Ingin naik gunung, tapi apa daya raga tak kuasa menanggung keletihan mendaki hingga ke puncak. Eits, jangan bersedih dahulu wahai pemuda jompo yang mendambakan rupa alam hingga sepoi angin yang bikin penat hilang dalam sekejap.
Mengunjungi Taman Nasional bisa jadi solusi efektif menikmati estetika alam dan syahdunya pepohonan hijau yang kaya akan oksigen.
Berikut, 4 spot healing yang bisa kamu nikmati di Taman Nasional Gunung Halimun Salak!
1. Cikaniki Research Station
Setelah melalui perjalanan yang cukup panjang dari Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), kamu akan menemukan satu bangunan unik di kiri jalan yaitu Cikaniki Research Station.
Nah buat kamu yang ingin menginap, kamu bisa menyewa kamar untuk bermalam di sini. Ala-ala Jepang, bangunan ini terbuat dari kayu yang kokoh selama puluhan tahun.
2. Canopy Trail
Salah satu tempat yang cukup menarik untuk dikunjungi ketika kamu berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak adalah canopy trail.
Setelah melewati sebuah sungai kecil, kamu bisa melihat keindahan hutan vegetasi dari ketinggian. Terkenal dengan ragam jenis burungnya, suara alam yang khas bakalan bikin pikiran lebih rileks.
3. Curug Macan
Sebenarnya ada banyak sekali air terjun di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Namun, yang paling dekat dan sangat mudah dijangkau salah satunya adalah Curug Macan ini.
Meski keberadaan macan kumbang di Taman Nasional memang ada, air terjun ini terbilang aman dan cukup terbuka. Jadi gak perlu risau bakal ketemu macan di sini.
Namun jika kamu mau lebih berjuang lagi, ada beberapa air terjun yang terkenal dengan keindahannya di kawasan TNGHS seperti Curug Goa Lumut, Curug Pasir Reungit, Curug Balong Indah, dan masih banyak lagi.
4. Kebun Teh Nirmala
Salah satu keunikan Taman Nasional Gunung Halimun Salak adalah burung elang yang telah menjadi ikon. Nah, di hamparan kebun teh inilah lokasi paling strategis untuk melihat elang yang terbang di langit.
Tak hanya elang, ada juga ayam hutan, owa, dan masih banyak jenis burung yang bisa kamu lihat di sini. Selain itu, di tempat ini kamu juga bisa mengambil foto-foto estetik dengan latar hijau khas yang menyegarkan mata.
Sekian ulasan tentang 4 spot healing di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, tertarik mengunjunginya?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ketika Barang Kecil Terasa Mewah: Membaca Paradoks Biaya Hidup Indonesia
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Mei 1998: Luka Kolektif yang Tak Boleh Dikalahkan oleh Lupa
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Bicara Boleh Biasa, Perform yang Menentukan: Jago MC ala Ongky Hojanto
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku The Spontaneous Healing of Belief, Bukti Keajaiban Menurut Ilmiah
-
Jadi Tempat Healing Setelah Lelah Bekerja, Ini 5 Rekomendasi Playground Dewasa di Jakarta yang Bisa Dikunjungi
-
Kiat Islami Mengatasi Putus Asa dan Depresi dari Buku Soul Healing Therapy
-
Ulasan Buku Dipatahkan oleh Keadaan: Refleksi Hubungan Hanya Bemodal Cinta
-
6 Cara Healing ala Nam Ha Neul di Drama Korea Doctor Slump, Dijamin Lepas Stres!
Ulasan
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri
-
Spider-Man: Brand New Day dan Awal Era Mutan di Marvel Cinematic Universe
-
Ulasan Film Unlocked: Ketika Kehilangan Ponsel Jadi Awal Teror Paling Nyata
-
Ulasan Novel Rumah Kaca, Menyingkap Sisi Gelap Pengawasan Kekuasaan Kolonial
-
The Blanket Cats: Ketika Kehadiran Kucing Menjadi Obat bagi Luka Hati
Terkini
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Belajar dari Kerja Praktik: Coding Terbaik Adalah yang Mampu Menyelesaikan Masalah Nyata
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Gaya Kepelatihan Berkelas Eropa! Alasan Mengejutkan John Herdman Nonton Timnas dari Tribun Penonton
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing