Entertainment
Spesial 20 Tahun, The Girl Who Leapt Through Time Tayang 4K di Jepang
Film anime The Girl Who Leapt Through Time akan kembali kembali hadir ke layar lebar Jepang dalam format 4K untuk merayakan ulang tahun ke-20 penayangannya.
Melansir Natalie.mu pada Selasa (14/04/2026), pemutaran film dalam format 4K ini dijadwalkan akan diputar pada 3 Juli 2026 di 147 bioskop di Jepang, diperkirakan akan ada penambahan bioskop di masa mendatang.
Film ini pertama kali dirilis pada 15 Juli 2006 berdasarkan novel karya Yasutaka Tsutsui dan disutradarai oleh Mamoru Hosoda. Mengisahkan Makoto Konno, seorang siswa SMA yang secara tidak sengaja memperoleh kemampuan untuk melompati waktu (time leap) dan melakukan perjalanan ke masa lalu.
Seiring berjalannya cerita, ia mulai menyadari bahaya bahwa setiap mengubah masa lalu akan membawa konsekuensi bagi dirinya dan orang lain. Film anime ini menghadirkan kisah yang hangat sekaligus menyentuh tentang kehidupan, pilihan, dan masa depan.
Film ini dengan cepat menarik perhatian publik berkat konsep cerita yang menarik, unik, serta pendekatan emosional yang kuat.
Menariknya, film ini awalnya diputar hanya di 6 bioskop saja. Namun, berkat promosi dari mulut ke mulut yang begitu cepat popularitasnya meningkat pesat hingga akhirnya diputar di lebih dari 100 bioskop di seluruh Jepang–sebuah pencapaian langka yang menegaskan daya tarik film The Girl Who Leapt Through Time di kalangan penonton.
Dari segi prestasi berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi di Jepang maupun internasional, seperti mendapatkan penghargaan bergengsi sebagai “Special Distinction for Feature Films” di Festival Animasi Internasional Annecy, memenangkan “Best Animated Film” di Japan Academy Film Prize, dan masih banyak lagi.
Selain itu, film ini juga berhasil mencetak rekor sebagai film dengan masa tayang panjang sekitar 40 minggu dan mendapat ulasan positif serta pujian luas dari kritikus dan penonton. Gaya penyutradaraan yang khas dari Mamoru Hosoda, dipadukan dengan cerita yang emosional dan dekat dengan kehidupan remaja, menjadikan film ini sebagai salah satu karya anime klasik yang terus dikenang hingga kini.
Anime film The Girl Who Leapt Through Time merupakan karya film orisinil pertama Mamoru Hosoda setelah ia meninggalkan Toei Animation. Film ini menjadi titik balik penting dalam kariernya sekaligus membuka jalan untuk meraih pengakuan yang lebih luas sebelum menyutradarai film anime Summer Wars.
Sebagai bagian dari perayaan, juga digelar pemeran bertajuk The Creative Origins of Mamoru Hosoda Exhibition yang menampilkan materi produksi dari film The Girl Who Leapt Through Time, Summer Wars, dan Wolf Children, yang merupakan film karya orisinalnya. Pameran ini juga akan mengeksplorasi lebih dalam sumber inspirasi sang sutradara serta proses perjalanan kreatifnya dalam menghasilkan karya-karya film anime yang ikonik.
Pameran The Creative Origins of Mamoru Hosoda Exhibition atau Hosoda Mamoru no Genten/Ten dijadwalkan berlangsung mulai 18 Juni 2026 di Creative Museum Tokyo, sebelum kemudian berlanjut ke Osaka pada 28 Oktober, dan dilanjutkan ke Fukuoka mulai 22 Januari 2027, memberikan kesempatan bagi lebih banyak penggemar untuk menikmati jejak kreatif Hosoda secara langsung.
Dengan ditayangkan ulang di bioskop-bioskop Jepang dalam versi 4K ini, film anime The Girl Who Leapt Through Time kembali mengukuhkan posisinya sebagai karya yang tak lekang oleh waktu. Pemutaran ulang ini bukan hanya sekedar perayaan ulang tahun karya Mamoru Hosoda, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap film yang telah memberikan kesan mendalam bagi penontonnya selama dua dekade terakhir.