Apakah Anda pernah membayangkan bagaimana rasanya terjebak dalam pusaran waktu yang berulang setiap dua menit?
Film River produksi Jepang, garapan Junta Yamaguchi dan ditulis oleh Makoto Ueda, menawarkan premis yang segar dan unik dalam subgenre time loop.
Dibintangi oleh para aktor lokal seperti Riko Fujitani, Yuki Tarigoe, Saori, Munenori Nagano, dan Shiori Kubo, film ini mengajak kita pada petualangan penuh humor dan keanehan di sebuah losmen tua di Kibune, Kyoto.
Cerita dimulai di sebuah losmen yang tenang, tempat Mikoto (Fujitani) bekerja.
Suatu hari, keanehan mulai terjadi ketika seluruh orang di losmen mengalami "deja vu" setiap dua menit. Mereka pun berusaha mencari tahu penyebab anomali waktu ini dan bagaimana cara melepaskan diri dari siklus tersebut.
Seiring berjalannya waktu, ketegangan meningkat dan kekacauan pun tak terhindarkan.
Yang membuat River berbeda dari film time loop lainnya adalah keterlibatan semua karakter dalam anomali ini.
Biasanya, formula time loop hanya melibatkan satu atau dua individu yang terjebak dalam waktu yang berulang. Namun, dalam River, semua karakter mengalami kesadaran dan situasi yang sama, menciptakan peluang besar untuk menggali sisi humor.
Misalnya, ketika mereka berniat berkumpul di satu tempat, setelah loop terjadi, mereka pun kompak bergegas ke lokasi tersebut. Ini adalah sesuatu yang belum pernah kita lihat sebelumnya dalam film sejenis.
Pendekatan sinematografi dalam River juga menambah kesegaran cerita.
Setiap loop berdurasi sekitar dua menit disajikan dalam real time tanpa jeda melalui teknik long take yang didominasi oleh follow shot. Kamera bergerak dari satu ruang ke ruang lain dalam losmen, menciptakan suasana yang dinamis dan penuh kejutan.
Klimaks film ini pun mengejutkan dan mengubah segala motif kisah yang diarahkan sejak awal, membuat penonton tidak mampu menduga apa yang akan terjadi selanjutnya.
Namun, di luar inovasinya, River memiliki beberapa kejanggalan dalam penceritaan.
Sejak awal, banyak karakter tampak seperti sudah memahami konsep time loop, seolah-olah anomali ini adalah sesuatu yang wajar. Bahkan, satu tokoh mampu menjelaskan fenomena ini secara ilmiah dengan begitu rinci. Tidak ada kecemasan atau rasa panik yang sewajarnya terjadi dalam situasi seperti ini.
Selain itu, latar yang berubah-ubah setiap kali terjadi loop, seperti pergantian musim dari semi ke panas hingga salju, tidak mendapatkan penjelasan yang memadai.
Secara keseluruhan, River adalah eksplorasi time loop yang segar melalui percampuran genre, sinematografi, setting eksotis, dan humor.
Film ini membuktikan bahwa subgenre ini masih bisa berkembang lebih jauh.
Meskipun bukan yang terbaik untuk formulanya, River setidaknya berhasil menaikkan genre dan subgenrenya satu level lagi.
Apakah Anda siap untuk menyaksikan petualangan penuh humor dan keanehan di losmen tua ini?
Saksikan River dan rasakan sendiri keunikannya yang membawa Anda pada pengalaman baru dalam film time loop.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Film Ditto, Kisah Cinta Remaja di Tahun Berbeda
-
Ulasan Film We Have a Ghost, Kisah Hantu Misterius Penunggu Rumah
-
Ulasan Film Jin Qorin: Kisah Horor Jin Pendamping Manusia
-
Ulasan Film Diponegoro 1830, Akhir Kisah Penangkapan Pangeran Diponegoro
-
Ulasan Film Dungeons & Dragons Honor Among Thieves, Aksi Mencuri Relik
Artikel Terkait
-
3 Rekomendasi Film tentang Kakak Beradik yang Mengharukan, Bikin Nangis!
-
Review Surga di Telapak Kaki Bapak: Drama Keluarga Spesial Lebaran
-
Jumbo: Langkah Berani Animasi Lokal di Tengah Dominasi Horor
-
Majukan Industri Animasi Tanah Air, Si Juki dan Nussa Beri Dukungan untuk Film Jumbo
-
Review Film Pabrik Gula: Teror dengan Kombinasi Kocak yang Seru Banget!
Ulasan
-
Review Surga di Telapak Kaki Bapak: Drama Keluarga Spesial Lebaran
-
Perjalanan Menemukan Kebahagiaan dalam Ulasan Novel The Burnout
-
Review The Dreaming Boy is a Realist: Ketika Jaga Jarak Justru Bikin Baper
-
Review Anime Solo Leveling Season 2, Sung Jin-Woo Semakin Overpower
-
Ulasan Manga Sesame Salt and Pudding: Potret Romantis Pernikahan Beda Usia
Terkini
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
Terus Melesat, Pabrik Gula Capai 500 Ribu Penonton dalam 2 Hari Penayangan
-
Persija Jakarta Incar Posisi Empat Besar, Madura United akan Jadi Korban?
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
Penurunan Harga BBM: Strategi Pertamina atau Sekadar Pengalihan Isu?