Pulau Bangka Belitung memang terkenal dengan pantai-pantainya yang eksotis nan indah. Namun, saat sedang berkunjung ke sini, kamu tak melulu harus travelling ke wisata alamnya, loh.
Sebagai tempat yang dijuluki dengan kota timah di sini ada museum timah yang bisa jadi alternatif kalau kamu sedang mencari destinasi wisata sejarah yang sarat edukasi. Museum Timah Indonesia namanya, letaknya ada di pusat kota, Pangkalpinang.
Museum Timah Indonesia beralamat di di Jalan Ahmad Yani no 179 Pangkalpinang, dekat dengan Alun-Alun Lapangan Merdeka Kota Pangkalpinang.
Kulik informasi mengenai peleburan timah
Sejarah singkatnya, Museum Timah Indonesia adalah museum teknologi pertimahan yang dikelola oleh PT Timah Tbk. Museum ini sudah diakui sebagai Benda Cagar Budaya Kota Pangkalpinang.
Museum Timah Indonesia menyimpan banyak catatan perjalanan panjang sejarah pertimahan di Bangka Belitung.
Museum ini sering dikunjungi para wisatawan yang penasaran ingin mengetahui sejarah pertimahan di Bangka Belitung serta perkembangan teknologi pertambangan sejak zaman Belanda hingga masa kini.
Menariknya, museum timah ini punya daya tarik luar biasa buat para wisatawan.
Baca banyak sejarah pertimahan
Museum Timah Indonesia punya banyak koleksi peninggalan sejarah, khususnya penambang timah di Pulau Bangka Belitung. Sebelum masuk ke museum jangan lupa isi data pengunjung terlebih dulu.
Nah, setelah itu kamu bisa melihat-lihat berbagai informasi sejarah di Bangka Belitung, misalnya informasi mengenai sejarah awal penambangan di darat, bentuk kapal keruk timah di Indonesia, seperti apa timah dalam peradaban umat maunsia, hingga timah dalam kehidupan modern.
Kamu bisa membaca sejarah di baliknya disertai dengan potret dan infografis yang sangat jelas.
Lihat berbagai macam artefak timah
Geser lagi, kamu bisa mengenal sejumlah artefak timah dan peninggalan sejarah lainnya. Misalnya ada artefak sebagai sarana tukar atau barter yang berlaku sebelum abad ke-7, balok timah yang sudah ada sejak abad ke-19, hingga logam timah.
Tak cuma seputar artefak timah, tetapi juga ada peralatan penggalian timah di masa awal, juga sejumlah gerabah, garu kayu, hingga celadon. Selain itu, di museum ini juga terdapat area lain yakni Ruang Sentra Kerajinan Pewter.
Wisatawan bisa dengan bebas melihat pewter atau kerajinan berbahan dasar timah. Di sini ada berbagai macam pernak-pernik cantik yang terbuat dari bahan timah antara lain berupa plakat, perahu phinisi, truk pengangkut, gantungan kunci, ataupun bros.
Usut punya usut semua hasil kerajinan timah tersebut dibuat secara manual oleh para perajin timah yang banyak terdapat di Pulau Bangka Belitung.
Saat berkunjung ke museum ini, pengunjung akan tersita perhatiannya dengan beberapa maket. Di sini ada sejumlah maket pertimahan mulai dari maket tambang kolong hingga maket awal penggalian metode Sumur Palembang.
Hanya tempuh dua menit dari pusat kota
Nah, buat kamu yang mau berkunjung atau travelling ke Bangka Belitung wajib untuk menjadikan Museum Timah Indonesia sebagai salah satu destinasi wisata yang menarik untuk disambangi.
Bayangkan, wisatawan dari berbagai usia bisa mengulik banyak sejarah tentang timah dan bisa merefleksikan kembali apa itu arti kemerdekaan.
Museum Timah buka pada pukul 08.00 WIB-16.00 WIB, tentu saja disediakan banyak waktu untuk kamu yang betul-betul penasaran dengan sejarah timah, atau sedang mencari tugas seputar pertimahan di Bangka Belitung.
Jangan khawatir pula soal biaya masuk, karena untuk bisa masuk ke museum ini wisatawan tak dikenakan biaya sepeser pun alias gratis. Makin menyenangkan, bukan.
Soal akses menuju Museum Timah Indonesia, Anda hanya perlu menempuh jarak 800,0 meter atau sekira 2 menit saja dari Alun-Alun Taman Merdeka untuk sampai ke Museum Timah Indonesia.
Nah bagaimana, kamu tertarik kan untuk berkunjung ke Museum Timah Indonesia yang sarat edukasi ini? Yuk segera ke berkunjung ke Bangka Belitung.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Sejarah Sirkus OCI Taman Safari, Jadi Sorotan Publik karena Dugaan Eksploitasi
-
Sejarah Telur Paskah dan Maknanya, Tak Hanya Melukisnya Warna-warni
-
Sinopsis The Remarried Empress, Drama Korea yang Dibintangi Shin Min Ah dan Lee Jong Suk
-
Siang Ini Prabowo Lantik Gubernur dan Wagub dari Papua Pegunungan serta Kepulauan Bangka Belitung
-
Sempat Bertemu Megawati Sebelum Saksikan Teater, Fadli Zon Ungkap Isi Pembicaraannya
Ulasan
-
Review Film Whisper of the Heart: Mengejar Mimpi Lewat Kisah Romantis
-
Panoramanya Indah Danau di Atas Awan dalam Persona Wisata Habbema di Tanah Papua
-
TWS Ungkap Keberuntungan Dicintai dan Mencintai Lewat Lagu Lucky to be Loved
-
Ulasan Novel The Mortician: Kisah Terlarang Seorang Perias Jenazah
-
Berlibur di Pulau Diyonumo, Suasananya Sepi Serasa Seperti di Pulau Pribadi
Terkini
-
Spirit-Performatif Ki Hadjar Dewantara: Jalan Politik dalam Laku Pendidikan Bangsa
-
Kkuljaem Edu, Gerbang Menuju Impian Kuliah di Korea Selatan
-
PPG Bahasa Indonesia Tumbuhkan Minat Literasi dengan Pembelajaran yang Asik
-
Paus Fransiskus Wafat, Jumlah Penonton Film 'Conclave' Meningkat 283 Persen
-
5 Upcoming Drama China Li Hongyi, Akting Bareng Wang Churan dan Sun Zhenni