
Buku “Jawaban untuk Kecemasanmu” karya geulbaewoo sukses membuat saya merinding sejak pada blurbnya. Mengikuti saran di blurb, saya pun mengambil secarik kertas untuk menulis kecemasan yang sedang saya rasakan. Tulisan tangan ini membuat saya berpikir. Jika sebelumnya hanya ada kegalauan, maka kali ini saya mulai berpikir untuk melakukan langkah per langkahnya.
Saya jadi ingat sebuah nasihat tentang sebuah kedewasaan. Dimana orang yang dewasa dinilai dari bagaimana pikirannya yang solutif. Sebuah masalah bukan untuk dihindari atau hanya jadi beban pikiran. Namun juga untuk dicari jalan keluarnya dan diselesaikan.
Jadi setelah membaca “Jawaban untuk Kecemasanmu”, saya rasa buku ini sangat cocok untuk kamu yang sedang cemas tentang karier, emosi, ataupun menginginkan teman hidup. Esai karangan Geulbaewoo ini pertama kali diterbitkan di Korea Selatan di tahun 2022.
Buku ini kemudian diterbitkan ke dalam bahasa indonesia oleh Penerbit Haru di tahun ini. Melihat buku ini untuk kali pertama melalui media sosial Penerbit Haru langsung membuat saya tertarik.
Lebih lanjut, buku ini terdiri atas 264 halaman dan terbagi ke dalam tiga bab, semangat, kedamaian, dan cinta.
Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, buku ini adalah Kumpulan esai tapi cukup singkat kurang dari sepuluh halaman. Namun cukup detail dan disertai contoh. Jadi saya tidak merasa bosan membaca buku non fiksi ini dan bisa memahami topiknya dengan baik.
Walau tidak sepenuhnya setuju dengan isi buku ini, tapi saya jadi mempunyai perspektif baru dalam memahami topik yang sedang dibahas.
Selain itu, kekurang dari buku ini adalah beberapa kalimatnya yang rumit sehingga membuat saya harus membaca ulang bagian tersebut. Saya rasa diksi yang kaku ini mungkin karena buku ini adalah buku terjemahan dari bahasa asing.
Namun, secara keseluruhan saya tetap menikmati membaca buku ini dari awal hingga akhir dan merekomendasikan “Jawaban untuk Kecemasanmu” untuk pembaca 17 tahun ke atas.
Sebab usia dewasa muda sepertinya banyak mengalami kecemasan dalam karier, emosi, maupun percintaan, maka buku“Jawaban untuk Kecemasanmu” bisa menjadi pendamping untuk menemani hari-harimu.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Isu Diskriminatif di Balik Film Jepang 'Sweet Bean'
-
Bukan Sekadar Berpesta, Ini Kekonyolan Masa Muda di BIGBANG We Like 2 Party
-
Kontras dengan Judulnya, Ini Kisah Patah Hati di Lagu Key SHINee 'Easy'
-
Hampers Tidak Wajib, Tapi Jangan Ajak Orang Lain Stop Kirim Hadiah Lebaran
-
Lebaran Penuh Kepalsuan, saat Momen Suci Berubah Menjadi Tekanan Tahunan
Artikel Terkait
-
Ulasan Novel Death by Dumpling: Misteri Pembunuhan Pelanggan Setia Restoran
-
Ulasan Buku Jadilah Pribadi Optimistis, Lebih Semangat Mengarungi Kehidupan
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Perjalanan Menemukan Kebahagiaan dalam Ulasan Novel The Burnout
Ulasan
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Novel Larung: Kelanjutan Konflik dan Perjuangan Saman yang Kian Menegangkan
-
Urgensi Pendidikan Budi Pekerti Ki Hadjar Dewantara vs Krisis Rasa Bersalah
-
Menyelami Isu Gender, Kemanusiaan, dan Sosial Politik dalam Novel Saman
Terkini
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Kai EXO 'Adult Swim', Menyelam dalam Perasaan Cinta Tanpa Rasa Takut
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Harga Emas Naik, Alarm Krisis Ekonomi di Depan Mata