Entertainment
Film Sekiro: No Defeat Umumkan Tayang Terbatas di Jepang Mulai 4 September
Adaptasi anime dari game populer Sekiro: Shadows Die Twice akhirnya membagikan informasi terbaru yang langsung menarik perhatian penggemar. Melalui situs resmi dan akun media sosialnya, anime berjudul Sekiro: No Defeat mengumumkan jadwal penayangan bioskop terbatas di Jepang mulai 4 September 2026 selama tiga minggu.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, visual utama terbaru juga diperlihatkan. Gambar itu menampilkan Sekiro atau Wolf bersama Kuro, sang Divine Heir, berdiri di tengah salju berlumuran darah dengan tagline: "To live and die, together."
Anime ini merupakan adaptasi dari game aksi besutan FromSoftware yang disutradarai oleh Hidetaka Miyazaki. Game tersebut pertama kali dirilis pada Maret 2019 untuk PlayStation 4, Xbox One, dan PC melalui Steam. Dalam waktu kurang dari 10 hari setelah peluncurannya, game ini berhasil terjual lebih dari dua juta kopi di seluruh dunia.
Menurut deskripsi resmi dari Activision, cerita Sekiro: Shadows Die Twice berlatar Jepang era Sengoku pada akhir tahun 1500-an, masa penuh perang dan konflik berdarah. Pemain mengikuti perjalanan seorang shinobi berlengan satu bernama Wolf yang berusaha menyelamatkan tuannya sekaligus membalas dendam kepada musuh bebuyutannya.
Anime Sekiro: No Defeat akan mengangkat kisah hubungan antara Sekiro dan Kuro, sang pewaris darah suci. Cerita berfokus pada perjuangan mereka untuk menjaga keseimbangan negeri Ashina yang berada di ambang kehancuran akibat perang dan kekuatan terlarang.
Dalam sinopsis resminya dijelaskan bahwa wilayah Ashina menghadapi ancaman besar dari Interior Ministry. Demi melindungi tanah kelahirannya, Genichiro Ashina mulai menggunakan kekuatan terlarang. Di tengah kekacauan tersebut, harapan terakhir berada pada Kuro dan pengawalnya yang setia, Sekiro.
Produksi anime ini ditangani oleh Qzil.la dengan Kenichi Kutsuna sebagai sutradara utama. Ia sebelumnya dikenal melalui pekerjaannya di opening anime The Fire Hunter. Posisi asisten sutradara diisi oleh Shunsuke Fukui, sementara naskah ditulis oleh Takuya Satou.
Desain karakter anime ini digarap oleh Takahiro Kishida yang dikenal lewat karya seperti Haikyu!! dan Durarara!!. Untuk musik, proyek ini mempercayakan komposisinya kepada Shuta Hasunuma.
Selain itu, anime ini juga menggunakan lagu tema Blu dari album milik mendiang Ryuichi Sakamoto, yaitu The Best of Playing the Orchestra 2014. Penggunaan musik dari Sakamoto disebut semakin memperkuat atmosfer emosional dan dramatis dalam anime.
Deretan pengisi suara dari game asli juga dipastikan kembali memerankan karakter mereka. Daisuke Namikawa kembali mengisi suara Sekiro, sementara Miyuki Sato memerankan Kuro. Selain itu, Kenjiro Tsuda kembali sebagai Genichiro Ashina bersama sejumlah seiyuu veteran lainnya.
Anime ini sebelumnya sempat menjadi perbincangan karena studio Qzil.la dikenal memiliki keterkaitan dengan berbagai proyek teknologi AI. Sebagian penggemar khawatir produksi anime akan menggunakan generative AI. Namun, komite produksi telah mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa tidak ada penggunaan AI generatif dalam pembuatan Sekiro: No Defeat.
Pernyataan tersebut cukup penting karena banyak penggemar berharap kualitas animasi tetap dikerjakan secara tradisional demi menjaga nuansa artistik khas dunia Sekiro.
Selain tayang di bioskop Jepang, anime ini juga dipastikan akan hadir secara global melalui Crunchyroll Official Website pada 2026. Platform tersebut akan menayangkan anime secara eksklusif di berbagai wilayah dunia, kecuali Jepang, China, Korea, Rusia, dan Belarus.
Tak hanya itu, Sekiro: No Defeat juga dijadwalkan tampil dalam Annecy International Animation Film Festival 2026 pada kategori Midnight Specials. Kategori tersebut dikenal menampilkan karya animasi eksperimental, gelap, dan penuh aksi intens.