SEVENTEEN merupakan self-producing group yang mana semua lagunya ditulis oleh membernya, Woozi. Ada salah satu lagu yang popular dan selalu berhasil mengambil hati para pendengarnya, yakni ‘Habit’.
Lagu ini dirilis pada 2017 dalam mini album keempat SEVENTEEN yang bertajuk Al1. ‘Habit’ menjadi lagu dalam urutan kedua setelah lagu ‘Don’t Wanna Cry’. Lagu yang ditulis sendiri oleh Woozi SEVEENTEEN ini ternyata menyimpan banyak makna dan balada asmara.
Tapi, sebelum mengulas makna dibalik lagu ‘Habit’ ini, ternyata musik ini dinyanyikan khusus oleh Vocal Team SEVENTEEN, yakni Jeonghan, Joshua, Woozi, DK dan Seungkwan.
Dikutip dari laman Genius pada Rabu (4/9/2024), single ini memiliki makna kerinduan yang mendalam pada sosok kekasih setelah lama terpisah.
Bahkan dalam bagian pre-chorus yang dinyanyikan Jeonghan berbunyi “I rather wish that you were having a bit more of a harder time (Ooh-oh) // I would like it (Yeah-yeah) if you had a hard time (Yeah-yeah) // And thought of me for a bit (Yeah-yeah) // I also want to act like I'm okay.” (Aku lebih suka jika kamu mengalami sedikit kesulitan (Ooh-oh). Aku akan menyukainya (Yeah-yeah) jika kamu mengalami kesulitan (Yeah-yeah). Dan memikirkanku sebentar (Yeah-yeah). Aku juga ingin bersikap seolah aku baik-baik saja.)
Dari penggalan ini dapat disimpulkan bahwa ia masih belum merelakan kekasihnya pergi bahkan ia berharap bahwa sosok pujaannya juga menyesal karena telah meninggalkannya. Bertindak baik-baik saja pun rasanya berdusta.
Kemudian, gejolak tak bisa move on dan masih cinta pun kuat sekali digambarkan pada bait lirik kedua yang mana bait ini berbunyi “Saying that I want to forget, must have been a lie // No, that's not it // Rather, it became a habit, so Right now too, your name that I'm calling again // I want to at least forget it.” (Ketika aku mengatakan bahwa aku ingin melupakan, itu pasti sebuah kebohongan. Bukan, bukan itu. Sebenarnya, itu menjadi kebiasaan, jadi saat ini pun, nama kamu yang kupanggil lagi, aku ingin setidaknya bisa melupakannya)
Selain itu, makna kata ‘Habit’ di sini jika diartikan dalam bahasa Indonesia bermakna ‘kebiasaan’. Tentu, ini tak lepas dari penggalan lirik yang dituliskan SEVENTEEN, yakni kebiasaan dalam mengharapkan kehadiran dan memendam rindu yang mendalam.
Ini dibuktikan pada bait bridge-nya “I miss you (Na-na), I want to tell you that (Na-na) // Now that you're gone (Yeah, yeah, yeah) // The habit (Ooh-oh) Of calling you (Ooh-oh) // I live on without being able to forget it. Because of you” (Aku merindukanmu (Na-na), aku ingin memberitahumu bahwa (Na-na). Sekarang setelah kau pergi (Yeah, yeah, yeah). Kebiasaan (Ooh-oh) Memanggilmu (Ooh-oh). Aku terus hidup tanpa bisa melupakannya. Karenamu)
Lagu ‘Habit’ ini memiliki melodi yang slow, easy listening dan menyentuh hati, jadi sangat cocok didengarkan ketika kamu tengah merindukan seseorang yang takkan mungkin tuk dimiliki atau kembali lagi. Jadi, sudahkah kamu mendengarkan lagu SEVENTEEN yang berjudul ‘Habit’ ini?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Gaji Minimum, Beban Maksimum: Krisis Mental Health Para Pekerja UMR
-
Dilema Sunyi Generasi UMR: Kerja Demi Hidup atau Hidup Demi Kerja?
-
Kerja Full Time, Hidup Part Time: Fakta Pahit di Balik Gaji UMR
-
Bertabur Visual, Review Lagu BTS '2.0': Manifesto dan Transformasi Diri
Artikel Terkait
-
Melisa Putri Tuangkan Sisi Lain Perpisahan Melalui Single 'Pelukan Terbaik'
-
Kiss of Life 'Sticky', Pembuktian Bahwa Lagu Musim Panas Tidak Harus Bertempo Cepat Melulu
-
Lirik Lagu Wake Me Up When September Ends oleh Green Day, Lengkap dengan Terjemahan Bahasa Indonesianya!
-
Ditulis KENZIE, RIIZE Usung Genre Pop Rock Alternatif di Lagu Terbaru Bertajuk Combo
-
Rilis Lagu 'Hero', Menantu Donald Trump Diejek Tak Bisa Nyanyi dan 'Nepo Baby'
Ulasan
-
Peran Terbaik Laura Basuki! Menguak Sisi Gelap Sumba di Balik Film Yohanna
-
Buku Tamasya Ke Taman Diri; Menemukan Tuhan Lewat Kata-Kata Para Sufi
-
Luka dari Meurawoe: Membaca Aceh Pasca-DOM dalam Bayang Suram Pelangi
-
Mencintai yang Berbeda: Mengapa Novel 'Kisah Seekor Camar dan Kucing' Wajib Anda Baca
-
Review Bloodhounds Season 2: Bromance Brutal Is Back, Udah Siap Liat Rain Jadi Villain?
Terkini
-
Kerja Bagai Kuda tapi Hidup Tetap Sama? Menelusuri Retaknya Meritokrasi di Indonesia
-
Gak Cuma Enak Dimakan, Ini 5 Face Wash Stroberi yang Bikin Kulit Glowing!
-
MBG di Persimpangan: Investasi SDM Masa Depan atau Malah Jadi Beban Fiskal?
-
Film Terbaru Doraemon Berhasil Kuasai Box Office Jepang 6 Pekan Berturut
-
Bagi Sebagian Warga Rembang Asli, Gaji UMR adalah Sebuah Impian dan Pencapaian Prestasi