Buku Jangan Panik! Edisi 4 merupakan kelanjutan dari seri Jangan Panik! yang memberikan panduan praktis untuk menghadapi situasi darurat dengan tenang dan tepat.
Ditulis oleh Watiek Ideo, seorang penulis yang dikenal dengan buku-buku edukasi anak, dan Fitri Kurniawan, seorang profesional yang berpengalaman dalam bidang keselamatan. Buku ini dirancang untuk memberikan wawasan penting tentang bagaimana bertindak dalam kondisi mendesak.
Isi buku ini meliputi berbagai tindakan darurat yang mungkin terjadi di kehidupan sehari-hari, seperti saat naik eskalator, saat bermain di area umum, keselamatan saat menyebarang, keselamatan saat perjalanan, dan lain-lain. Buku ini juga memberikan langkah-langkah konkret yang mudah diikuti, disertai ilustrasi menarik untuk memperjelas informasi yang disampaikan.
Buku ini berisi 10 cerita anak-anak saat menghadapi berbagai situasi darurat. Semuanya dikemas dalam cerita yang apik dengan ilustrasi menarik dan full colour. Sepuluh cerita tersebut bertajuk Tingkah Kiki, Pergi ke Taman Kota, Tali Sepatu Kei, Bermain Seluncur, Tendangan Adit, Sepeda Baru Radit, Kenakan Pelampungmu!, Ayo Bermain Bersama!, Sapaan Si Kelinci, dan Yaah Risolesnya!
Cerita pertama tentang Miko dan Rania yang ikut mamanya bertemu dengan Tante Mita, sahabatnya. Tante Mita mengajak mereka makan siang di rumah makan Padang yang masakannya lezat.
Saat menuju rumah makan Padang, di dalam mobil, Miko dan Rania memakai sabuk pengaman. Dan saat mulai bosan di dalam mobil, mereka bernyanyi dengan riang gembira.
Pelajaran yang dapat dipetik dari kisah Miko dan Rania ini, pembaca mengetahui bahwa saat berkendara di dalam mobil hendaklah memakai sabuk pengaman. Sabuk pengaman berfungsi sebagai pelindung dari benturan saat mobil berhenti mendadak.
Selain itu, pembaca akan benar-benar memperhatikan agar selama berkendara di dalam mobil tidak mengeluarkan anggota badan ke luar jendela. Tangan atau bagian tubuh bisa cedera jika terkena kendaraan lain yang melintas. Bersikap tenang agar pengendara mobil bisa fokus dalam mengemudi. Dan saat hendak turun dari kendaraan, periksa area depan dan belakang sebelum membuka pintu.
Bahasa yang digunakan di dalam buku terbitan Bhuana Ilmu Populer ini, mudah dipahami oleh pembaca dari berbagai usia, termasuk anak-anak. Buku ini relevan dengan kebutuhan masyarakat yang sering kali kurang memahami cara menghadapi keadaan darurat secara efektif. Panduan yang diberikan sangat aplikatif dan dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari.
Buku ini sangat direkomendasikan untuk orang tua, guru, dan siapa pun yang ingin belajar cara menghadapi situasi darurat. Buku ini memberikan kontribusi yang sangat berarti dalam edukasi keselamatan anak-anak. Selamat membaca!
Identitas Buku
Judul: Jangan Panik! Vol. 4
Penulis: Watiek Ideo & Fitri Kurniawan
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
Cetakan: I, September 2021
Tebal: 88 Halaman
ISBN: 978-623-216-913-5
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Realme 16 Pro Series Siap Meluncur Januari 2026, Kamera 200 MP dan Desain Mewah
-
Sertifikasi Terbaru Poco X8 Pro Muncul Lagi, Kini Ditenagai Dimensity 8500
-
4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
-
CERPEN: Kado Ulang Tahun dari Tuhan
-
Realme Neo 8 Rilis Perdana di China Januari 2026, Bawa Snapdragon Terbaru
Artikel Terkait
-
Menyesali Pilihan Hidup di Masa Lalu dalam Novel The Book of Two Ways
-
Ulasan Buku The Alpha Girl's Guide: Menjadi Perempuan Smart dan Independen
-
Ulasan Buku Bertajuk Selamat Datang Bulan, Kumpulan Puisi Ringan dengan Makna Mendalam
-
Ulasan Buku Period Power, Meningkatkan Produktivitas Saat Datang Bulan
-
Semangat Menggapai Cita-Cita dalam Buku Mimpi yang Harus Aku Kejar
Ulasan
-
Memahami Manusia Lewat Biologi di Buku Behave karya Robert Sapolsky
-
Ulasan Buku The Magic of Thinking Big: Motivasi yang Tak Lekang oleh Zaman
-
Ulasan Buku Zona Produktif Ibu Rumah Tangga: Berdaya Meski di Rumah Saja
-
Ulasan Buku I Do: Kiat Memutus Luka Batin Warisan Leluhur dalam Pernikahan
-
Review Film In Your Dreams: Imajinasi Netflix yang Penuh Keajaiban
Terkini
-
Jurnalisme di Era Sosial Media Apakah Masih Relevan?
-
Mengumpulkan Kembali Puing-puing Sisa Kehancuran, Pasca Banjir Aceh
-
Banjir Bandang Sumatra: Dari Langkah Cepat Hingga Refleksi Jangka Panjang
-
Meski Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Sudah Surut, Tugas Kita Belum Usai
-
3 Film Korea Tayang Januari 2026, Comeback Han So Hee hingga Choi Ji Woo