Bagi anak muda, kafe kemudian bukan lagi sekadar tempat membeli kopi. Kafe bisa menjadi tempat bertemu teman, menyelesaikan pekerjaan, mengerjakan tugas, mencari suasana baru, hingga menjadi 'tempat kabur' sejenak dari padatnya rutinitas.
Di Nganjuk, pilihan tempat nongkrong seperti ini juga semakin beragam. Mulai dari kafe dengan suasana unik, tempat yang nyaman untuk ngobrol, hingga spot yang cocok untuk mengerjakan tugas sambil santai.
Nah, kalau kamu sedang butuh tempat untuk rehat sejenak tanpa harus pergi jauh-jauh, beberapa kafe di Nganjuk berikut bisa masuk dalam daftar tujuan nongkrongmu.
1. Besok Lagi
Kedai Besok Lagi adalah salah satu kafe yang cukup terkenal yang ada di Nganjuk, letaknya ada di tengah kota, tepatnya selatan Masjid Jami' dan Jl. A. Yani.
Kafe ini jadi favorit anak muda karena buka 24 jam dan menyuguhkan banyak menu unik selain kopi, mulai dari makanan dan minuman.
Tak hanya itu, karena salah satu cabang Kedai Besok Lagi (selatan Masjid Jami') dekat dengan Alun-Alun Nganjuk, maka di hari Minggu pengunjung juga bisa sambil menikmati Car Free Day.
2. Kopi Macan Kerah
Kalau tempat ngopi biasanya terletak di trotoar atau kafe dengan konsep estetik, hal berbeda ditawarkan oleh Kopi Macan Kerah.
Kafe satu ini tempatnya ada di terminal angkot Nganjuk, jadi saat siang hari tempat tersebut digunakan sebagai terminal, malam harinya digunakan untuk nongkrong anak-anak muda.
Menikmati segelas kopi dan snack dengan suasana yang tak biasa tentu jadi pilihan yang pas untuk kamu yang bosan dengan konsep kafe yang itu-itu saja.
3. Butterlife
Butterlife yang punya 2 cabang di Nganjuk, yakni di timur Gedung Juang 45 dan Warujayeng, sebenarnya punya konsep utama sebagai toko roti dan kue.
Namun, mereka juga menyediakan aneka minuman kopi dan kue cantik yang bisa dinikmati di tempat. Jadi, di Butterlife kamu tidak hanya menemukan kopi saja, tapi juga pilihan roti, kue, pudding, dan pastry yang sangat lengkap sehingga acara ngopimu tidak terasa membosankan.
4. Marie Coffee n Space
Marie Coffee n Space menyajikan konsep cafe yang homey dengan menu yang beragam, mulai dari minuman kopi, bukan kopi, makanan berat, hingga pastry.
Namun, ada yang menarik dari kafe satu ini. Mereka menyajikan makanan dengan bentuk dan plating yang cantik dan berbeda dari kafe-kafe lain.
Minuman yang disajikan dipadukan dengan warna lain serta hiasan bunga-bunga lucu di atasnya. Begitupula dengan pastry dan makanan beratnya, ditata dengan sangat rapi dan menarik, terkadang jadi sayang untuk dimakan. Kafe ini cocok untuk kamu yang suka foto-foto makanan.
5. Loko Coffee
Selain makanan dan minuman, yang dicari dari sebuah kafe adalah tempat dan suasana yang nyaman. Loko Coffee menyajikan tempat dan suasana yang unik, yakni menikmati hidangan sambil melihat sunset dan kereta api.
Jadi, kafe ini terletak di sebelah rel, tepatnya Dusun Pagaran, Desa Ganung Kidul, Kecamatan Nganjuk. Di sini makanan yang dijual sangat beragam mulai dari snack, minuman kopi dan bukan kopi, serta makanan berat. Nongkrong di sini dijamin betah.
Nah, itu tadi beberapa rekomendasi kafe di Nganjuk yang tidak hanya menonjolkan kopi saja, tapi juga cocok jadi tempat untuk ngobrol bersama teman, menyelesaikan pekerjaan, atau sekadar santai setelah melewati hari yang berat.
Nganjuk punya cukup banyak pilihan tempat untuk menikmati momen-momen sederhana tersebut. Jadi, ketika rutinitas mulai terasa membosankan dan kamu butuh sedikit jeda, tidak perlu selalu pergi jauh. Kira-kira kafe mana yang menarik untuk kamu kunjungi?
Baca Juga
-
Praktis! 2 Produk Ini Bisa Hapus Makeup sekaligus Membersihkan Wajah
-
Wajah Baru Jalan A. Yani Nganjuk: Jadi Pusat Dagang Hingga Spot Nongkrong
-
Poin Tertinggal Jauh, Alex Marquez Yakin Kakaknya Bisa jadi Juara Dunia
-
Tak Dapat Kursi Musim Depan, 5 Pembalap MotoGP Ini akan Hijrah ke WorldSBK?
-
Muak! Fabio Quartararo Tak Nikmati Balapan di Musim Terakhir Bersama Yamaha
Artikel Terkait
-
Ayam Pedas dengan Cita Rasa Nusantara, Jadi Teman Seru Rayakan Kemerdekaan
-
Wajah Baru Jalan A. Yani Nganjuk: Jadi Pusat Dagang Hingga Spot Nongkrong
-
7 Kuliner Musim Panas di Turkiye yang Wajib Dicoba, dari Sup Dingin hingga Es Krim Maras
-
Bukan Sekadar Warisan: Cara Anak Muda Ini Bikin Sektor Pertanian Terlihat Keren di Mata Gen Z
-
Gaya Hidup Premium Meningkat, Transaksi Kartu Kredit Buat Kuliner dan Traveling Tumbuh 10 Persen
Ulasan
-
Thousand Cranes: Luka Masa Lalu dalam Karya Peraih Nobel Yasunari Kawabata
-
Novel Three Sisters, Dinamika Kehidupan Tiga Saudara dengan Status Berbeda
-
Buku The Baby Who Stayed Awake Forever, Ketika Bayi Menolak Tidur Semalaman
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
Terkini
-
Sung Hoon Resmi Bintangi Drakor Romantis Baru Berjudul What a Boss Wants
-
5 Rekomendasi Body Lotion Argan Oil yang Ampuh Melembapkan Kulit Kering
-
Fenomena Pejabat Asbun: Dead Cat Strategy atau Kegagalan Komunikasi?
-
Ma Dong Seok Gabung Film Extraction 3, Satu Layar dengan Chris Hemsworth
-
Sindrom Defisit Rumah: Saat Sate Paling Enak Pun Kalah oleh Telur Dadar Buatan Ibu