Masa Muda adalah masa yang mestinya dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk memperbanyak kebaikan. Misalnya digunakan untuk memperbanyak menuntut ilmu dan mencari sebanyak mungkin pengalaman hidup sebagai bekal mengarungi kehidupan.
Jangan sampai di masa tua nanti baru merasakan penyesalan karena masa mudanya terlewati begitu saja tanpa melakukan beragam kegiatan positif. Jangan sampai di masa tua nanti baru menyadari betapa berharganya masa muda untuk menimba beragam ilmu sebanyak-banyaknya kepada para guru atau ulama.
Masa muda seyogianya menjadi masa produktif untuk banyak berkarya. Dalam buku ‘Rumus Produktif Ala Muslim’ diterangkan, berkarya dalam bidang apa pun yang terpenting adalah satu hal, yakni mampu memberikan manfaat. A
ndaipun belum cukup memberi manfaat pada banyak orang, dirinyalah paling tidak yang harus mendapatkan. Jangan sampai justru merugikan atau memberi dampak tak baik bagi dunia sekitarnya.
Kita semua pada dasarnya memiliki potensi yang siap untuk dikembangkan lebih lanjut. Allah Swt., telah menitipkan itu pada tiap hamba-Nya. Maka sebetulnya bila kita lebih berpikir terbuka dalam berpikir, maka tak ada orang yang tak berguna. Yang ada hanyalah mereka yang tak mau dan mampu menemukan potensi diri (hlm. 183).
BACA JUGA: Solusi Gundah di Usia Dewasa Muda Melalui Buku 'Jawaban untuk Kecemasanmu'
Di era sekarang, mungkin ada begitu banyak anak muda yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk melakukan beragam aktivitas yang kurang bahkan tidak bermanfaat. Misalnya, nongkrong selama berjam-jam di tempat hiburan, atau terlalu lama bermain internet, menonton film, bermain media sosial, dan masih banyak lagi.
Tentu sangat disayangkan bila masa muda kita hanya diisi dengan hal-hal semacam itu. Mestinya kita bisa mengisi waktu yang ada untuk fokus berkarya, sesuai bakat minat yang kita miliki tentunya.
Zein Mukhlis dalam buku terbitan Quanta ini berpesan kepada para pembaca, selalu fokuslah saat berkarya di bidang apa pun sehingga waktu yang ada selalu terisi keproduktifan aktivitas.
Selalu fokuslah dalam berkarya karena dengan itu waktu kita akan jauh lebih produktif termanfaatkan. Bukan sekadar sibuk, karena sibuk belum tentu membuat kita ada di dalam keproduktifan.
Buku berjudul ‘Rumus Produktif Ala Muslim’ karya Zein Mukhlis ini sangat tepat dijadikan sebagai rujukan berharga bagi para pembaca, khususnya kaum muda, agar berusaha menggunakan waktunya dengan baik dan produktif.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
-
Bahagia di Usia 48 dan Masih Lajang: Rahasia di Balik Berdamai dengan Diri Sendiri
Artikel Terkait
Ulasan
-
Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan
-
Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya
-
Novel Home Sweet Loan: Perjuangan Kaluna Mewujudkan Rumah Impian
-
Menjelajahi Kedalaman Cerita dan Visual dalam Film Moana (2026)
-
Behind Every Star: Sisi Gelap Ambisi di Balik Gemerlap Industri Hiburan
Terkini
-
Hukum Karma Alam: Saat Gunungan Sampah Berubah Menjadi Mesin Pembunuh
-
Begadang demi Pekerjaan: Benarkah Bekerja di Malam Hari Lebih Efektif?
-
Sinopsis Drama Jepang 'Wheat, Butter, and Revenge', Dibintangi Ihara Rikka
-
Whoosh dan Jeratan Utang: Antara Siasat Penyelamatan dan Bom Waktu Fiskal
-
Unabomber Tayang 25 September di Netflix, Bawa Kisah Kelam Ted Kaczynski