Berangkat dari iseng mencari drama rekomendasi di Youtube Short, aku menemukan beberapa drama pendek yang nggak kalah menawan. Salah satunya adalah Don’t Disturb Me Farming, yang sukses membuka sudut pandang lain selain genre CEO yang umum.
Menurut MyDramalist, Don’t Disturb Me Farming merupakan drama bergenre komedi, romansa, dan love-hate relationship yang dikemas dengan ringan. Drama ini resmi dirilis pada 6 Maret 2024 - 21 Maret 2024 lewat MangoTV dengan total 24 episode saja. Namun kini sudah bisa ditonton lewat kanal Youtube YoYo English Channel, dan dipastikan bikin harimu makin berwarna.
Mau Membatalkan Pertunangan, Malah Dibuang ke Desa
Kisahnya mengikuti rencana Lin Xian (Li Zhuo Yang) yang pergi ke desa Dadong dengan maksud membatalkan pertunangannya dengan Zhuang Xiao Man (Qu Meng Ru). Bukan karena apa, tapi pertunangan itu bersifat sepihak yang dilakukan oleh kakek mereka berdua di masa lampau. Bahkan mereka berdua tidak saling kenal sama sekali.
Karena kesalahpahaman, Lin Xian dianggap scammer yang berniat buruk sehingga dilaporkan ke polisi oleh Xiao Man. Namun, background keluarga mentereng dan jabatan seorang petinggi perusahaan sukses membuat Xiao Man kicep.
Ketika mereka hampir sepakat membatalkan pertunangan sepihak itu, kakek Lin Xian yang mendengar informasi tersebut justru mencabut segala fasilitas hidupnya, dan membuang sang cucu ke Desa Dadong. Jadilah Lin Xian dirawat oleh keluarga Xiao Man.
Kesehariannya diisi dengan love-hate bareng Xiao Man, rivalitas kocak bareng Xiao Xie (Zhengwei Zhi), kecemburuan terhadap kehadiran Su Zi Feng (Yu San), sampai fitnah yang dilakukan Chen Jingwen (Liu Mu Zi). Semuanya dijalani sembari membajak sawah, memberi makan ayam, hingga bermain di sungai. Bagaimanakah kelanjutan kisahnya?
Romansa Light yang Berbaur Sinematografi Hangat
Syahdu dan tenang. Alih-alih menikmati romansa Lin Xian dan Xiao Man, aku justru menikmati pesona sinematografi dan gaya take gambar yang kalem, elegan, dan hangat. Pencahayaannya terasa betul-betul alami, terutama pada scene di dalam rumah yang kena sinar matahari. Jatuhnya seperti ikut berada di lokasi pedesaannya.
Sejenak, nuansanya mengingatkanku pada gaya take Soul Plate dan Our Generation, sih.
Dari segi akting, Li Zhui Yang terbilang terampil membawakan karakter Lin Xian yang agak tsundere, sedikit songong, tapi sportif. Walau dengan ekspresi datar, aura cemburunya sukses menguar. Bagiku, dia lebih cocok mengenakan busana santai ‘menggembel’ ketimbang saat menjadi CEO dengan setelan jasnya. Rasanya terlalu maksa.
Justru Qu Meng Ru yang rasanya kurang greget ketika Xiao Man masih terjebak love-hate. Seolah-olah, dia sudah tahu plot selanjutnya. Namun dari sisi ekspresif setelahnya, aktingnya memukau dan menggemaskan.
Kehidupan Pedesaan yang Syahdu
Nggak bisa dipungkiri, drama ini betulan bikin teringat drama Our Generation. Sebab, keduanya sama-sama menonjolkan keindahan lanskap pedesaan dan alamnya yang masih asri.
Selain kekuatan visual yang bikin meleleh, drama ini juga memanjakan penonton dengan pemandangan alam pedesaan. Mulai dari hamparan sawah dan ladang, sungai, greenhouse, pegunungan, hingga padang bunga yang cantik. Ditunjang dengan aktivitas masyarakat desa seperti membajak sawah dengan traktor, mencangkul, memberi pakan ayam, berbagi hasil kebun, hingga menjemur hasil panen dan kesibukan menutup dengan plastik sewaktu turun hujan. Sebagai warga desa, hal tersebut terasa relate dan hangat.
Karakter Xiao Man Terkesan Plin Plan, Bikin Darah Tinggi
Kendati memberi sajian pemandangan alam yang ciamik, aku cukup kontra dengan karakter Xiao Man. Apa ya, dia ini rasanya sangat plin plan dan nggak peka, selain kepedulian dan dedikasinya yang tinggi. Buatku, dia juga gampang dimanipulasi. Alih-alih mengumpulkan bukti, Xiao Man langsung percaya pada bualan Jingwen.
Pun pertanyaanku tentang membiarkan seorang laki-laki tinggal di rumah tanpa ikatan pasti. Apalagi statusnya masih tunangan, dengan lokasi pedesaan yang tentu masyarakatnya masih memiliki mindset berhati-hati. Toh, Lin Xian ini kan warga kota, kok tetangga kanan kiri Xiao Man nggak ada perdebatan, pergunjingan, atau penggerebekan sih?
Sisi Kehidupan Peternakan dan Pertanian yang Seru
Sepanjang alur, drama ini nyaris menyajikan gaya romansa light yang nggak bikin eneg, dan gaya pertemanan masing-masing karakter hampir seperti teman se-petualangan.
Penonton jadi belajar teknik bertani dan beternak ala Tiongkok dengan seru dan tidak membosankan. Tentu dengan bumbu love-hate yang kian menggigit.
Kendati demikian, ada satu scene kissing di episode akhir yang membuatku berpikir kalau drama ini layaknya ditonton untuk usia 14 tahun ke atas. By the way, aku memberikan nilai 7,5/10 untuk Don’t Disturb Me Farming.
Identitas Drama
- Judul: Don't Disturb Me Farming
- Sutradara: tidak diketahui
- Genre: love-hate, komedi, romansa, pertanian, peternakan
- Rilis: 6 Maret 2024 - 21 Maret 2024
- Jaringan: Mango TV, Yoyo English Channel
- Negara Asal: China
- Bahasa: Mandarin
- Jumlah Episode: 24
Baca Juga
-
Ulasan Drama Love For You: Saat Hidup Nyeseknya Zhang Jing Yi Nembus Layar
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Gaji Stagnan Harga Barang Naik, Masihkah Orek Tempe Worth It Jadi Penyelamat?
-
The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper
-
Menilik Bakso: Antara Sejarah, Akulturasi Budaya, dan Momen Bareng Keluarga
Artikel Terkait
Ulasan
-
Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai
-
Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops
-
Review The Diplomat Season 1: Hadirkan Plot Twist Penutup yang Mengejutkan!
-
Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain
-
Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja
Terkini
-
Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus
-
Saat Buzzer Lupa Bahwa Suara Rakyat Adalah Suara Nurani
-
Intens dan Powerful! TREASURE Pertegas Identitas Hip-hop di Lagu Shock
-
Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026
-
Full Count Tayang 2027, Kim Rae Won dan Park Hoon Bersaing Jadi Manajer