Entertainment
Majuro Kaname Wafat saat Garap Manga, Seri Terbaru Berakhir di Chapter 13
Kabar duka datang dari industri manga Jepang. Pada 17 Maret, tim editorial Monthly Shonen Magazine melaporkan penulis manga Majuro Kaname meninggal dunia pada Februari 2026. Kepergian sang kreator terjadi secara mendadak saat ia masih aktif mengerjakan karya terbarunya.
Menurut pernyataan resmi pihak editorial, Majuro Kaname meninggal ketika tengah menulis draf Chapter 14 dari manga terbarunya, Doku wo Kurawaba Sakura Made. Kabar ini mengejutkan banyak pihak karena sang penulis masih berada di tengah proses kreatif dan belum menyelesaikan cerita yang sedang berjalan. Tim editorial mengungkapkan rasa duka mendalam atas kehilangan tersebut serta menyampaikan penghargaan atas dedikasi Kaname selama berkarya.
Dalam pernyataannya, pihak editorial juga menjelaskan bahwa pemakaman telah dilaksanakan secara tertutup bersama keluarga terdekat, sesuai dengan keinginan keluarga. Mereka meminta publik untuk menghormati privasi keluarga di tengah masa berkabung ini.
Majuro Kaname dikenal sebagai penulis yang memiliki gaya khas dalam menggabungkan unsur komedi, drama, dan dinamika karakter yang kuat. Ia telah menghasilkan sejumlah karya yang mendapatkan perhatian pembaca, termasuk manga populer Can You Just Die, My Darling? yang ia kerjakan bersama ilustrator Soso Sakakibara. Karya tersebut pertama kali terbit pada 2015 dan berhasil bertahan hingga sepuluh volume, bahkan dirilis secara digital dalam bahasa Inggris oleh Kodansha USA.
Selain itu, Kaname juga terlibat dalam berbagai proyek lain seperti Goddarian yang diterbitkan melalui platform digital milik Kodansha.
Karya terakhirnya, Doku wo Kurawaba Sakura Made, mulai diserialisasikan pada Oktober 2025 melalui platform Getsu Maga Kichi. Manga ini merupakan hasil kolaborasi dengan ilustrator Takahiro Oba. Namun, kepergian Kaname membuat proyek tersebut tidak dapat dilanjutkan sesuai rencana awal.
Tim editorial menyampaikan bahwa cerita asli manga tersebut saat ini telah tersedia hingga Chapter 13. Dengan mempertimbangkan keinginan keluarga dan ilustrator, diputuskan bahwa serial ini akan diselesaikan hingga Chapter 13 saja. Chapter tersebut akan menjadi penutup resmi cerita sekaligus akhir dari volume kedua manga ini.
Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap karya dan visi asli Majuro Kaname. Pihak penerbit menegaskan bahwa mereka tidak akan melanjutkan cerita di luar materi yang telah ditinggalkan oleh sang penulis. Sebagai gantinya, mereka berencana merilis edisi kompilasi yang mencakup seluruh chapter hingga akhir, sehingga pembaca tetap dapat menikmati karya tersebut secara utuh sesuai dengan versi yang ada.
Meski berakhir lebih cepat dari rencana semula, tim editorial menyampaikan rasa terima kasih kepada para pembaca yang telah memberikan dukungan terhadap manga ini sejak awal perilisannya. Mereka juga berjanji akan mengumumkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal rilis volume terakhir melalui kanal resmi.
Kepergian Majuro Kaname meninggalkan duka mendalam tidak hanya bagi keluarga dan rekan kerja, tetapi juga bagi komunitas manga secara luas. Banyak penggemar yang menyampaikan rasa kehilangan sekaligus apresiasi atas karya-karya yang telah ia hasilkan. Di berbagai platform media sosial, pembaca membagikan momen favorit mereka dari karya Kaname sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Dalam dunia kreatif, kepergian seorang kreator di tengah proses berkarya sering kali menimbulkan pertanyaan tentang kelanjutan proyek yang belum selesai. Namun, dalam kasus ini, keputusan untuk mengakhiri cerita sesuai dengan materi yang ada dianggap sebagai langkah yang menghormati integritas karya sekaligus keinginan pihak keluarga.
Majuro Kaname akan selalu dikenang sebagai penulis yang mampu menghadirkan cerita dengan emosi yang kuat dan karakter yang berkesan. Meskipun perjalanan kariernya terhenti lebih cepat, warisan karyanya akan terus hidup dan dinikmati oleh para pembaca di seluruh dunia.