Kalau mencari lagu romantis anti-mainstream untuk diputar ketika kencan dengan orang tersayang, "To Be Loved by You" karya The Loudr bisa jadi pilihan yang segar dan tepat untuk didengarkan.
Rilis pada 2 Agustus 2024, "To Be Loved by You" adalah lagu debut band indie yang asalnya dari Pangkalpinang, kepulauan Bangka Belitung ini. Dengan formasi Abu (vokalis), Irzhi (gitaris), Imam (bassist), dan Oca (drummer), band ini terbentuk pada tanggal 19 Maret 2024 atas inisiatif Abu yang ingin berkarier dalam industri musik dengan teman-temannya.
Ketika dihubungi secara langsung oleh penulis, Abu mengungkapkan bahwa sebetulnya lagu ini ia ciptakan pada tahun 2023. Mengungkapkan rasa syukur karena dicintai oleh orang yang disayang, lagu ini terinspirasi dari kisah kedua orangtuanya yang semakin hari semakin romantis. Ketika ayah Abu menderita sakit, istrinya tidak pernah lelah untuk merawat suaminya.
Menapakkan kaki ke ranah musik Indonesia dengan tagline "band pop-rock", debut The Loudr diawali dengan melodi petikan gitar elektrik. Dengan lirik bahasa Inggris yang mudah dipahami, pendengar dibawa mengarungi roller coaster dengan sentimen lembut-bersemangat-lembut-bersemangat sepanjang lagu. The Loudr paham kapan harus memberikan punchline di tempat yang tepat seperti bagian gitar solo di tengah-tengah lagu dan variasi suara falsetto di chorus terakhir.
Salah satu hal unik dari lagu ini adalah durasinya yang berjumlah 5 menit 10 detik. Dengan tren musik yang biasanya berada di durasi lagu sekitar 3 menit (dan bahkan 2 menit belakangan ini), "To Be Loved by You" menjadi anomali yang jika didengarkan bisa menyampaikan emosi dan makna yang benar-benar pas dengan durasi ini: tidak terlalu panjang, namun tidak terlalu pendek pula.
Abu juga bercerita bahwa perjuangan menghasilkan lagu ini tidak selalu berjalan mulus. Ia harus mengendarai motor pukul setengah satu malam untuk pergi ke kabupaten lain demi melakukan proses rekaman suara. Dengan segala perjuangan ini, The Loudr berharap bahwa lagu mereka bisa menjangkau lebih banyak penggemar musik dan menjadi soundtrack kehidupan cinta yang romantis bagi banyak orang.
Band empat orang ini sebelumnya juga sudah membawakan penampilan perdana mereka di acara Ecofest UBB 2024. Selain menyanyikan cover lagu-lagu dari Pamungkas, Dewa 19, dan D'Masiv, mereka juga menampilkan "To Be Loved by You" untuk kali pertama di hadapan khalayak umum.
Saat ini, "To Be Loved by You" sudah memiliki total sekitar 5000 pemutaran di laman Spotify. Apabila ingin menunjukkan dukungan untuk band indie lokal Indonesia, coba dengarkan "To Be Loved by You" di berbagai platform musik resmi. Semoga sukses selalu untuk The Loudr, kami tunggu karya berikutnya!
Baca Juga
-
'Di Udara' Efek Rumah Kaca: Seruan Perjuangan yang Tidak Akan Pernah Mati
-
"to: the future you", Hadiah Valentine Manis dari Verenathania
-
Ajakan Anti Gagal Move-On dalam The Loudr 'Takkan Kucari Lagi'
-
Bukti Nyata Kasih Seorang Ibu dalam Seo Moontak 'Ballad of The Witches' Road'
-
'Stuck' 82MAJOR: Berani Nyeleneh dengan Konsep Old-School Hip-Hop
Artikel Terkait
-
Recycle Lagu Judika, Aulia Rahman Girang Bisa Rilis Single Bukan Dia Tapi Aku
-
Lirik Lagu Rohatil Athyaru Tasydu: Kisah Sang Rasul yang Penuh Teladan
-
Bernadya Ngefans Berat ke Bilal Indrajaya: Soalnya Bosan Lagu Aku
-
Bernadya Ungkap Lagu yang Paling Menggambarkan Sakit Hatinya
-
Lagu 'The Messenger' Linkin Park: Cinta yang Menguatkan di Masa Sulit
Ulasan
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!
-
Stalactite & Stalagmite: Kisah Dua Batu Menyaksikan Kepunahan Dinosaurus, Berakhir Mengharukan
Terkini
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II
-
Juminten Edan Nantang Rumus Lama Horor Indonesia yang Bergantung pada Gore
-
Ketika Tumpukan Kardus Paket Menjadi Jejak Perilaku Konsumsi Gen Z
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup