Jika kalian bisa terhubung dengan seseorang dari masa lalu, apa yang akan kalian lakukan?
Seperti halnya Park Hae-yeong, mungkin kita pun akan merasa bingung dan tak percaya jika mengalaminya. Sebab hal seperti ini memang terasa mustahil terjadi di dunia nyata.
Sinopsis Drama Signal
Signal bercerita tentang Park Hae-young (Lee Je-hoon), seorang profiler polisi di tahun 2015 yang secara tidak sengaja menemukan sebuah walkie-talkie tua misterius. Anehnya, meski tanpa baterai, alat tersebut tiba-tiba aktif dan menghubungkannya dengan Lee Jae-han (Cho Jin-woong), seorang detektif yang hidup di tahun 1989.
Bersama Cha Soo-hyun (Kim Hye-soo), detektif perempuan yang memimpin tim kasus dingin (cold case), mereka mulai bekerja sama memecahkan berbagai kasus kriminal di masa lalu yang belum terpecahkan dengan memanfaatkan informasi lintas waktu. Namun, setiap usaha untuk mengubah kejadian di masa lalu ternyata selalu membawa konsekuensi besar yang ikut mengubah masa depan.
Ulasan Drama Signal
Bagi pecinta drama Korea ber-genre thriller-crime, mungkin Signal bukan lagi tontonan yang asing. Bahkan banyak orang menobatkan Signal sebagai drama yang wajib ditonton oleh penggemar genre tersebut. Nggak heran, karena di tahun 2016 lalu, drama ini sukses meraih penghargaan Best Drama di Baeksang Arts Awards.
Jadi ..., sebagus apa sih drama Signal?
Dari segi premis, Signal membawakan konsep yang cukup menarik. Terasa seperti time travel, tetapi bukan yang benar-benar time travel. Karena di sini, Park Hae-yeong tidak secara langsung kembali ke masa lalu, melainkan hanya terhubung dengan seseorang yang hidup di masa lalu. Konsep ini terasa menarik karena di masa itu belum banyak drama yang mempunyai ide serupa. Selain itu, di sini kita diajak untuk melihat pemecahan berbagai kasus dingin dari sudut pandang profiler yang bekerja sama dengan polisi.
Meskipun mengambil latar di dua waktu yang berbeda, yaitu tahun 90-an dan tahun 2015, Signal berhasil memberi gambaran yang cukup jelas. Penonton yang mungkin belum terbiasa dengan drama seperti ini pun cukup mudah memahami timeline ceritanya. Meskipun mengangkat genre thriller, menariknya visual dan sinematografi drama ini cenderung cerah, tapi dengan nuansa vintage. Tidak seperti drama thriller pada umumnya yang cenderung bernuansa gelap.
Hal lain yang tidak kalah menarik dari drama ini adalah akting dan chemistry para pemainnya. Signal berhasil menggaet aktor papan atas, mulai dari Lee Je-hoon, Kim Hye-soo, Cho Jin-woong, hingga Kim Won-hae. Lee Je-hoon berhasil memainkan perannya sebagai profiler yang cerdas dan intuitif. Kemudian Kim Hye-soo di sini didapuk sebagai detektif yang cenderung ambisius dan berdedikasi pada pekerjaannya. Chemistry keduanya terasa menarik dan solid. Meskipun di awal sempat menampilkan rasa tidak suka satu sama lain, tetapi pada akhirnya mereka tetap bisa bekerja sama dengan baik dalam memecahkan berbagai kasus.
Tak hanya itu. Signal ternyata bukan sekadar drama tentang penyelidikan kasus dingin saja, tetapi ada permainan emosi tokoh yang diceritakan di sana. Di masa lalunya, Park Hae-yeong mempunyai pengalaman buruk dengan polisi. Hal itu membuatnya sulit percaya pada pihak kepolisian. Kemudian rasa bersalah yang Hae-yeong rasakan saat menjadi saksi penculikan temannya, tetapi tak bisa berbuat apapun, hal itu tergambar begitu nyata dalam sorot mata dan ekspresi Park Hae-yeong sampai dirinya beranjak dewasa. Di sini, penonton benar-benar dibuat merasakan tegang, sedih, hingga momen-momen lucu pun juga ada.
Dalam drama ini Park Hae-yeong bersama timnya turut menyelidiki kasus yang terinspirasi dari kejadian nyata, yaitu kasus pembunuhan berantai Hwaseong. Seperti halnya drama Tunnel, The Scarecrow, dan film Memories of Murder. Tentunya, masing-masing membawakan kasus dengan sudut pandang yang berbeda dan sama-sama uniknya.
Melalui drama Signal, kita ditunjukkan bahwa meskipun seseorang memiliki kesempatan untuk mengubah masa lalu, tetap ada hal-hal yang tidak bisa diselamatkan sepenuhnya. Dan kalau pun berhasil mengubahnya, selalu ada konsekuensi lain yang ikut lahir bersamaan.
Mungkin, itulah yang membuat Signal terasa begitu menyakitkan sekaligus manusiawi. Karena hidup bukan tentang kembali ke masa lalu untuk memperbaiki semuanya, melainkan tentang belajar menerima penyesalan dan terus berjalan maju agar kesalahan yang sama tidak kembali terulang.
Bagi pecinta drama thriller-misteri yang penuh teka-teki dan emosi, menurut saya Signal adalah tontonan yang sulit untuk dilewatkan.
Baca Juga
-
Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup
-
Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu
-
Pepatah Lama Kini Dibantah Gen Z, Benarkah Nasihatnya Tak Lagi Relevan?
-
Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan
-
Begadang demi Pekerjaan: Benarkah Bekerja di Malam Hari Lebih Efektif?
Artikel Terkait
-
Review Buku The Power of Sun Tzu: Panduan Taktis Menghadapi Tekanan Hidup Modern
-
Duka Sunyi di Balik Mata Bocah Enam Tahun: Menyelami Kedalaman Film Summer 1993
-
Redha: Buku yang Mengajarkan Kita Cara Menangis Tanpa Kehilangan Harapan
-
Review Film Method Acting: Menyingkap Tragedi di Balik Tawa dan Topeng Dunia Hiburan
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
Ulasan
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar
-
The House with Nobody in It: Rumah Kosong yang Ternyata Tidak Sepi
-
Ulasan The Detective Is Already Dead Vol 1-4: Dialog Menggigit, Eksekusi Plot Bikin Menjerit
Terkini
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia
-
Minyak Sawit Lebih Efisien, Tapi Hutan Bukan Harga yang Boleh Dikorbankan