Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia bukanlah fenomena baru. Sejak dekade 1970-an, diskursus mengenai sistem ekonomi berbasis prinsip Islam mulai diperkenalkan dan terus mengalami perkembangan signifikan hingga saat ini.
Salah satu tonggak pentingnya adalah berdirinya Bank Muamalat pada awal 1990-an, yang menjadi pelopor perbankan syariah di Indonesia. Seiring waktu, regulasi pun berkembang, termasuk hadirnya sistem perbankan ganda (dual banking system) serta peran institusi seperti Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mengatur kebijakan moneter syariah.
Dalam konteks inilah, buku Ekonomi Moneter Syariah: Suatu Kajian Teoretis Praktis karya Muhammad Nur Rianto Al Arif dan Faizul Mubarok hadir sebagai referensi penting. Buku ini menawarkan pendekatan komprehensif yang menggabungkan landasan teoretis dengan aplikasi praktis dalam sistem moneter syariah modern.
Isi Buku
Secara konseptual, buku ini diawali dengan pembahasan mengenai prinsip dasar ekonomi Islam, khususnya larangan riba dalam sistem keuangan. Larangan ini menjadi fondasi utama yang membedakan sistem moneter syariah dari sistem konvensional.
Dalam ekonomi Islam, uang tidak dipandang sebagai komoditas yang dapat menghasilkan keuntungan melalui bunga, melainkan sebagai alat tukar yang harus terkait dengan aktivitas sektor riil.
Selanjutnya, buku ini membahas konsep uang dalam perspektif Islam, termasuk bagaimana permintaan dan penawaran uang terbentuk tanpa mekanisme bunga. Penjelasan ini menjadi penting karena dalam sistem konvensional, suku bunga merupakan instrumen utama dalam mengendalikan jumlah uang beredar. Sementara itu, dalam sistem syariah, pendekatan yang digunakan lebih menekankan pada keseimbangan antara sektor keuangan dan sektor riil.
Pembahasan mengenai inflasi dan stabilitas ekonomi juga menjadi bagian penting dalam buku ini. Penulis menjelaskan bahwa dalam kerangka ekonomi syariah, inflasi tidak hanya dilihat sebagai fenomena moneter, tetapi juga berkaitan erat dengan distribusi kekayaan dan aktivitas produksi.
Oleh karena itu, kebijakan moneter syariah diarahkan untuk menjaga keseimbangan ekonomi secara menyeluruh, bukan sekadar mengendalikan harga.
Penjelasan instrumen kebijakan moneter syariah yang digunakan di Indonesia. Instrumen seperti Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS) dan Fasilitas Simpanan Bank Indonesia Syariah (FASBIS) dijelaskan secara rinci, sehingga pembaca dapat memahami bagaimana kebijakan moneter diterapkan tanpa melibatkan bunga. Hal ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana prinsip syariah diimplementasikan dalam sistem keuangan modern.
Kelebihan dan Kekurangan
Selain itu, buku ini juga mengulas manajemen nilai tukar dan aliran modal asing dalam perspektif syariah. Dalam era globalisasi, arus modal lintas negara menjadi faktor penting yang memengaruhi stabilitas ekonomi. Penulis menjelaskan bagaimana prinsip-prinsip syariah dapat diterapkan untuk mengelola dinamika tersebut secara lebih adil dan berkelanjutan.
Di bagian akhir, pembaca disuguhkan perbandingan kebijakan moneter syariah di berbagai negara. Meskipun fokus utama tetap pada konteks Indonesia, pembahasan ini memberikan wawasan tambahan mengenai bagaimana negara lain mengembangkan sistem serupa. Hal ini penting untuk melihat posisi Indonesia dalam peta ekonomi syariah global.
Dari segi penyajian, buku ini memiliki keseimbangan yang baik antara teori dan praktik. Penjelasan yang disertai dengan pendekatan grafis dan analisis ekonomi makro memberikan kedalaman akademis yang kuat. Namun demikian, bagi pembaca yang tidak memiliki latar belakang ekonomi, beberapa bagian mungkin terasa cukup menantang karena penggunaan istilah teknis yang cukup intens.
Secara keseluruhan, Ekonomi Moneter Syariah: Suatu Kajian Teoretis Praktis merupakan referensi yang relevan bagi mahasiswa, akademisi, maupun praktisi yang ingin memahami sistem moneter syariah secara lebih mendalam. Buku ini tidak hanya menjelaskan konsep, tetapi juga menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip tersebut diterapkan dalam kebijakan nyata.
Di tengah meningkatnya minat terhadap ekonomi syariah, pemahaman yang komprehensif menjadi kebutuhan penting. Buku ini memberikan kontribusi signifikan dalam menjembatani antara teori dan praktik, sekaligus memperkuat literasi ekonomi syariah di Indonesia.
Identitas Buku
- Judul: Ekonomi Moneter Syariah: Suatu Kajian Teoretis Praktis
- Penulis: Prof. Dr. Muhammad Nur Rianto Al Arif, M.Si. & Dr. Faizul Mubarok, M.M.
- Penerbit: Bumi Aksara
- Tahun Terbit: Maret 2025
- ISBN: 978-623-506-067-5
- Tebal: 326 halaman
- Kategori: Non Fiksi, Ekonomi, Islam
Baca Juga
-
Gak Usah Sok Pintar deh! Refleksi di Buku Orang Goblok Vs Orang Pintar
-
Ironi Gizi di Negeri Kaya: Panganan Segar Melimpah, Tapi Produk Kemasan Jadi Jalan Pintas
-
Kenapa Indonesia Butuh Susu Ibu Hamil, tapi Negara Lain Tidak?
-
Air Terjun Kapas Biru: Primadona Lumajang yang Eksotis di Lereng Semeru!
-
Stop Making Stupid People Famous! Krisis Role Model di Media Sosial
Artikel Terkait
-
Laba Bersih Jamkrindo Syariah Meroket 160 Persen, Tembus Rp141,03 Miliar pada 2025
-
Seni Mengubah Hidup Lebih Ringan dan Bermakna di Buku Perbesar Otakmu
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Warisan Leluhur Negeri Tirai Bambu: 88 Kisah yang Bikin Kamu Lebih Bijak
-
Kemilau Cahaya dan Perempuan Buta: Menyelami Makna dari Cahaya yang Tak Terlihat
Ulasan
-
Gak Usah Sok Pintar deh! Refleksi di Buku Orang Goblok Vs Orang Pintar
-
Review Serial Ejakulasi Dini: Drama Komedi Remaja yang Berani dan Kocak!
-
Human Specimens, Menantang Batas Antara Seni dan Kemanusiaan
-
Lotus Feet Girl: Ketika Kecantikan Dibangun dari Luka
-
Tak Kenal Maka Taaruf: Film Religi Buat Kamu yang Punya Trauma Jatuh Cinta!
Terkini
-
Mobil ini Bisa Jalan Terbalik Menentang Gravitasi, Ini Rahasia McMurtry
-
Ironi Gizi di Negeri Kaya: Panganan Segar Melimpah, Tapi Produk Kemasan Jadi Jalan Pintas
-
Gahar Tanpa Kompromi! POCO X8 Pro Max Bawa Baterai Super Jumbo dan Daya Tahan Ekstrem
-
Kim Se Jeong Berpeluang Jadi Pemeran Utama di Drama Korea High School Queen
-
Bertabur Visual, Review Lagu BTS '2.0': Manifesto dan Transformasi Diri