Entertainment
Rilis Volume ke-7, Light Novel Dinners with My Darling Umumkan Versi Anime
Light novel bergenre romance fantasy Dinners with My Darling: How the Former Monster King Ate Her Way to Happiness (Aisanai to Iwaremashite mo: Moto Mao no Hakushaku Reijo wa Kimajime Gunjin ni Edzuke o Sarete Shiawase ni Naru) resmi diumumkan akan mendapatkan adaptasi anime.
Informasi ini terungkap bersamaan dengan perilisan volume ketujuh light novel tersebut di Jepang, meski detail lebih lanjut seperti tanggal tayang, staf produksi, maupun pengisi suara masih belum diumumkan.
Karya ini ditulis oleh Mugi Mameta dan pertama kali dipublikasikan sebagai web novel di platform Shosetsuka ni Naro pada April 2022. Popularitasnya yang meningkat pesat membuat seri ini kemudian diakuisisi oleh penerbit Futabasha dan diterbitkan dalam format cetak di bawah label M Novels f mulai Oktober 2022, dengan ilustrasi oleh Nagisa Hanazome. Hingga saat ini, total tujuh volume telah dirilis, dan keseluruhan seri dilaporkan telah mencapai lebih dari 1,8 juta kopi dalam peredaran, sebagaimana dilaporkan oleh Anime News Network.
Tidak hanya berhenti pada format novel, kisah ini juga diadaptasi menjadi manga oleh Toi Ishino yang mulai diserialisasikan pada Januari 2023 melalui layanan Gaugau Monster. Adaptasi anime yang akan datang bahkan disebut akan mengangkat versi manga ini.
Dari segi cerita, Dinners with My Darling menawarkan konsep yang cukup unik dalam genre romance. Kisahnya berpusat pada Abigail, seorang putri bangsawan yang ternyata merupakan reinkarnasi dari mantan Raja Iblis. Meskipun memiliki latar belakang luar biasa, kehidupan Abigail tidaklah mudah. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang tidak memperlakukannya dengan baik, membuatnya mendambakan kehidupan yang lebih stabil, terutama dalam hal sederhana seperti makanan.
Segalanya berubah ketika ia menjalani pernikahan politik dengan seorang pria militer bernama Gerald. Namun, pada malam pertama pernikahan mereka, Gerald dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak akan mencintainya. Pernyataan tersebut membuat Abigail panik, bukan hanya karena aspek emosional, tetapi juga karena ia khawatir tidak akan mendapatkan makanan yang layak. Premis ini menghadirkan kombinasi unik antara drama, komedi, dan elemen kuliner yang jarang ditemukan dalam cerita sejenis.
Seiring berjalannya waktu, hubungan antara Abigail dan suaminya mulai berkembang secara perlahan. Melalui makanan dan interaksi sehari-hari, Abigail berusaha membangun kedekatan dengan Gerald serta orang-orang di sekitarnya. Pendekatan ini memberikan nuansa hangat dan menyentuh, sekaligus menampilkan perjalanan karakter dalam menemukan kebahagiaan dengan cara yang sederhana namun bermakna.
Keunikan cerita ini juga terletak pada bagaimana elemen "food-based romance" diolah. Alih-alih hanya menjadi latar belakang, makanan menjadi simbol penting dalam perkembangan hubungan antar karakter. Setiap hidangan yang disajikan tidak hanya menggambarkan keahlian atau selera, tetapi juga emosi dan niat yang ingin disampaikan.
Prestasi seri ini juga patut diperhitungkan. Selain angka penjualan yang tinggi, Dinners with My Darling berhasil meraih peringkat ketiga dalam kategori tankobon pada ajang Next Light Novel Awards 2023. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa karya ini mendapatkan pengakuan luas dari pembaca dan industri.
Dengan diumumkannya adaptasi anime, ekspektasi terhadap seri ini pun semakin meningkat. Banyak penggemar berharap bahwa versi animenya dapat mempertahankan kehangatan cerita sekaligus menghadirkan visual yang mampu menghidupkan karakter Abigail dan dunia yang ia tinggali. Mengingat tren adaptasi light novel yang semakin berkembang, proyek ini memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu anime yang mencuri perhatian saat dirilis nanti.