'Teka Teki Shaka' karya Zahira Aulia adalah sebuah novel yang mengisahkan perjuangan Sabita Anasta dalam memahami perasaan lelaki yang dikaguminya selama hampir tiga tahun, Shaka Aditya Mahendra.
Sabita berusaha keras memecahkan teka-teki yang ada dalam diri Shaka, yang sering kali bersikap ambigu dan membuat Sabita sulit memahami perasaannya yang sebenarnya.
Shaka adalah sosok yang kompleks dengan banyak luka tersembunyi, yang membuatnya terkadang bersikap seolah membenci Sabita dan di lain waktu menerimanya.
Cerita dimulai dengan Sabita yang terus berusaha menarik perhatian Shaka. Namun, Shaka bukanlah lelaki yang mudah dipahami.
Kebaikannya terhadap Sabita sering kali membuat Sabita bingung, apakah Shaka benar-benar menyukainya atau hanya bersikap baik karena alasan lain. Perhatian yang Sabita berikan kepada Shaka lambat laun membawa perubahan dalam dinamika hubungan mereka.
Puncak perubahan ini terjadi saat Sabita merayakan ulang tahun Shaka, yang tanpa disangka memunculkan kembali kenangan masa kecil yang menyakitkan bagi Shaka. Kejadian ini membuat Sabita semakin penasaran dan ingin memahami luka di masa lalu Shaka yang membuatnya bersikap dingin.
Shaka sendiri sempat mengucapkan kalimat yang mengejutkan Sabita, "Tolong jangan cari tahu apa pun tentang aku, Ta," yang semakin membuat Sabita merasa bahwa dirinya tidak bisa menjadi solusi dari semua teka-teki tersebut.
Perjalanan Sabita dalam memahami Shaka penuh dengan momen lucu dan menggemaskan. Di awal cerita, tingkah Sabita yang lucu dan canggung sering kali membuat pembaca tersenyum dan tertawa.
Karakter Shaka yang tsundere, dengan sikapnya yang kadang-kadang cemburu dan salting (salah tingkah), menambah keseruan cerita. Sabita yang berani mengutarakan perasaannya tanpa ragu juga memberikan dinamika yang menarik dalam hubungan mereka.
Meskipun konflik dalam novel ini tidak terlalu berat, tetap ada momen-momen mengejutkan yang membuat cerita semakin menarik.
Perpindahan sudut pandang (POV) yang mulus dan penyampaian cerita yang baik membuat alur cerita tetap terjaga. Meskipun ada beberapa bagian yang terasa seperti melompat-lompat, hal ini tidak mengurangi kenikmatan membaca karena narasinya tetap koheren dan lucu.
Menurut saya, 'Teka Teki Shaka' adalah novel remaja yang manis dan menghibur. Ceritanya yang ringan dengan sentuhan humor membuat novel ini sangat menyenangkan untuk dibaca.
Hubungan Sabita dan Shaka yang penuh dengan momen-momen menggemaskan serta teka-teki yang harus dipecahkan menjadikan novel ini menarik dari awal hingga akhir. Bagi pembaca yang mencari bacaan yang manis dengan sedikit konflik, novel ini sangat direkomendasikan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Novel Bulan di Atas Istana: Kisah Cinta di Balik Riuh Istana Negara
-
Ulasan Novel Romansa Opium, Kejahatan, Kekuasaan, dan Cinta di Era Kolonial
-
Ulasan Novel Pusaka Candra: Kisah Politik, Mitos, dan Cinta Keraton Abad 17
-
Intrik Kuasa dan Cinta Terlarang dalam Novel Kaisar
-
Ulasan Sweet Disguise, Perjalanan Menguak Korupsi Lewat Penyamaran
Artikel Terkait
-
4 Rekomendasi Novel Berdasarkan Genre, Mana yang Jadi Favoritmu?
-
Mencari Makna Rumah dari Buku "Pulang" Karya Tere Liye
-
Perjalanan Cinta dan Keadilan Hukum dalam Novel Lintang Hukum
-
Ulasan Novel Harmony, Rahasia dalam Kehidupan Seorang Gadis Populer
-
Makna Kehidupan dalam buku 'Rembulan Tenggelam di Wajahmu' Karya Tere Liye
Ulasan
-
Di Balik Drakor Pinocchio: Membeda Cermin Buram Industri Media Masa Kini
-
Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari
-
Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa
-
Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982
-
Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental
Terkini
-
Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam
-
Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi
-
Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat
-
Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru
-
Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?