Entertainment

The World Is Dancing Umumkan Rilis Juli, Siap Tampilkan Koreografi Noh Asli

The World Is Dancing Umumkan Rilis Juli, Siap Tampilkan Koreografi Noh Asli
The World Is Dancing (YouTube/SHOCHIKU anime)

Kabar terbaru datang dari dunia anime dengan diumumkannya jadwal tayang untuk The World Is Dancing yang dijadwalkan rilis pada Juli 2026. Bersamaan dengan pengumuman ini, teaser trailer terbaru juga telah dirilis, memperlihatkan sekilas cerita, karakter, serta nuansa historis yang kuat dari serial tersebut.

Anime ini akan mengangkat kisah yang berlatar era Jepang kuno, tepatnya pada masa konflik antara Klan Utara dan Selatan di abad ke-14. Cerita berfokus pada perjalanan seorang anak laki-laki bernama Oniyasha, yang kelak dikenal sebagai tokoh penting dalam perkembangan seni teater tradisional Jepang, Noh.

Karakter utama Oniyasha akan disuarakan oleh Yumiri Hanamori. Sosok Oniyasha digambarkan sebagai anak yang tumbuh dalam keluarga seniman sarugaku, bentuk awal dari seni pertunjukan yang kemudian berkembang menjadi Noh.

Dalam perjalanan hidupnya, Oniyasha sering dihantui oleh pertanyaan sederhana namun mendalam: mengapa manusia menari, dan apa yang membuat sebuah tarian dianggap bermakna.

Perubahan besar dalam hidupnya terjadi ketika ia menyaksikan sebuah pertunjukan yang benar-benar menyentuh perasaannya. Momen tersebut menjadi titik awal dari perjalanan panjangnya dalam memahami makna seni, sekaligus membentuk masa depan sebagai sosok yang kelak dikenal sebagai Zeami, pelopor teater Noh.

Selain pemeran utama, anime ini juga menghadirkan sejumlah pengisi suara ternama lainnya. Simba Tsuchiya akan mengisi suara Ishiya, Maaya Uchida sebagai Kogane, Romi Park sebagai Zojiro, Katsuyuki Konishi sebagai Kan’ami, dan Haruki Ishiya sebagai Junigoro.

Kehadiran karakter Kan'ami, yang merupakan ayah dari Oniyasha, menjadi salah satu elemen penting dalam cerita. Ia dikenal sebagai tokoh berpengaruh dalam perkembangan awal seni Noh, sehingga hubungan antara ayah dan anak ini akan menjadi salah satu fokus emosional dalam narasi.

Dari sisi produksi, anime ini digarap oleh studio CygamesPictures, dengan Toshimasa Kuroyanagi sebagai sutradara

Sementara itu, komposisi seri ditangani oleh Sawako Kawamitsu, dengan desain karakter oleh Keigo Sasaki. Untuk musik, proyek ini menggandeng Daisuke Shinoda guna menghadirkan suasana yang mendukung tema historis dan emosional cerita.

Menariknya, produksi anime ini juga melibatkan ahli seni tradisional untuk menjaga keaslian penggambaran budaya. Aktor Noh ternama Reijiro Tsumura turut berperan sebagai pengawas dalam aspek pertunjukan, sementara koreografi ditangani oleh Kaiji Moriyama, yang dikenal melalui keterlibatannya dalam pembukaan Paralympic Tokyo 2020, bersama dengan koreografer Mikiko Kawamura.

Cerita The World Is Dancing diadaptasi dari manga karya Kazuto Mihara yang telah diserialisasikan di majalah Weekly Morning terbitan Kodansha. Hingga saat ini, manga tersebut telah dirilis dalam enam volume dan juga tersedia dalam versi bahasa Inggris.

Dalam komentarnya, Mihara mengungkapkan rasa senang sekaligus terkejut karena karyanya diadaptasi menjadi anime. Ia menyebut bahwa cerita ini tidak memiliki satu jawaban pasti, melainkan merupakan salah satu dari banyak kemungkinan kisah yang bisa diceritakan.

"Dalam versi anime, karakter dan adegan yang tidak muncul di karya asli juga akan ditampilkan," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa baik pembaca lama maupun penonton baru nantinya tetap dapat menikmati karya ini dari sudut pandang yang berbeda. Mihara pun menambahkan, "Saya berharap cerita ini dapat berkembang lebih luas sebagai bentuk ekspresi baru melalui keunikan ruang dan waktu yang hanya bisa dihadirkan oleh animasi."

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda