Siapa yang nggak kenal dengan duo ikonis Wallace dan Gromit? Setelah lebih dari dua dekade sejak film legendaris ‘The Wrong Trousers’ (1993), sang penemu eksentrik dan anjing setianya akhirnya kembali dalam film terbaru berjudul: "Wallace & Gromit: Vengeance Most Fowl". Film berdurasi 1 jam 19 menit ini diproduksi Aardman Animations—studio asal Inggris yang jadi pionir animasi stop-motion—yang berkolaborasi dengan BBC dan Netflix.
Film ini menjanjikan petualangan seru khas Wallace dan Gromit yang penuh humor dan kejutan lho. Dari sub Judulnya: "Vengeance Most Fowl", itu sudah ngasih petunjuk tentang konflik baru yang melibatkan unggas—sekelompok burung yang punya dendam misterius, kah? Kepo ya? Tonton sendiri saja ya.
Kembalinya Wallace dan Gromit jelas membawa nostalgia sekaligus harapan akan cerita segar yang menghibur lho! Disutradarai Nick Park, pencipta Wallace & Gromit, bersama Merlin Crossingham, film ini membawa sentuhan khas penuh humor dan aksi seru. Yang lebih menarik, film ini menghadirkan kembali karakter antagonis ikonik, Feathers McGraw, yang pertama kali muncul dalam ‘The Wrong Trousers’. Untuk penggemar lama, ini tentu jadi ajang nostalgia.
Sementara untuk penonton baru, ini adalah kesempatan sempurna mengenal duo eksentrik ini. Sayangnya, beberapa elemen cerita mungkin kurang menarik karena banyak referensi pada film-film sebelumnya. Film ini cenderung lebih menarik untuk penggemar lama dibandingkan penonton yang benar-benar baru.
Dengan durasi hanya 1 jam 19 menit, itu terlalu singkat sih. Ada elemen cerita terasa kurang dikembangkan.
Siap untuk petualangan seru bersama Wallace, Gromit, dan si licik Feathers McGraw? Dengan gaya animasi stop-motion yang ikonik dan cerita penuh humor khas Inggris, film ini jelas merupakan hiburan sempurna untuk segala suasana. Wallace dengan ide-ide nyelenehnya, Gromit yang selalu setia dan cerdas, serta Feathers McGraw yang misterius, menciptakan kisah yang penuh tawa dan kejutan. Setiap detail dalam animasi ini begitu hidup, membuat kita betah menyaksikan setiap adegan. Jadi, jangan lupa siapkan camilan favoritmu—mungkin keju ala Wallace? Hehehe ….
Nikmati cerita penuh aksi, kelucuan, dan kreativitas yang nggak terlupakan ya. Apa kamu sudah siap? Siap dong! Film ini sudah tersedia di Netflix sejak 3 Januari 2025. Selamat nonton ya.
Skor: 3/5
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan
-
Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro
-
Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar
-
Review Film Siti Si Vampir: Satir Kelas Sosial yang Kurang Menggigit?
-
Review Paralyzed by Hope: The Maria Bamford Story, Tawa dan Luka Mental
Artikel Terkait
-
Ulasan Serial AARO, Detektif Supranatural dengan Sentuhan Mitologi Jepang
-
Drama Baru Song Hye Kyo & Gong Yoo Mulai Syuting dengan Anggaran Fantastis
-
Den of Thieves 2 Sukses Lengserkan Mufasa di Box Office dengan Rp252 Miliar
-
Misteri di Balik Selasa Kliwon di Film Horor 'Almarhum', Bisa Undang Kematian?
-
Jenna Ortega dan Paul Rudd Berpetualang Absurd di 'Death of a Unicorn', Film Fantasi Gelap Terbaru A24
Ulasan
-
Ulasan Cerpen Lotre dalam Buku Lotre dan Cerita-Cerita Lainnya
-
Review Laut Bercerita: Ketika Luka Sejarah Menolak Tenggelam dalam Ingatan
-
Review Film The Doll Ghawiah: Misteri Boneka Berdarah Paling Menakutkan!
-
Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam
-
Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu
Terkini
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal: The Gunners Dibayangi Rekor Buruk di Anfield
-
Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit
-
Rayakan 20 Tahun The Black Parade, MCR Rilis Film Pendek Prelude to The End
-
Fenomena Tren Hopping: Ambisi Kekinian yang Merusak Identitas Diri
-
Tak Hanya Menyembuhkan, 5 Dokter ini juga Bagikan Inspirasi Lewat Tulisan