Series Still Single menjadi salah satu drama romantis yang dibintangi Yuki Kato. Series ini juga menghadirkan Samo Rafael, Nadine Alexandra, Yoshi Sudarso, Lydia Kandou, Mathias Muchus, hingga Kenny Austin. Ceritanya menggabungkan kisah cinta, keluarga, persahabatan, dan komedi dalam delapan episode yang bisa ditonton di VISION+ dan Netflix.
Dalam series ini, Yuki Kato berperan sebagai Maya yang percaya dengan zodiak, termasuk dalam urusan pasangan. Kehidupan Maya kemudian mulai berubah ketika ia harus menghadapi berbagai persoalan dalam keluarga, pekerjaan, dan percintaannya.
Cerita Series Still Single
Maya adalah perempuan berusia 27 tahun yang bekerja sebagai manajer toko perhiasan. Ia sangat percaya dengan zodiak dan sering menjadikannya patokan dalam menjalani kehidupan, termasuk soal pasangan. Maya mulai mendapat tekanan dari keluarga untuk segera menikah, terlebih setelah ayahnya didiagnosis Alzheimer dan ingin melihat putrinya menikah.
Karena itu, Maya mulai serius mencari pasangan yang dianggap cocok dengan zodiaknya. Ia dibantu oleh dua sahabatnya, Yudha dan Tasya. Mereka menemani Maya menjalani beberapa kencan yang tidak selalu berjalan sesuai rencana. Di tengah pencarian tersebut, Maya justru mulai mempertanyakan kepercayaannya pada zodiak.
Hubungan Maya dan Yudha juga perlahan berubah. Yudha yang selama ini menjadi sahabat dekat Maya ternyata menyimpan perasaan kepadanya. Keduanya akhirnya saling mengungkapkan perasaan dan mulai menjalin hubungan. Namun, mereka memilih merahasiakan hubungan tersebut dari Tasya.
Saat hubungan mereka mulai berjalan baik, Maya juga mulai mengejar keinginannya sendiri. Ia belajar membuat perhiasan dan ingin membuka usaha butik. Di sisi lain, Yudha mendapat kesempatan untuk menjadi asisten fotografer terkenal bernama Nick Grattas. Kesempatan tersebut membuat Yudha harus pergi ke Amerika selama satu tahun.
Kepergian Yudha membuat hubungan mereka kembali diuji. Maya akhirnya memilih melanjutkan mimpinya dan berhasil membuka butik perhiasan miliknya sendiri. Sementara itu, Yudha berangkat ke Amerika untuk mengejar kariernya sebagai fotografer. Ayah Maya juga memberikan nasihat bahwa cinta tidak selalu harus berakhir dengan pernikahan.
Setelah Yudha pergi, Maya bertemu dengan pria baru yang berzodiak Leo. Pria tersebut dianggap cocok dengan Maya yang berzodiak Gemini. Saat Maya mulai mengenalnya, Yudha tiba-tiba menelepon dari Amerika. Series ini kemudian berakhir tanpa memastikan pilihan Maya, sehingga hubungan mereka dan kemungkinan adanya cinta baru dibiarkan terbuka.
Ulasan Series Still Single
Pertama kali nonton langsung fokus ke akting Yuki Kato. Cocok sama karakter Maya yang pembawaannya bisa terlihat kocak saat menghadapi berbagai situasi, tapi saat ceritanya masuk ke momen yang lebih serius, dia juga bisa membawakannya dengan perfect.
Yuki Kato dan Samo Rafael punya chemistry yang pas saat ada momen bersama. Keduanya terlihat nyaman saat beradu akting, apalagi ceritanya Yudha memang sudah lama menjadi sahabat Maya. Tasya yang diperankan Nadine Alexandra juga ikut bikin suasana di antara mereka bertiga jadi lebih seru.
Alur ceritanya sendiri tidak terlalu rumit. Ada persoalan keluarga, percintaan, pekerjaan, sampai pertemanan yang berjalan beriringan. Komedi di Still Single juga sangat menghibur. Ada beberapa situasi kocak yang muncul dari perjalanan Maya mencari pasangan, terutama pas kencannya tidak berjalan sesuai harapan. Itu salah satu adegan yang bikin penonton ketawa.
Bagian yang paling bagus dari series ini selain membahas urusan jodoh, Maya juga menghadapi masalah keluarga dan pekerjaannya. Dari sini ceritanya jadi lebih bervariasi, jadi konfliknya tidak berputar di urusan percintaan saja.
Ending-nya, Still Single memberikan penutup yang tak terduga. Maya tidak memilih siapa pun untuk menjadi pasangannya. Menurutku, ini cocok dengan perjalanan Maya dari awal sampai akhir karena ceritanya tidak memaksakan jawaban soal siapa pasangan akhirnya. Penutup seperti ini malah bikin ceritanya terasa lebih realistis.
Overall, Still Single ceritanya simpel, ada komedinya, tapi tetap punya bagian yang lebih emosional. Delapan episodenya juga tidak terasa seperti hanya mengejar kisah cinta Maya dan Yudha saja. Pokoknya series ini cocok buat hiburan santai.
Baca Juga
-
Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol
-
Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim
-
Sinopsis Doctor X: Dokter Jenius Melawan Mafia Rumah Sakit, Rilis 9 Oktober
-
Mengenal Buku Selasa Bersama Morrie, Obrolan tentang Arti Kehidupan
-
Intip Isi Special Look Avengers: Doomsday, Ada Doom hingga X-Men
Artikel Terkait
Ulasan
-
Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam
-
Ulasan Shine: Ketika Gemerlap K-Pop Menyimpan Perjuangan
-
Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?
-
He Is Psychometric: Menyingkap Misteri Kejahatan dengan Kekuatan Psikometri
-
Novel The Woman in Cabin 10: Ketika Pembunuhan di Laut Lepas Dianggap Ilusi
Terkini
-
Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia
-
Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis
-
Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut
-
3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea
-
Teaser 5 cm: Revolusi Hati Dirilis, Ungkap Kisah Zafran saat SMP