Sekar Anindyah Lamase | Inggrid Tiana
Buku The Decision Book (Dok.pribadi/Inggrid Tiana)
Inggrid Tiana

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering dihadapkan pada berbagai pilihan. Mulai dari keputusan sederhana seperti mengatur waktu, memilih pekerjaan, hingga keputusan besar yang dapat memengaruhi masa depan.

Tidak jarang banyak orang merasa bingung karena terlalu banyak pilihan atau justru kesulitan menentukan langkah yang tepat. Buku The Decision Book karya Mikael Krogerus dan Roman Tschappeler merupakan salah satu buku yang menawarkan solusi praktis untuk menghadapi berbagai situasi tersebut.

Buku ini bukan buku motivasi yang berisi nasihat panjang lebar. Sebaliknya, The Decision Book merupakan kumpulan berbagai model berpikir, kerangka analisis, dan alat pengambilan keputusan yang dapat langsung digunakan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja. Buku ini sangat cocok untuk siapa saja yang ingin meningkatkan kemampuan berpikir secara lebih sistematis.

Salah satu hal yang menarik dari buku ini adalah konsepnya yang sederhana. Penulis menyadari bahwa manusia sering kali kesulitan mengambil keputusan, bukan karena kurang informasi, melainkan karena tidak memiliki cara yang tepat untuk mengolah informasi tersebut.

Oleh karena itu, buku ini menyajikan sekitar 50 model pengambilan keputusan yang dirancang untuk membantu pembaca memahami masalah dari berbagai sudut pandang.

Buku ini dibagi ke dalam beberapa bagian utama. Bagian pertama berfokus pada pengembangan diri, yang mencakup berbagai metode terkenal seperti Matriks Eisenhower, Analisis SWOT, Kotak BCG, hingga teknik berpikir di luar kebiasaan. Model-model ini membantu pembaca menentukan prioritas, mengenali kekuatan dan kelemahan diri, serta mencari solusi atas berbagai masalah yang dihadapi.

Selanjutnya, buku ini juga membahas cara memahami diri sendiri dengan lebih baik. Di bagian ini terdapat konsep seperti Jendela Johari, Disonansi Kognitif, dan berbagai pola psikologis yang memengaruhi cara seseorang berpikir dan bertindak. Materi seperti ini membuat buku tidak hanya berguna untuk dunia bisnis, tetapi juga untuk pengembangan pribadi.

Keunggulan terbesar The Decision Book terletak pada penyampaiannya yang ringkas. Penulis tidak memenuhi halaman dengan teori yang rumit. Sebaliknya, setiap model dijelaskan secara singkat dan dilengkapi diagram atau ilustrasi visual. Pendekatan ini membuat pembaca lebih mudah memahami konsep yang dijelaskan tanpa merasa terbebani oleh istilah akademis yang terlalu kompleks.

Selain itu, buku ini juga memiliki desain yang cukup menarik. Ukurannya relatif ringkas sehingga mudah dibawa ke mana saja. Setiap topik disajikan dalam beberapa halaman saja sehingga pembaca dapat mempelajarinya secara bertahap tanpa harus membaca berjam-jam. Bagi orang yang memiliki jadwal padat, format seperti ini tentu menjadi nilai tambah.

Meski demikian, buku ini juga memiliki beberapa kekurangan. Karena fokusnya adalah menyajikan banyak model dalam satu buku, pembahasan setiap konsep terasa cukup singkat.

Pembaca yang ingin mempelajari suatu metode secara mendalam mungkin perlu mencari referensi tambahan. Misalnya, Analisis SWOT atau Matriks Eisenhower hanya dijelaskan sebagai pengantar dan contoh penggunaan dasar.

Selain itu, tidak semua model dalam buku ini akan relevan bagi setiap pembaca. Ada beberapa kerangka berpikir yang lebih cocok digunakan dalam konteks bisnis atau manajemen dibanding kehidupan sehari-hari. Namun hal tersebut sebenarnya bukan masalah besar karena pembaca dapat memilih model yang paling sesuai dengan kebutuhannya.

Nilai utama buku ini bukan terletak pada banyaknya teori yang diajarkan, melainkan pada kemampuannya mengubah cara berpikir pembaca. Buku ini mengajarkan bahwa keputusan yang baik tidak selalu harus dibuat berdasarkan intuisi semata. Ada berbagai alat yang bisa digunakan untuk membantu melihat masalah secara lebih objektif dan terstruktur.

Di era saat ini, ketika informasi datang dari berbagai arah dan pilihan semakin banyak, kemampuan mengambil keputusan menjadi keterampilan yang sangat penting. Banyak orang mengalami kebingungan bukan karena kurang pintar, tetapi karena terlalu banyak pilihan yang tersedia. Dalam kondisi seperti itulah The Decision Book menjadi relevan.

Secara keseluruhan, The Decision Book adalah buku yang layak dibaca oleh siapa saja yang ingin meningkatkan kemampuan berpikir dan mengambil keputusan dengan lebih efektif. Bahasanya mudah dipahami, konsepnya praktis, dan materinya dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan.

Meskipun tidak membahas setiap model secara mendalam, buku ini tetap menjadi pintu masuk yang sangat baik untuk mengenal berbagai kerangka berpikir yang selama ini digunakan dalam dunia bisnis, psikologi, maupun pengembangan diri.

Bagi pembaca yang menyukai buku praktis dan langsung bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, The Decision Book merupakan salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan. Buku ini membuktikan bahwa keputusan yang lebih baik sering kali bukan soal keberuntungan, melainkan soal memiliki cara berpikir yang lebih terarah.