Entertainment
Shozen, Anime Adaptasi Komik Tiongkok Shang Shan, Dijadwalkan Tayang 2027
Komik asal Tiongkok berjudul Shang Shan karya Jiang Jia Meizi dipastikan akan diadaptasi menjadi serial anime televisi berjudul Shozen, yang dijadwalkan tayang pada 2027.
Informasi ini diumumkan bersamaan dengan peluncuran situs resmi versi Jepang serta akun media sosial X (sebelumnya Twitter) pada 17 Maret 2026, lengkap dengan teaser trailer dan visual perdana.
Serial ini nantinya akan ditayangkan di Fuji TV, tepatnya dalam blok program B8station yang dikenal sering menayangkan konten animasi dengan asal-usul Tiongkok untuk penonton Jepang.
Dari sisi produksi, anime ini akan digarap oleh dua studio, yaitu Dangun Pictures dan Cannon Code. Sementara itu, posisi sutradara sekaligus penulis naskah dipercayakan kepada Itsuro Kawasaki, yang sebelumnya dikenal lewat karya seperti Magical Girl Ore dan The Foolish Angel Dances with the Devil.
Dalam pernyataannya, Kawasaki mengungkapkan bahwa ia langsung tertarik pada cerita Shozen sejak pertama kali membacanya, meskipun saat itu belum tersedia dalam versi resmi bahasa Jepang.
Menurut Kawasaki, daya tarik utama karya ini terletak pada karakter-karakternya yang kuat serta alur cerita yang unik. Ia juga menyoroti gaya penceritaan yang memberikan ruang interpretasi luas bagi pembaca.
"Menarik sekali melihat bagaimana interpretasi terhadap cerita ini bisa berbeda-beda pada setiap orang, bahkan saat diskusi penulisan naskah berlangsung. Menyadari bahwa karya ini mampu menghadirkan berbagai bentuk kesenangan bagi beragam penonton semakin menguatkan tekad saya untuk mengadaptasinya menjadi anime," ujarnya.
Ia menambahkan, "Saya menyadari bahwa tantangan dalam proses produksi anime ini masih akan terus berlanjut untuk beberapa waktu ke depan. Namun, kami bertekad untuk menyelesaikan anime yang luar biasa ini dan menghadirkannya kepada kalian. Mohon bersabar sedikit lagi."
Tim kreatif lainnya juga diisi oleh nama-nama berpengalaman. Eri Osada bertindak sebagai desainer karakter sekaligus kepala sutradara animasi, sementara Yoshihiro Sugano dipercaya sebagai sutradara aksi.
Dari segi pengisi suara, anime ini menghadirkan jajaran seiyuu ternama. Rina Kawaguchi akan mengisi suara karakter utama Shozen, sementara Hiroshi Kamiya memerankan Dozen, seorang pendeta Tao yang menjadi tokoh penting dalam cerita. Selain itu, turut bergabung Daisuke Sakuma sebagai Ryojin, Aoi Yuki sebagai Kensei, dan Ayumu Murase sebagai Chiro.
Secara garis besar, cerita Shozen mengikuti perjalanan seorang pendeta Tao bernama Dozen yang berkelana untuk membasmi roh jahat dan iblis. Dalam perjalanannya, ia menemukan seorang gadis kecil yang dibesarkan oleh makhluk supranatural atau yokai. Gadis tersebut tidak memahami emosi manusia maupun konsep cinta. Dozen kemudian memberinya nama Shozen dan memutuskan untuk menjadikannya murid sekaligus menemani perjalanannya.
Kisah ini berfokus pada perjalanan Shozen dalam memahami arti menjadi manusia. Melalui berbagai pengalaman dan interaksi, ia perlahan belajar tentang kebaikan, kasih sayang, dan emosi yang selama ini asing baginya.
Adaptasi ini juga menjadi contoh nyata meningkatnya kolaborasi antara industri kreatif Jepang dan Tiongkok, khususnya dalam bidang animasi. Dengan popularitas platform seperti Bilibili Manga, karya-karya manhua kini semakin mudah diakses dan memiliki peluang lebih besar untuk diadaptasi ke berbagai format, termasuk anime.
Antusiasme penggemar pun mulai terlihat sejak pengumuman resmi dirilis. Banyak yang menantikan bagaimana cerita emosional dan penuh makna ini akan diwujudkan dalam bentuk animasi.
Meski masih harus menunggu hingga 2027, kehadiran teaser awal sudah cukup memberikan gambaran tentang kualitas yang ditawarkan. Para penggemar kini hanya perlu bersabar sambil menantikan perkembangan selanjutnya dari proyek adaptasi yang menjanjikan ini.