi oleh DC Studios, Atomic Monster, dan The Safran Company.
Filmnya masih disutradarai oleh James Wan, dengan skenario oleh David Leslie Johnson-McGoldrick, dengan cerita oleh Wan, Johnson-McGoldrick, Thomas Pa'a Sibbett, dan juga ide dari Jason Momoa.
Diketahui, Jason Momoa kembali memerankan Arthur Curry alias Aquaman, bergabung dengan bintang lainnya: Patrick Wilson, Amber Heard, Yahya Abdul-Mateen II, dan Nicole Kidman.
Beberapa tahun setelah peristiwa film pertama, Arthur Curry, atau yang lebih dikenal sebagai Aquaman, menemukan dirinya terjebak dalam tantangan baru.
Atlantis, tanah airnya, menghadapi ancaman kehancuran karena kekuatan kuno yang dilepaskan oleh David Kane, yang lebih dikenal sebagai Black Manta, dalam upayanya untuk merebut Trisula Hitam yang terkutuk.
Aquaman, terpaksa melibatkan dirinya dalam pertarungan epik untuk melindungi orang-orang yang dicintainya dan menyelamatkan dunianya.
Untuk menghadapi kekuatan gelap itu, Aquaman harus mencari bantuan dari sekutu yang nggak terduga, saudara tirinya: King Orm.
Dalam perjalanan epik ini, Aquaman nggak hanya harus menguasai kekuatannya yang luar biasa, tetapi juga menemukan makna sejati dari kepemimpinan dan pengorbanan.
Review Film Aquaman and the Lost Kingdom
Setelah kontroversi yang melibatkan Amber Heard, awalnya hampir kehilangan minat untuk peduli dengan "Aquaman and the Lost Kingdom," terutama karena karakter yang diperankan Amber Heard, tetap utuh dalam film ini.
Namun, rasa-rasanya, sebagai penonton, aku harus bisa mengenyahkan kekecewaan dan tetap duduk di kursi bioskop untuk menontonnya. Iya, ini jelas kesempatan yang kuberikan pada Film Aquaman and the Lost Kingdom!
Pertama kali menontonnya, aku nggak dapat mengabaikan beberapa adegan yang terasa berlebihan. Meskipun ada kesenangan dalam beberapa komedi, sebagian di antaranya malah terasa "cringe" dan beberapa adegan lainnya tampak agak lebay.
Namun, keputusan untuk nggak membenci film ini hanya karena kontroversi yang dilakukan bintangnya, dan mencoba menikmati juga nonton sepenuh hati, rasa-rasanya memang membuat pengalaman menonton menjadi lebih baik.
Harus diakui, film ini berhasil memukau dengan efek CGI yang mulus, menjadikannya salah satu dari beberapa film Aquaman yang visualnya menonjol.
Meskipun ada beberapa plot hole yang nggak terjawab, keseluruhan cerita berhasil membuat aku terlibat, terutama karena perkembangan karakter Arthur Curry yang semakin berkembang.
Keberhasilan film ini juga terletak pada peran Amber Heard sebagai Mera. Meskipun aku tidak menyukainya secara pribadi, karakternya ternyata menjadi kunci penting dalam alur cerita.
Efektivitas karakternya dalam konteks cerita membuat aku melupakan perbuatan dirinya yang dulu mengundang kontroversi hingga tersebar di belahan dunia.
Dalam aspek emosional, film ini berhasil mengeksploitasi momen-momen haru dengan baik. Pertempuran epik, adegan baku hantam, dan aksi yang berlangsung hampir terus-menerus membuat aku tetap terpaku pada layar. Meskipun ceritanya terasa cepat, tempo yang cepat itu sejalan dengan nuansa filmnya.
Selepas memperhatikan berbagai aspek, aku memberikan skor 8/10 untuk "Aquaman: The Lost Kingdom." Meskipun memiliki beberapa kelemahan, keberhasilan film ini dalam memberikan pengalaman yang memukau dan mengejutkan membuatnya layak ditonton.
Kamu, jangan lupa nonton dan jangan bilang jelek hanya karena hal kontroversi yang pernah dilakukan bintangnya, minimal tonton dulu baru komentar!
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Sinopsis dan Review Film 'Aquaman', Wajib Baca Ini Sebelum Nonton Sekuelnya!
-
Sinopsis Aquaman and the Lost Kingdom, Black Manta Siap Hancurkan Atlantis
-
Istri Problematik, Nathalie Holscher Disebut Amber Heard Versi Lokal: Sule Salah Nikahi Orang
-
4 Film Bertema Kungfu, Ciamik dengan Efek CGI yang Fantastis
-
Catat! 5 Film Hollywood Keren yang Akan Tayang di Paruh Kedua Tahun 2023
Ulasan
-
Bukan Sekadar Horor Biasa, Film Alas Roban Padukan Mitos Lokal dan Teror Psikologis
-
Film Uang Passolo: Hadirkan Kritik Sosial yang Lucu, Kocak, dan Menyentuh
-
Drama China When I Fly Towards You: Belajar Menerima Diri Sendiri
-
Analisis Konflik Batin dan Kekerasan Seksual dalam Novel Lelaki Harimau Eka Kurniawan
-
Film Beauty and the Beat: Harmoni di Balik Rivalitas Diva yang Menghibur!
Terkini
-
Besek Nasi dan Doa yang Pelan-Pelan Naik ke Langit
-
Bus yang Tidak Ingin Mengucapkan Selamat Tinggal
-
Misteri Pemuda Berjaket Levis di Dekat Pohon Mahoni
-
RedMagic 11 Pro Tembus 4 Juta AnTuTu, Seberani Apa Performa HP Gaming Ini?
-
Manga Dark Romance Firefly Wedding Diadaptasi Anime oleh David Production