Sebelum teknologi canggih, di abad 19 sampai 20, membaca buku atau cerpen menjadi salah satu hiburan di waktu luang. Hal inilah yang membuat karya-karya sastra klasik sangat banyak kita temui sekarang. Kebanyakan cerita klasik punya alur atau setting yang 'dark' mencerminkan kehidupan asli pada zaman itu.
Tak sedikit buku klasik memiliki cerita yang dianggap 'tidak wajar' oleh orang-orang zaman sekarang yang membuat berpikir "Emang bisa kejadian beneran, ya?" atau "Kok, orang zaman dulu bisa mikir kaya gini?" sambil menggelengkan kepala. Nah, buku-buku di bawah ini akan membuat kalian bereaksi seperti itu. Check it out!
1. The Metamorphosis (1915) oleh Franz Kafka
The Metamorphosis merupakan novel pendek karya penulis asal Jerman, Franz Kafka, yang pertama kali terbit dengan judul asli Die Verwandlung. Dalam sekitar 70 halaman, Kafka mengajak pembaca mengikuti kisah Gregor Samsa, seorang pria yang suatu pagi terbangun dan mendapati dirinya telah berubah menjadi seekor kecoa raksasa. Perubahan itu membuat hidupnya berubah total sekaligus merepresentasikan tema keterasingan dan alienasi dari orang-orang di sekitarnya.
2. The Yellow Wallpaper (1892) oleh Charlotte Perkins Gilman
The Yellow Wallpaper ditulis oleh Gilman pada 1892. Buku ini masuk kategori short story atau cerita pendek dan hanya terdiri dari 64 halaman. Buku ini berkisah tentang seorang wanita yang baru melahirkan dan dibawa oleh suaminya, John, ke sebuah rumah besar untuk 'refreshing'. Sang istri ditempatkan di kamar khusus dengan motif dinding warna kuning. Anehnya, setelah beberapa waktu tinggal di rumah besar itu keadaan si wanita malah bertambah parah dan mulai berhalusinasi. Gilman menuliskan cerita ini dengan sudut pandang orang pertama yang akan membuat pembaca ikut merasakan apa yang dirasakan narator.
3. A Rose for Emily (1930) oleh William Faulkner
A Rose for Emily mengisahkan kehidupan Emily Grierson yang semakin terasing setelah kematian sang ayah. Semasa hidupnya, Mr. Grierson selalu membatasi hubungan Emily dengan orang lain karena perbedaan kelas sosial. Latar belakang inilah yang perlahan membentuk kondisi psikologis Emily hingga mendorongnya melakukan tindakan-tindakan yang mengejutkan. Melalui alur cerita yang tidak linear, William Faulkner berhasil menggambarkan pergolakan batin tokoh utamanya dengan kuat.
4. The Monkey's Paw (1902) oleh William Wymark Jacobs
Cerita pendek ini mengisahkan tentang monkey's paw atau kaki monyet yang bisa mengabulkan 3 permintaan. Monkey's paw ini dimiliki oleh keluarga White yang diberikan temannya sepulang dari India. Tuan White membuat permintaan pertamanya yang akhirnya membuat rentetan masalah tak berkesudahan karena melawan takdir. Buku ini memberi pengajaran agar selalu berhati-hati ketika dihadapkan dengan sesuatu yang menggiurkan.
5. A Good Man Is Hard to Find (1953) oleh Flannery O'Connor
Buku ini menceritakan tentang satu keluarga yang akan pergi ke Florida. Di tengah perjalanan, mereka memutuskan untuk berbelok menuju Tennessee dulu atas permintaan nenek untuk menemui kerabatnya dan bertemu sekelompok orang yang menyebut dirinya "The Misfit" yang membuat rombongan keluarga ini tak pernah sampai tujuannya. 'Keseruan' rombongan keluarga dan "The Misfit" ini dituliskan dengan alur yang apik untuk menonjolkan karakteristik dari masing-masing tokoh.
Itu dia beberapa buku klasik dengan alur out of the box dan dark yang bikin geleng-geleng kepala. Buku-buku tersebut juga terdiri dari halaman yang sedikit yang bikin membaca tidak terlalu berat. Buku mana yang tertarik buat kamu baca?
Baca Juga
-
Lebih dari Konflik Istana, The King's Warden Soroti Mirisnya Pendidikan Era Joseon
-
Menggugah Selera! 7 Makanan Tradisional Korea di Drama The Haunted Palace
-
Tanggal Tayang Rilis, Ini 5 Momen Penting dalam Novel Laut Bercerita
-
5 Kreasi Kimpul Viral ala Ibu Black Sheep: Dari Bungeoppang hingga Sushi!
-
Tradisi Menginang saat Maulid Nabi dan 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Mulut
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak
-
Dari Puisi Kampus hingga Renungan Cendekiawan: Membaca Dari Waktu ke Waktu
-
Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?
-
Belanja Buku Minimal Rp400 Ribu, Nasabah BRI Bisa Dapat Voucher Belanja Gratis!
-
Ulasan Buku Bears Lost Glasses: Saat Dunia Terlihat Berbeda Tanpa Kacamata
Lifestyle
-
Makin Colorful Makin Centil, Bagaimana Outfit Berwarna Tetap Enak Dilihat?
-
Samsung Galaxy Watch9 Rilis, Bawa AI Kesehatan dan Snapdragon Wear Elite
-
Auto Glowing! 5 Booster Toner Korea untuk Kulit yang Tampak Lebih Sehat
-
Boyfriend Material Banget! 5 Inspirasi Outfit Kekinian ala Song Kang
-
Samsung Galaxy Watch Ultra2: Jam Tangan Pintar Premium dengan Baterai 800 mAh, Harga Rp10 Jutaan
Terkini
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Review Film Songs of Earth: Perjalanan Anak Mengenal Ayahnya Lebih Mendalam
-
Novel Don't Tell Me Anything, Jeritan di Antara Batas Mimpi dan Realitas
-
Bukan Cuma Misteri, Ini 3 Hal yang Bikin Flex x Cop 2 Semakin Seru!