Kami berkunjung ke Taman Galaxy Tempurejo waktu itu sebenarnya di luar rencana. Tak ada niat sejak pertama keluar dari rumah. Namun, saya akui bahwa perjalanan menuju Taman Galaxy itu menjadi salah satu momen yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat makna.
Hari itu, saya bersama istri berangkat dari Desa Ledokombo untuk mengantar para santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Qarnul Islam untuk mengikuti lomba Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) tingkat Kabupaten Jember. Lokasi lomba itu berada di sebuah pondok pesantren yang letaknya tidak jauh dari kawasan wisata tersebut.
Sudah telanjur dilewati dari arah lokasi lomba, sekalian saya ajak istri untuk singgah ke Taman Galaxy. Dari Ledokombo menuju Tempurejo, jaraknya berkisar sekitar 45 hingga 50 kilometer. Perjalanan ditempuh dalam waktu kurang lebih satu setengah hingga dua jam, tergantung kondisi lalu lintas.
Rute yang dilalui menghadirkan suasana pedesaan yang asri, hamparan sawah hijau, serta udara yang semakin terasa segar saat mendekati wilayah Tempurejo. Perjalanan ini terasa ringan karena ditemani percakapan hangat bersama istri, sekaligus rasa lega setelah mengantar para santri mengikuti kegiatan penting.
Taman Galaxy ini berada di wilayah Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Tempat wisata ini dikenal sebagai salah satu destinasi keluarga yang cukup populer di kawasan tersebut. Taman ini dikelola oleh Pondok Pesantren Al-Waffa. Dioperasikan oleh santri yang sudah barang tentu memberikan nuansa spiritual. Sekitar akhir dekade 2010-an, tempat wisata ini kemudian diresmikan secara bertahap sebagai destinasi rekreasi yang terbuka untuk umum.
Kreasi Tanaman di Taman Galaxy
Sesampainya di lokasi, kesan pertama yang muncul adalah suasana taman yang tertata rapi dan penuh warna. Hamparan bunga dengan berbagai jenis dan warna tampak menyambut pengunjung.
Keindahan taman semakin terasa dengan adanya kreasi tanaman yang dibentuk secara unik, seperti sepasang angsa yang tampak anggun berdiri berhadapan, serta berbagai bentuk artistik lainnya yang menjadi spot favorit untuk berfoto.
Koleksi Satwa di Taman Galaxy
Salah satu daya tarik utama di Taman Galaxy adalah koleksi satwa Taman Super Galaxy. Area ini menyerupai kebun binatang mini yang menghadirkan berbagai jenis hewan, seperti burung merak, kelinci, ayam hias, hingga beberapa jenis reptil.
Anak-anak biasanya tampak antusias saat melihat langsung hewan-hewan tersebut dari jarak dekat. Kehadiran satwa ini memberikan nilai edukatif, terutama bagi keluarga yang datang bersama anak-anak.
Tak jauh dari area satwa, terdapat ruang terbuka yang ramah anak. Area ini dilengkapi dengan berbagai wahana permainan sederhana, sehingga anak-anak bisa bermain dengan leluasa. Suasana yang aman dan tertata membuat orang tua bisa menikmati waktu bersantai tanpa rasa khawatir.
Kolam Ikan di Taman Galaxy
Pengalaman yang tak kalah menarik adalah saat berada di area wisata kuliner yang menghadap ke kolam ikan. Kolam ini dipenuhi ikan-ikan dengan warna yang beragam, seperti merah, putih, oranye, hingga perpaduan warna yang indah.
Ketika pengunjung menaburkan pakan, ikan-ikan tersebut akan berbondong-bondong muncul ke permukaan, menciptakan pemandangan yang hidup dan memikat. Momen ini sering kali menjadi hiburan sederhana yang justru paling berkesan.
Dari segi operasional, Taman Galaxy biasanya buka setiap hari mulai pagi hingga sore hari, sekitar pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Harga tiket masuk tergolong terjangkau, berkisar antara Rp10.000 hingga Rp15.000 per orang. Untuk parkir, sepeda motor dikenakan tarif sekitar Rp2.000 hingga Rp3.000, sedangkan mobil sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000. Perbedaan tarif ini tergantung pada momen besar dan hari libur.
Fasilitas yang tersedia juga cukup lengkap, mulai dari area parkir luas, toilet, musala, gazebo untuk bersantai, hingga warung makan. Semua ini mendukung kenyamanan pengunjung untuk menghabiskan waktu lebih lama di lokasi.
Daya tarik utama Taman Galaxy terletak pada kombinasi antara keindahan taman bunga, keberadaan satwa, serta suasana santai yang cocok untuk keluarga. Tempat ini tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menenangkan.
Bagi saya dan istri, kunjungan ini menjadi penutup hari yang sederhana namun berkesan, sebuah perjalanan kecil yang menghadirkan keindahan, kebersamaan, dan rasa syukur.
Baca Juga
-
Menulis di Antara Gemericik Air: Ruang Ternyaman di Warung Bang Ndut Jember
-
Menemukan Ruang Ternyaman di Ujung Timur Madura: Menyusuri Wisata Kota Sumenep
-
Terapi Alam yang Menenangkan: Kisah dari Pantai Lebuk Situbondo Jawa Timur
-
6 HP Realme dengan Kamera Terbaik dan RAM Besar 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Menikmati Sejuknya Annasya Waterpark, Surga Kecil di Kalisat Jember Jatim
Artikel Terkait
-
Kota Jombang: Hening yang Tidak Kosong, Nyaman yang Tidak Ramai
-
Warung Kopi: Ruang Nyaman untuk Mencari Ide dan Merayakan Hidup
-
Menulis di Antara Gemericik Air: Ruang Ternyaman di Warung Bang Ndut Jember
-
Sehari di Bukit Gundaling: Momen Perpisahan Bersama Teman Sebelum ke Batam
-
Menemukan Ruang Ternyaman di Ujung Timur Madura: Menyusuri Wisata Kota Sumenep
Ulasan
-
Merawat Empati yang Hampir Hilang di Rumah Tanpa Cahaya
-
Menulis di Antara Gemericik Air: Ruang Ternyaman di Warung Bang Ndut Jember
-
Sehari di Bukit Gundaling: Momen Perpisahan Bersama Teman Sebelum ke Batam
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Ulasan Film Dopamin: Ketika Keberuntungan Berubah Jadi Ancaman Mencekam!
Terkini
-
Marc Marquez Tunda Perpanjangan Kontrak, Ducati Sudah Cari Pengganti?
-
Sistem Pendidikan Kita Mencetak Saya Jadi Mesin, Bukan Manusia Siap Hidup
-
Realita Dunia Orang Dewasa: Bekerja Terasa Jauh Lebih Nyaman, Efek Pimpinan Baru yang Pengertian
-
Pokemon Horizons Masuk Arc Wonder Voyage, Karakter Baru dan Ditto Terungkap
-
5 Serum Pencerah untuk Atasi Kulit Kusam dan Flek Hitam, Cuma Rp20 Ribuan!