Entertainment
Prilly Latuconsina Berbagi Pengalaman Tahun Baru di Jepang: Hening!
Pasangan selebritas Prilly Latuconsina dan sang kekasih, Omara Esteghlal, tengah menikmati liburan akhir tahun bersama di Jepang.
Momen ini sekaligus menjadi hadiah ulang tahun manis dari Omara untuk Prilly, yang kemudian dibagikan sang aktris melalui unggahan media sosialnya.
Prilly memperlihatkan sejumlah potret kebersamaan mereka di Tokyo, yang memperlihatkan suasana santai dan penuh kehangatan.
Dalam postingannya, pemain film Danur tersebut mengaku bahwa perjalanan kali ini dijalani tanpa rencana detail.
Mereka hanya menyimpan koper, berjalan mengikuti ke mana kaki membawa, dan berhenti di tempat-tempat kecil yang menarik perhatian.
Menurut Prilly, justru liburan tanpa persiapan seperti itu memberikan kenangan yang menyenangkan.
"Dalam rangka menebus kado ulang tahun ticket kemana saja! No itinerary, drop koper di locker, jalan entah ke mana." tulisnya.
Ia menambahkan bahwa kadang liburan terbaik adalah yang datang spontan tanpa perencanaan.
"Berhenti di kedai kecil ini. Kadang liburan terbaik justru yang gak direncanain," lanjutnya.
Momen Seru di Tokyo DisneySea dan Impian Masa Kecil yang Terwujud
Selama berada di Tokyo, Prilly mengabadikan berbagai pengalaman, mulai dari keramaian Shibuya Crossing hingga keseruan berkunjung ke Tokyo DisneySea.
Salah satu yang paling membekas adalah saat Prilly akhirnya bisa menyaksikan karakter Rapunzel secara langsung, sebuah mimpi yang ia bawa sejak kecil.
Di usianya yang ke-29, ia merasa sangat bahagia saat dapat merasakan pengalaman tersebut meskipun harus mengantri dalam cuaca dingin yang menusuk.
Prilly juga menyampaikan rasa terima kasih khusus untuk Omara yang mewujudkan keinginannya tersebut.
"Prilly kecil lagi kegirangan akhirnya bisa sampai Disney Sea diumur 29 tahun ini," tulisnya.
Dalam unggahan lain berbahasa Inggris, ia menyebut Omara sebagai sosok pria terbaik yang lembut dan baik hati, sekaligus merasa beruntung bisa menyebutnya sebagai pasangan.
"Terima kasih kepada pria paling tampan, lembut, dan baik hati @omara.esteghlal. Aku sangat beruntung bisa menyebutmu sebagai pacarku. Mewujudkan mimpi masa kecilku adalah sesuatu yang akan selalu kusimpan di hatiku selamanya," tulisnya dalam bahasa Inggris.
Baginya, momen kecil berupa impian masa kanak-kanak yang terkabul menjadi hadiah yang akan ia kenang selamanya.
Tahun Baru Tanpa Kembang Api, Tradisi Jepang yang Bikin Prilly Tersentuh
Tidak hanya berwisata, Prilly dan Omara mengalami malam pergantian tahun yang berbeda dari biasanya. Bukan pesta besar atau kembang api meriah, perayaan tahun baru di Jepang berlangsung tenang dan penuh khidmat.
Prilly menggambarkan bagaimana masyarakat lokal memilih berdoa, menuliskan harapan tahun baru, dan menyambut pergantian waktu dengan dentang lonceng. Setelahnya, semua orang bubar dengan tertib dalam suasana yang damai.
"Tahun baru di Jepang sungguh berbeda. Orang sibuk berdoa. Tidak ada kembang api. Hanya ada bel tahun baru. Setelah itu semua bubar," tulisnya, diikuti dengan pengakuan bahwa pengalaman ini memberi makna baru mengenai arti perayaan pergantian tahun.
Ia turut membagikan video bersama Omara yang memperlihatkan suasana malam tahun baru yang hening dan teratur. Menurut Prilly, momen ini membuka perspektif bahwa pergantian tahun bisa menjadi saat refleksi dan harapan, bukan hanya euforia.
"Pengalaman baru yang juga mengajarkanku makna baru dari sebuah perayaan," imbuhnya.
"Sesepi ini tahun baruan di Jepang. Cuma ada New Year's bell, nggak ada kembang api sama sekali. Habis itu bubarannya ya udah tenang, sepi, tertib," ucap Prilly Latuconsina.
"Jadi tadi kegiatannya tuh cuma, mereka tradisinya tuh berdoa kalau tahun baru karena mau mengawali tahun dan menuliskan harapannya gitu. Jadi ini tahun baru yang baru juga ya buat kita ya, pengalaman kayak gini," lanjutnya sembari berbincang dengan sang kekasih.
Melalui perjalanan akhir tahun yang sederhana namun berkesan ini, Prilly Latuconsina tampaknya menikmati kualitas waktu bersama orang terdekat sambil merasakan budaya dan tradisi baru.
Liburan tanpa rencana, momen masa kecil yang terwujud, hingga perayaan tahun baru yang menenangkan menjadi catatan indah sebelum memasuki tahun 2026.