Novel "Unconditional Love" karya Silviana Santika adalah sebuah cerita yang mendalam tentang penyembuhan dan kesempatan kedua dalam cinta.
Cerita ini berlatar di Jogja, tempat kelahiran Hastanta Dewangga, seorang pria yang kembali ke kota tersebut untuk mengatasi patah hatinya dari cinta pertama yang sangat membekas.
Di sisi lain, Serrana, seorang wanita yang telah setia menunggu seseorang selama lima tahun tanpa kepastian, akhirnya harus menerima kenyataan pahit bahwa penantiannya tidak dihargai.
Pertemuan Hastanta dan Serrana di kota ini menjadi titik balik dalam hidup mereka.
Kedua tokoh utama ini memiliki luka emosional yang mendalam, namun perlahan-lahan mulai menemukan penghiburan dan kekuatan satu sama lain.
Dengan tema utama tentang penyembuhan bersama, novel ini menggambarkan bagaimana luka emosional dapat membawa orang pada hubungan yang lebih sehat jika dihadapi dengan keberanian dan kejujuran.
Karakter Dewangga adalah representasi dari seseorang yang berusaha keras untuk melupakan masa lalu tetapi masih terjebak dalam kenangan lama.
Di sisi lain, Serrana menunjukkan perjuangan seorang wanita yang berusaha mendapatkan kebahagiaan tanpa bergantung pada orang lain.
Keduanya menghadirkan dinamika emosional yang realistis, memberikan pembaca gambaran tentang perjuangan untuk menemukan kebahagiaan di tengah kesedihan.
"Unconditional Love" juga menekankan pentingnya menemukan kebahagiaan sendiri. Serrana mengingatkan bahwa kebahagiaan orang lain bukanlah tanggung jawab kita.
“Jangan menomorsatukan kebahagiaan orang lain! Kebahagiaan mereka bukan tanggung jawab kita karena kita juga pantas bahagia.” -Serrana.
Sementara Dewangga belajar bahwa kebahagiaan tidak selalu berasal dari orang lain, tetapi dari penerimaan diri.
Alur cerita yang mengalir membuat pembaca terhubung dengan perjalanan emosional para tokoh.
Melalui dialog yang kuat dan narasi yang menyentuh, Silviana Santika mampu menggambarkan realitas hubungan yang penuh kompleksitas namun tetap relevan.
Bagi pembaca yang menyukai kisah romantis dengan elemen introspektif dan pelajaran hidup, "Unconditional Love" memberikan pengalaman membaca yang memikat.
Buku ini tidak hanya tentang cinta antar pasangan, tetapi juga tentang cinta terhadap diri sendiri dan bagaimana proses penyembuhan dapat membuka peluang baru dalam hidup.
Identitas Buku
Judul: Unconditional Love
Penulis: Silviana Santika
Penerbit: Cloud Books
Tanggal Terbit: 18 Oktober 2024
Tebal: 388 Halaman
Baca Juga
-
Novel Lampuki: Tragedi Kemanusiaan yang Menghujam Desa Lampuki
-
Ulasan Novel Aku, Meps, dan Beps, Kehangatan Keluarga dalam Kesederhanaan
-
Komik 5 Menit Sebelum Tayang 01, Rahasia Ruang Kendali Industri Televisi
-
Novel Nyai Dasima: Dilema Nyai Dasima di Antara Dua Dunia Kelam
-
Novel Berburu NIP: Perjuangan Mengejar Angka di Balik Seragam Cokelat
Artikel Terkait
Ulasan
-
Belajar Tenang ala Buddhis di Buku Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya 3
-
Jadi Guru Gak Boleh Nanggung! Seni Menjadi Guru Keren ala J. Sumardianta
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Film Mother Mary: Balutan Estetika A24 dalam Tragedi Musikal Modern
-
Novel Lampuki: Tragedi Kemanusiaan yang Menghujam Desa Lampuki
Terkini
-
Wacana Tutup Prodi: Solusi Relevansi atau Kedok Kegagalan Negara?
-
Dari Gubuk Seng di Pinggir Rawa ke Universitas Glasgow: Perjalanan Hengki Melawan Keterbatasan
-
Venue Playoffs MPL ID S17 Diumumkan, Jakarta Velodrome Jadi Tuan Rumah
-
Bosan Helm Pasaran? Cargloss Chips Highway Patrol Usung Gaya Polisi 80-an
-
Bisikan dari Rimbun Bambu di Belakang Rumah