Entertainment
Film Anime Mononoke 3 Rilis Trailer Baru, Siap Tayang Mei 2026 di Jepang
Kabar terbaru datang dari dunia anime Jepang dengan dirilisnya trailer kedua untuk film Mononoke the Movie: Chapter 3 – Snake God.
Film ini merupakan bagian ketiga dari trilogi layar lebar waralaba Mononoke yang telah lama dinantikan oleh para penggemar.
Bersamaan dengan trailer terbaru, tim produksi juga mengungkap sejumlah detail penting, termasuk lagu tema, visual utama, serta tambahan jajaran pengisi suara.
Film ini dijadwalkan tayang perdana di Jepang pada 29 Mei 2026. Trailer terbaru yang dirilis turut menampilkan cuplikan lagu tema berjudul No Epilogue yang dibawakan oleh Aina The End.
Selain itu, dua pengisi suara baru juga diumumkan akan bergabung dalam proyek ini. Yukana akan mengisi suara karakter Amanotsubone, seorang pengasuh bagi kaisar ketiga, sementara Eiji Takemoto akan memerankan Saku Mizorogi, leluhur dari tokoh penting dalam cerita. Kehadiran mereka melengkapi jajaran cast yang sebelumnya telah diumumkan, termasuk Miyuki Sawashiro dan Fumi Hirano.
Cerita dalam film ketiga ini akan melanjutkan kisah misterius sang penjual obat atau Medicine Seller, yang kembali diperankan oleh Hiroshi Kamiya.
Setelah dua peristiwa besar yang melibatkan makhluk supernatural atau Mononoke, suasana di dalam istana tampak kembali tenang. Namun, ketenangan tersebut ternyata hanya sementara, karena kehadiran kekuatan misterius kembali terasa.
Plot berfokus pada kemunculan Mononoke berbentuk ular raksasa yang dikenal sebagai Snake God. Makhluk ini muncul di tengah serangkaian kejadian aneh, termasuk gempa bumi yang tidak wajar serta insiden kematian tragis di dalam istana Ooku.
Untuk mengalahkan makhluk tersebut, sang Medicine Seller harus mengungkap tiga elemen penting, yaitu bentuk (form), kebenaran (truth), dan alasan (reason), sebelum dapat menggunakan pedang pembasmi iblisnya.
Cerita juga menggali latar belakang emosional yang kuat, termasuk kisah tragis seorang permaisuri yang meninggal setelah melahirkan pewaris takhta. Perasaan penyesalan dan kemarahan yang terpendam diyakini menjadi salah satu pemicu munculnya kekuatan jahat tersebut.
Dikutip dari Anime News Network, akar konflik dalam film ini bahkan berkaitan dengan peristiwa yang terjadi sekitar 150 tahun sebelumnya, menjadikannya cerita yang sarat dengan misteri sejarah.
Dari sisi produksi, proyek ini kembali melibatkan Kenji Nakamura sebagai sutradara utama, dengan Tomoaki Koshida sebagai sutradara film. Produksi animasi dikerjakan oleh Twin Engine bersama Studio Kafka dan EOTA.
Sebagai bagian dari trilogi, film ini melanjutkan kesuksesan dua film sebelumnya, yaitu Mononoke the Movie: Phantom in the Rain yang dirilis pada 2024 dan Mononoke the Movie: The Ashes of Rage yang tayang pada 2025. Kedua film tersebut mendapatkan respons positif, bahkan film pertama berhasil meraih penghargaan dalam ajang Fantasia International Film Festival.
Waralaba Mononoke sendiri berawal dari serial anime yang tayang pada tahun 2007 sebagai spin-off dari Ayakashi Samurai Horror Tales. Serial ini dikenal karena pendekatan visualnya yang unik serta cerita yang menggabungkan elemen horor, psikologi, dan budaya Jepang klasik.
Dengan dirilisnya trailer terbaru, antusiasme penggemar terhadap film ketiga ini semakin meningkat. Film ini diprediksi akan menjadi penutup yang kuat bagi trilogi Mononoke, sekaligus menghadirkan konflik terbesar yang pernah dihadapi oleh sang Medicine Seller.
Para penggemar kini hanya tinggal menantikan bagaimana kisah penuh misteri ini akan mencapai klimaksnya saat tayang di bioskop Jepang pada akhir Mei mendatang.