Navara Water Park adalah destinasi wisata yang menawarkan kesejukan kolam renang dengan nuansa alam yang beragam. Tempat ini diresmikan pada 16 Desember 2022 oleh Bupati Bondowoso, KH. Salwa Arifin.
Inovasi wisata terus digalakkan demi menarik minat pengunjung. Hingga, wahana terbaru pada 1 Mei 2024 Navara Water Park memiliki lima kolam pemandian dengan kedalaman yang berbeda, serta dengan tema yang tidak sama.
Jika diperinci, lima kolam pemandian tersebut terdiri dari dua kolam untuk dewasa (kedalaman 100 cm dan 160 cm), dua kolam untuk anak-anak, serta satu kolam untuk kalangan balita.
Di sisi kiri kolam pemandian dewasa, terdapat air mancur keluar dari patung yang mirip Merlion Singapura. Patung kepala singa bertubuh ikan tersebut kerap kali dipakai oleh wisatawan sebagai spot foto paling menarik, sebab bentuk patung itu mirip sekali dengan ikon negara tetangga.
Wahana Navara Water Park
Pemandangan yang tidak kalah menarik dari wisata kolam pemandian seluas 1,5 hektar ini, yaitu di atas sungai buatan terbentang lima jembatan yang dibuat serupa, seperti Jembatan Momiji, Zekkei, Jepang.
Pengamanan dari petugas di masing-masing kolam cukup terjamin. Nyaris ditemukan terdapat dua sampai tiga petugas keamanan di setiap kolam. Petugas tersebut ditujukan untuk menjaga keamanan, serta mengarahkan pengunjung.
Sungai Buatan Navara Water Park
Selain wahana kolam renang dengan air sangat jernih dan patung Merlion Singapura, di Navara Water Park juga terdapat kolam arus sungai yang mengitari kolam renang. Pengunjung bisa menyewa perahu karet menyusuri arus sungai layaknya arung jeram.
Perahu karet warna kuning itu dapat dipakai jika sudah melakukan penyewaan sebesar Rp25.000 dan menyerahkan KTP asli kepada petugas. KTP asli tersebut akan dikembalikan kepada pemilik bersamaan ketika pengembalian perahu karet.
Wisata Navara Water Park menyediakan beberapa fasilitas yang disediakan, seperti area parkir luas, toilet, kamar ganti, kamar ganti baju, dan lainnya.
Tiket Masuk Wisata Navara Water Park
Navara Water Park terletak di Desa Pengarang, Kecamatan Jambesari Darus Sholah, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur. Jaraknya sekitar 8 km dari pusat Kabupaten Bondowoso.
Untuk akses menuju ke Navara Water Park bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Parkir kendaraan roda dua dikenai Rp2.000, sementara kendaraan roda empat sebesar Rp5.000.
Harga tiket masuk ke Navara Water Park ini sebesar Rp15.000 per orang. Buka setiap hari pukul 07.30 hingga 16.00 WIB.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kisah Cinta, Kutu Buku, dan Petualangan Surealis: Review Jagat Rajawali Karya Eko Darmoko
-
Honor Pad X10 Mini Mengandalkan Layar 90 Hz, Bodi Metal, dan Baterai untuk Aktivitas Seharian
-
Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik
-
Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis: TWS Unik dengan Desain Jepit Telinga dan Baterai Awet
-
Dompet Ayah Sepatu Ibu: Novel yang Membuat Saya Lebih Menghargai Perjuangan Orang Tua
Artikel Terkait
-
5 Destinasi Wisata Terindah Uzbekistan, Tempat Terbaik Perpaduan Budaya Kuno dan Keajaiban Alam
-
Fairy Garden, Destinasi Wisata ala Negeri Dongeng di Kawasan Lembang
-
Viral! Kesal Bensin Ecerannya Sering Dicuri, Pedagang Ini Isi Botol dengan Air Berwarna
-
Apes! Target Curi BBM Eceran, Ternyata Isinya Air yang Diberi Pewarna Makanan
-
5 Rekomendasi Destinasi Wisata di Malaysia, Cocok untuk Liburan Bawa Keluarga!
Ulasan
-
Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari
-
Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa
-
Review Novel Resign, Ketika Angkat Kaki dari Kantor Jadi Bahan Taruhan
-
Runtuhnya Kejayaan Maritim Nusantara di Novel Arus Balik
-
Kisah Tanah Jawa: Mengungkap Mitos dan Sejarah Kelam di Balik Pulau Jawa
Terkini
-
Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?
-
Sinopsis 'One Year to Live, Buy a Man', Film Romcom Shibasaki Ko di Netflix
-
November Rain Guns N' Roses: Kenangan, Cinta, dan Kehilangan
-
Dugaan Penyadapan Ilegal Prabowo: Fakta, Pelaku, dan Misteri di Baliknya
-
Tren Budaya Lokal di Tangan Gen Z: Benar Merawat Tradisi atau Cuma Konten?