Dirilis pada tahun 2020, "Promising Young Woman" adalah film yang diarahkan dan ditulis langsung oleh Emerald Fennell. Filmnya kala itu berhasil meraih pujian melalui narasi cerdasnya yang menggali isu-isu feminisme dan keadilan gender.
"Promising Young Woman," ceritanya mengikuti Cassie (Carey Mulligan), perempuan muda yang menjalani kehidupan ganda. Siang hari, dia bekerja di kafe, tetapi pada malam hari berubah menjadi sosok misterius yang bertujuan membalas dendam atas kejahatan seksual. Pertemuannya kembali dengan seorang teman lama, Ryan (Bo Burnham), membuka luka lama dan menguak kembali rencana balas dendam Cassie. Bikin kepo, deh.
Ulasan:
Sepanjang menontonya, yang dapat kutangkap dari sekian aspeknya, dalam "Promising Young Woman", ialah kesetaraan gender dan kejahatan seksual menjadi tema sentral yang dijelajahi secara mendalam. Film menyoroti ketidaksetaraan sosial yang melibatkan perlakuan nggak adil terhadap perempuan, terutama terkait kejahatan seksual. Cassie, karakter utama yang diperankan oleh Carey Mulligan, menjadi arsitek balas dendam terhadap ketidakadilan itu.
Melalui kisahnya, film menggambarkan bagaimana korban pelecehan seksual sering kali bertahan dalam bayang-bayang stigma dan kurangnya dukungan sistemik. Kesetaraan gender dijelaskan melalui penggambaran perempuan sebagai pihak yang berusaha mengatasi ketidakadilan dan menantang norma-norma yang mengabaikan kebenaran.
Kejahatan seksual diberikan sorotan dalam skenario yang cerdas, mengungkap lapisan-lapisan psikologis pelaku dan dampak jangka panjangnya pada korban. Film ini menghadirkan narasi yang berani tentang tanggung jawab kolektif dalam mengatasi dan mencegah kejahatan seksual.
Dengan menggabungkan unsur thriller dan pesan sosial, "Promising Young Woman" merinci bagaimana konsekuensi dari ketidaksetaraan gender dan kejahatan seksual nggak hanya bersifat pribadi, tetapi juga bersifat sistemik.
Carey Mulligan, dalam peran utamanya sebagai Cassie, memberikan penampilan yang kuat dan kompleks. Dan ketika berbicara tentang penghargaan film ini, "Promising Young Woman" nggak hanya mendapat sambutan kritis, tetapi juga membawa pulang beberapa penghargaan prestisius. Carey Mulligan meraih nominasi Oscar untuk Aktris Terbaik, dan Emerald Fennell meraih penghargaan ‘Adapted Screenplay di Academy Awards’.
Pendukung-pendukung seperti Bo Burnham, Alison Brie, dan Laverne Cox, juga berhasil memberikan kehidupan pada karakter-karakter mereka, sampai-sampai menambah dimensi dramatis pada kisah yang sedang berkembang. Keputusan Fennell untuk menciptakan atmosfer mencekam dengan penggunaan musik dan warna yang efektif, juga turut menyumbang pada keberhasilan keseluruhan film.
Meskipun mendapat pujian secara luas, "Promising Young Woman" juga diiringi kontroversi. Wajar, sih. Aku pas aku nonton juga syok. Filmnya terlalu berani dalam pengambilan keputusan karakter. Namun, itulah kekuatan film ini: Berani mengeksplorasi isu-isu yang sulit.
"Promising Young Woman", terlepas fokus pada penggalian isu-isunya dan eksekusi vulgarnya, tetapi dengan penampilan akting yang oke-oke, dan pengarahan yang cerdas, menjadikan film ini layak buat kamu tonton. Dengan catatan kamu sudah cukup umur dan paham betul ini adalah film dewasa dengan unsur seksualitas yang tinggi. Skor dariku: 8/10.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Cinta Lama Babak Kedua #CLBK: Apakah Kita Bisa Melupakan Cinta Pertama?
-
Mengurai Surat Cinta Sinema yang Tersirat dalam Film Minions & Monsters
-
Bisakah Komedi Menggantikan Buku Sejarah? Ini Pendapat Saya Setelah Menonton Serial Larry David
-
Review Avatar: The Last Airbender Season 2: Berani Beda, tapi Apakah Lebih Baik dari Animasinya?
-
Kebenaran yang Dikubur dan Bungkamnya Masyarakat dalam Film Tanah Sengketa
Artikel Terkait
Ulasan
-
Menjelajahi Pecinan Semarang dalam Sebuah Buku
-
Indonesia dan Masa Lalunya: Benarkah Sejarah Kita Terlalu Jawa-Sentris?
-
Cinta Lama Babak Kedua #CLBK: Apakah Kita Bisa Melupakan Cinta Pertama?
-
Review Film Cinta Lama Babak Kedua: Pelajaran Pengorbanan di Usia Senja
-
Review Film The Death of Robin Hood: Mahakarya A24 yang Sunyi dan Memilukan
Terkini
-
4 Lipstik dengan Jojoba Oil untuk Bibir Kering, Anti Crack saat Dipakai!
-
Nelung Dino hingga Nyewu Dino: Beban Finansial yang Tabu Untuk Dibicarakan
-
Ketika Kebiasaan Buruk Menjadi Budaya, Korupsi Pun Sulit Diberantas
-
Prediksi Kanada vs Maroko: Adu Lini dan Taktik Demi Tiket Perempat Final
-
Cha Eun Woo Jadi Katolik saat Wamil, Pilih Nama Baptis John the Apostle