Sekar Anindyah Lamase | Aryo Akhmad Maulana
ilustrasi sepasang sepatu kets warna merah (Pexels/Mstudio)
Aryo Akhmad Maulana

Sepatu menawarkan beragam jenis dan warna yang dapat dipadukan dengan pakaian. Harganya pun beragam, bahkan ada yang hanya setara uang jajan satu pekan. Maka dari itu, tak heran jika benda berpasangan ini menjadi pilihan pas untuk tampil ciamik.

Sayangnya, beberapa orang memiliki masalah dengan sepatunya, misalnya bau yang ditimbulkan. Meskipun tidak nampak secara fisik, aromanya tetap dapat menurunkan rasa percaya diri. Agar kamu tidak minder, simak 5 siasat mengatasi bau apek pada sepatu.

1. Letakkan kantong teh celup kering di dalamnya

Kandungan tanin pada daun teh mampu membunuh bakteri dan jamur. Selain itu, ia juga menjaga kelembaban di dalam sepatu.

Kombinasi manfaat tersebut membuat teh kering menjadi opsi praktis untuk mengusir bau apek di sepasang alas kaki ini.

Anda hanya perlu meletakkan kantong teh kering ke dalam sepatu. Tidak perlu baru, teh celup yang telah digunakan pun tidak apa-apa asalkan sudah dikeringkan. Biarkan semalaman agar daun pegunungan ini dapat bekerja secara maksimal.

2. Tempatkan bubuk kopi yang telah dibungkus tisu

Selain menjadi teman penghilang kantuk, kopi juga mampu memerangkap partikel penyebab bau apek. Ia mengandung nitrogen yang menetralisasi aroma tersebut. Selain itu, aroma sepatu juga akan tersamarkan oleh wangi kuat dari bubuk biji-bijian ini.

Kopi yang digunakan ialah jenis bubuk yang belum tercampur apa pun, seperti gula atau susu. Berbeda dengan teh, bubuk kopi perlu dibungkus oleh tisu sebelum digunakan.

Hal ini untuk memaksimalkan fungsinya tanpa membuatnya berceceran. Agar hasilnya optimal, aplikasikan satu sendok makan pada setiap sepatu dan tunggu hingga satu malam.

3. Masukkan baking soda, lalu diamkan agar aromanya terserap

Dilansir Healtline, soda kue dapat menyegarkan aroma di dalam sepatu. Kandungan basa natrium bikarbonat di dalamnya mampu menetralkan asam penyebab bau tak sedap. Tidak hanya itu, ia juga dapat menyerap udara lembab di dalam sepatu.

Manfaatkan satu sampai dua sendok makan baking soda. Sama seperti langkah sebelumnya, Anda perlu menyimpannya ke dalam tisu dan menunggunya hingga esok hari. Meskipun butuh lebih banyak bahan, yaitu tisu, strategi ini membantu Anda agar lebih mudah saat membersihkan bubuk ini.

4. Cuci secara berkala dan jemur di ruang terbuka

Seperti barang pada umumnya, sepatu perlu dibersihkan secara rutin. Selain menjaga tampilnya agar tetap bersih, langkah ini juga memastikan aromanya tetap segar dan harum.

Cara mencucinya pun tidak sembarangan, gunakan deterjen khusus sepatu dan sikat lembut agar tidak merusak kualitasnya.

Setelah dibilas, tempatkan sepatu di ruang terbuka dengan sirkulasi udara yang lancar. Untuk mempercepat proses pengeringan, manfaatkan sinar matahari pagi selama satu atau dua jam. Panasnya dapat membunuh bakteri dan jamur di dalam kasut.

Akan tetapi, hindari menjemur di siang hari dengan durasi yang panjang. Alih-alih menghilangkan bau apek, kebiasaan ini justru dapat memudarkan warna sepatu.

5. Ganti kaus kaki agar baunya tidak mengendap

Bak tutup dengan botol, sepatu umumnya disandingkan sepaket dengan kaus kaki. Kebersihan keduanya perlu diperhatikan.

Ketika melakukan aktivitas yang mengeluarkan banyak keringat, kaus kaki perlu segera diganti dan dicuci. Dalam kasus ini, disarankan menggantinya setiap hari.

Dilansir Wright Sock, ketika kaus kaki sudah digunakan selama satu atau dua semester, kita perlu membelinya yang baru. Masa pakai ini dapat bervariasi tergantung intensitas penggunaan dan aktivitas yang dilakukan.

Namun, patokan umumnya ialah tidak lebih dari 50 kali pencucian. Atau ketika sudah mulai berlubang, itu menjadi kode keras bahwa sudah waktunya membeli yang baru.

Merawat sepatu tidak harus dengan barang mahal dan cara yang rumit. Beberapa bahan rumah tangga, seperti kopi atau teh, dapat menjadi alternatif untuk menjaga keharumannya. Apakah Anda tertarik mencoba tips di atas, Sobat Yoursay?