Entertainment
Anime Romansa Adaptasi Novel Ini Hadirkan Karakter Tunanetra, Debut Juli
Serial anime romansa berjudul Love Unseen Beneath the Clear Night Sky dipastikan akan tayang mulai Juli 2026 di Jepang. Informasi ini diumumkan secara resmi dalam ajang GA FES 2026. Bersamaan dengan pengumuman tersebut, pihak produksi juga merilis teaser trailer, teaser visual, serta mengungkap jajaran pengisi suara dan staf utama yang terlibat dalam proyek ini.
Anime ini diadaptasi dari light novel berjudul Tomei na Yoru ni Kakeru Kimi to, Me ni Mienai Koi wo Shita karya Nanigashi Shima dengan ilustrasi oleh raemz. Novel tersebut diterbitkan oleh SB Creative di bawah label GA Bunko dan pertama kali dirilis pada Agustus 2023.
Karya ini meraih penghargaan Grand Prize dalam ajang GA Bunko Award ke-15 dan juga masuk jajaran atas peringkat Kono Light Novel ga Sugoi! 2024, sebuah pencapaian yang menunjukkan kualitas cerita dan penerimaan yang sangat baik dari pembaca.
Kisahnya berfokus pada Kakeru Sorano, seorang mahasiswa baru yang pemalu dan cenderung menutup diri dari lingkungan sosial. Ia dipertemukan dengan Koharu Fuyutsuki, seorang gadis tunanetra yang memiliki kepribadian hangat, ceria, dan penuh semangat menjalani hidup. Pertemuan mereka terjadi dalam suasana sederhana, namun perlahan berkembang menjadi hubungan emosional yang dalam.
Seperti dijelaskan oleh Crunchyroll, cerita ini menyoroti bagaimana dua individu dengan "keterbatasan" masing-masing saling menemukan cahaya dan harapan melalui kehadiran satu sama lain.
Deretan pemeran utama anime ini juga menjadi daya tarik tersendiri. Miyu Irino (Haku di Spirited Away, Shoya Ishida di A Silent Voice) dipercaya mengisi suara Kakeru Sorano, sementara Saori Hayami (Yor Briar di Spy x Family, Shinobu Kocho di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba) memerankan Koharu Fuyutsuki. Keduanya sebelumnya telah terlibat dalam versi short recital dan kembali menghidupkan karakter yang sama.
Selain itu, Konomi Kohara (Chika Fujiwara di Kaguya-sama: Love Is War) akan mengisi suara Yuko Hayase, teman dekat Koharu yang ditemuinya sejak masa orientasi kampus, dan Yohei Azakami (Kyoji Arakawa di Akane-banashi) berperan sebagai Ushio Narumi, teman sekamar Kakeru yang berkepribadian lebih terbuka.
Dari sisi produksi, anime ini disutradarai oleh Joe Yoshizaki di studio MAKARIA. Yoshizaki sebelumnya dikenal lewat karyanya di The Brilliant Healer's New Life in the Shadows dan Kakuriyo: Bed & Breakfast for Spirits.
Penulisan komposisi seri ditangani oleh Yuko Kakihara, yang juga terlibat dalam anime populer seperti The Apothecary Diaries dan Blue Box. Desain karakter dikerjakan oleh Yoshihiro Sawada bersama Yuzuki Ishii, sementara arahan suara dipercayakan kepada Satoshi Motoyama.
Dalam komentar resminya, Miyu Irino menyampaikan bahwa cerita ini mengingatkan penonton untuk menghargai perasaan yang lahir dari hati, bukan sekadar apa yang tampak di permukaan.
"Pertemuan Kakeru dengan Koharu, serta bagaimana pertemuan itu mengubah keduanya, adalah hal yang ingin saya gambarkan dengan penuh kehati-hatian. Saya harap kalian menantikan kisah mereka," ujar Irino.
Saori Hayami juga menekankan bahwa anime ini merupakan kisah cinta yang murni dan hangat, serta digarap dengan perhatian besar terhadap atmosfer lembut yang menjadi ciri utamanya.
"Saya menjalani proses rekaman dengan sangat memperhatikan atmosfer lembut yang menjadi ciri khas seri ini. Cerita terutama berkembang melalui percakapan antar sejumlah kecil karakter, dan seluruh tim bekerja dengan kompak serta menyenangkan selama sesi rekaman. Saya harap penonton dapat menikmati ceritanya bersama visual dan musiknya," jelas Hayami.
Sementara itu, Konomi Kohara menjelaskan keterlibatan karakternya dalam kehidupan Koharu yang hidup tanpa penglihatan.
"Yuko, karakter yang saya perankan, adalah gadis yang ceria dan blak-blakan. Saya harap kalian dapat menikmati bagaimana ia terlibat dalam kehidupan Kakeru dan Koharu. Dunia Koharu yang tanpa penglihatan, serta sensasi yang ia rasakan melalui kelima indranya, digambarkan dengan cara yang begitu misterius hingga membuat kita ingin menghargai hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Terakhir, Yohei Azakami mengungkapkan tantangan tersendiri dalam memerankan karakter yang menggunakan dialek Kansai.
"Memerankan karakter dengan dialek Kansai merupakan tantangan bagi saya. Namun, Ushio sebenarnya memiliki latar belakang dari Gunma dan Hyogo. Sebagai pengisi suara asal Gunma, saya akan menjalani peran ini hingga akhir," tuturnya.
Selain adaptasi anime, Love Unseen Beneath the Clear Night Sky juga telah menginspirasi berbagai bentuk adaptasi lain. Sebuah serial live-action mulai tayang pada Desember 2025, manga adaptasi diluncurkan melalui platform Manga UP! milik Square Enix, dan sekuel novel berjudul Love Unseen Beneath a Colorful Night Sky dirilis pada 2024. Yen Press juga telah menerbitkan versi bahasa Inggris dari novel aslinya.