Kota Batu, Jawa Timur memang terkenal dengan keindahan alamnya yang memikat. Setelah berpisah dari Kabupaten Malang pada 2001, eksistensinya akan pariwisata tak memudar. Salah satu destinasi favorit keluarga yang sedang viral adalah Wisata Dusun Kuliner (WDK).
Lokasi dan Harga Tiket Masuk ke Wisata Dusun Kuliner
Beralamatkan di Jalan Raya Batu Cangar Km. 9, Tulungrejo, Kec. Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Wisata Dusun Kuliner bisa kamu kunjungi kapanpun karena ia buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Untuk biaya yang perlu kamu keluarkan ketika memasuki area ini yaitu Rp20.000/orang. Dan akan dapat gelang tiket berwarna hijau yang akan dipakaikan petugas setelah melakukan registrasi. Tarif ini berlaku untuk anak usia 2 tahun hingga orang dewasa. Jangan lupa siapkan juga uang parkir motor Rp5.000, dan untuk mobil Rp10.000.
Tak hanya menawarkan sajian kuliner khas tradisional seperti gudeg, tempat ini juga menyuguhkan berbagai spot foto yang Instagramable dengan suasana alami. Bagi pecinta fotografi atau sekadar ingin mempercantik feed media sosial, berikut empat spot wajib yang harus kamu kunjungi di Wisata Dusun Kuliner!
1. Alas Tropis: Ikonik dengan Lampu Gantung & Jembatan Cantik
Begitu memasuki area WDK, kamu akan disambut oleh keindahan Alas Tropis. Spot ini sangat ikonik dengan batang-batang pohon besar yang dihiasi lampu gantung cantik, menciptakan suasana hangat dan romantis ketika senja tiba.
Di tengah Alas Tropis terdapat jembatan kecil di atas kolam ikan koi yang penuh warna, dikelilingi oleh beragam tanaman tropis yang subur. Lokasi ini sering menjadi favorit pengunjung untuk berfoto karena nuansa naturalnya seperti hutan mini yang menenangkan. Cocok untuk foto pre-wedding, candid aesthetic, hingga foto keluarga yang penuh kesan hangat.
2. Hortensia Garden: Lautan Bunga Ungu yang Menawan
Spot selanjutnya adalah Hortensia Garden, taman bunga dengan dominasi warna ungu dan putih dari bunga hortensia yang bermekaran luas. Taman ini begitu populer di kalangan pengunjung karena menawarkan keindahan yang seperti di negeri dongeng.
Uniknya, pengunjung bisa menyewa sepeda untuk berkeliling taman sambil menikmati aroma bunga yang menenangkan. Jangan lupa abadikan momen di tengah hamparan bunga dengan outfit cerah agar hasil fotomu semakin stand out! Di sini juga tersedia layanan petik bunga seharga Rp15.000 per ikat sebagai oleh-oleh.
3. Coban Alas: Air Terjun Mini nan Segar
Penasaran ingin merasakan suasana air terjun di tengah wisata kuliner? Kamu wajib mampir ke Coban Alas, sebuah air terjun mini buatan yang menghadirkan kesegaran khas pegunungan Batu. Suara gemericik air yang jatuh serta udara sejuk di sekitarnya membuat tempat ini sempurna untuk relaksasi sekaligus spot foto estetik.
Desain Coban Alas yang rapi dan dikelilingi tanaman hijau menjadikannya terlihat alami. Jika difoto dengan angle yang tepat, hasilnya akan tampak seperti sedang berada di air terjun tersembunyi di tengah hutan.
4. Perkebunan Apel & Jeruk: Petik Buah Sambil Foto Cantik
Tak lengkap rasanya ke Batu tanpa menikmati sensasi petik buah langsung dari pohonnya. Di Perkebunan Apel dan Jeruk yang ada di area WDK, pengunjung bisa memetik buah segar sambil berfoto di antara pohon-pohon apel dan jeruk yang rimbun.
Selain bisa dimakan di tempat (gratis), kamu juga dapat membawa pulang hasil petikan dengan harga Rp30.000/kg. Kombinasi buah yang berwarna-warni, pepohonan hijau, dan sinar matahari yang tembus di sela dedaunan membuat foto di sini terlihat natural dan segar.
Wisata Dusun Kuliner bukan sekadar tempat makan enak, tapi juga surga bagi para pemburu spot foto estetik. Jadi, pastikan kamera atau ponselmu siap untuk menangkap momen-momen terbaik di empat spot unggulan ini.
Baca Juga
-
Kritik Keras Paradoks Industrialisasi: Bangun Pabrik Bertebaran, tapi Teknologinya Tetap Milik Asing
-
Mau Bagaimanapun, Mindfulness Tidak Bisa Memperbaiki Dunia yang Membuat Kita Cemas
-
Kalau Tiap Tahun Harus Disuntik Anggaran, Apa yang Sebenarnya Dibangun?
-
Gaji Dipotong Pajak Terus tapi Fasilitas Publik Bapuk, Negara Ngapain Aja?
-
Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!
Artikel Terkait
-
Ada Tambang Batu Bara Ilegal di IKN, Bahlil: Bukan Domain Kami, Itu Aparat Penegak Hukum
-
Disamarkan Jadi Legal, Batu Bara Ilegal di IKN Didistribusi Lewat Jalur Laut
-
Jantung IKN Diobrak-abrik Mafia Tambang, Negara Rugi Rp5,7 Triliun!
-
Polri Sita 248 Peti Kemas Batu Bara Ilegal, 3 Tersangka Ditahan
-
MODA VERSA: Malang Fashion Runway 2025 Buktikan Fashion Tak Mengenal Batas!
Ulasan
-
Mengupas 'Emanon', Manga Sci-Fi Santai yang Bikin Overthinking Soal Makna Kehidupan
-
Lika-Liku Kejar Mimpi di Usia Kepala Empat, 'Timun Jelita' Hadirkan Konflik Sahabat dan Ambisi
-
Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?
-
Review 'Lucky Strike': Saat Taktik Pura-Pura Mati Jadi Satu-Satunya Jalan Selamat dari Pasukan SS
-
Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman
Terkini
-
Rela Lepas Cuan Jutaan Dolar demi Privasi Anak, Keputusan PewDiePie Patut Ditiru Ortu Zaman Now!
-
Dari Warkop DKI hingga Pandji: Menelusuri Komedi Sebagai Alat Perlawanan
-
Anime Welcome to Demon School, Iruma-kun Umumkan Proyek Film Pertama
-
Nasib Tragis The Transporter: Ditinggal Jason Statham, 2 Aktor Penggantinya Gagal Total!
-
Rangkul Kekurangan! KickFlip Ungkap Indahnya Masa Muda di Lagu Puzzle Piece