Hayuning Ratri Hapsari | Oktavia Ningrum
An Affair Before Christmas (Dok. Pribadi/Oktavia)
Oktavia Ningrum

Sebelum mengenal manhwa, aku pernah membaca Wattpad bertema kerajaan dan berakhir dnf (didn't finish). Gelar-gelar kerajaan yang rumit membuatku bingung karena disebut di setiap tokoh. Namun setelah terbiasa menikmati Webtoon kerajaan aku jadi mulai enjoy membaca novel bertema ini.

Novel An Affair Before Christmas karya Eloisa James ini menyoroti dinamika rumah tangga politik yang telah berjalan. Lengkap dengan konflik, kesalahpahaman, dan jarak emosional yang perlahan menggerus hubungan suami istri.

Sinopsis Novel

Tokoh utama dalam cerita ini adalah Miss Perdita Selby, atau yang akrab disapa Poppy, seorang perempuan yang sejak kecil dididik untuk menjadi seorang duchess sempurna. Pendidikan tersebut tidak hanya mencakup etika dan status sosial, tetapi juga membentuk cara pandangnya terhadap pernikahan.

Terutama hubungan intim antara pria dan wanita yang ia anggap sebagai kewajiban yang tidak menyenangkan. Pola pikir ini terbentuk dari pengaruh ibunya yang menanamkan ketakutan sejak dini.

Setelah menikah dengan Fletch, Duke of Fletcher, Poppy sebenarnya hidup dalam pernikahan yang secara sosial terlihat ideal. Mereka saling menyayangi, hidup dalam kemewahan, dan memiliki status tinggi di masyarakat.

Namun, di balik itu semua, terdapat jurang besar yang memisahkan mereka: hubungan emosional dan fisik yang tidak pernah benar-benar terjalin. Selama empat tahun pernikahan, mereka tidur di kamar terpisah dan tidak pernah membangun kedekatan sebagai pasangan suami istri.

Fletch, di sisi lain, digambarkan sebagai sosok suami yang awalnya penuh usaha. Ia berulang kali mencoba memahami Poppy dan mencari cara untuk membuat istrinya nyaman. Namun, kegagalan yang terus-menerus membuatnya frustrasi.

Ia merasa ditolak, bahkan menganggap bahwa Poppy merasa jijik terhadapnya. Ketegangan ini mencapai puncaknya ketika Fletch, dalam kondisi emosional yang rapuh, tertangkap sedang menggoda sahabat Poppy. Insiden ini menjadi titik balik yang menghancurkan hubungan mereka.

Poppy yang terluka memilih meninggalkan rumah, meskipun ia masih mencintai suaminya. Keputusan ini menunjukkan bahwa cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah pernikahan. Ada kebutuhan akan komunikasi, pemahaman, dan keberanian untuk menghadapi ketakutan pribadi.

Sementara itu, Fletch yang kehilangan Poppy mulai menyadari betapa besar arti istrinya dalam hidupnya. Ia tidak hanya merindukan kehadiran Poppy, tetapi juga menyadari bahwa masalah mereka tidak pernah benar-benar diselesaikan.

Kelebihan dan Kekurangan

Eloisa James menyajikan konflik ini melalui pendekatan emosional dan psikologis. Pembaca diajak memahami bahwa trauma, pendidikan, dan persepsi masa lalu dapat sangat memengaruhi cara seseorang menjalani hubungan.

Selain konflik utama, cerita ini juga diperkaya dengan subplot yang melibatkan karakter lain, termasuk sahabat Poppy yang berusaha membantu memperbaiki hubungan mereka melalui rencana yang cukup tidak biasa. Meski bagi sebagian pembaca bagian ini terasa kurang relevan atau bahkan mengganggu alur utama, kehadirannya tetap memberikan warna tambahan dalam narasi.

Gaya penulisan Eloisa James dikenal ringan namun tetap tajam dalam menggali emosi karakter. Dialog-dialognya terasa hidup, dan dinamika antartokoh berkembang secara alami. Ia tidak hanya menampilkan romansa sebagai sesuatu yang indah, tetapi juga sebagai proses yang penuh tantangan dan pembelajaran.

An Affair Before Christmas mengingatkan kepada kita  bahwa cinta bukanlah sesuatu yang statis. Ia perlu dirawat, dipahami, dan diperjuangkan terutama ketika dihadapkan pada ketakutan dan kesalahpahaman.

Bagi pembaca yang mencari romansa dengan sudut pandang yang berbeda, novel ini menawarkan pengalaman yang realistis. Tidak hanya berbicara tentang jatuh cinta, tetapi juga tentang bagaimana mempertahankan cinta ketika realitas tidak seindah harapan.

Identitas Buku

  • Judul: An Affair Before Christmas
  • Penulis: Eloisa James
  • Penerjemah: Nila Suri
  • Penerbit: Dastan Books 
  • Tahun Terbit: 2011 
  • ISBN: 978-602-9267-02-0
  • Tebal: 512 Halaman
  • Genre: Fiksi, Romansa, Sejarah