Entertainment
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!
Di Luar Nurul adalah serial terbaru Vidio yang dirilis pada 5/6/2026 lalu. Serial garapan Screenplay Films ini berjumlah delapan episode dan menayangkan episode terbaru setiap hari Jumat.
Cuplikan Di Luar Nurul ramai menjadi perbincangan di media sosial, terutama TikTok dan Instagram. Oleh karena itu, banyak warganet yang awalnya tidak tahu jadi penasaran dan ikut menonton serial remaja ini.
Berikut beberapa poin penting yang menurut penulis jadi alasan serial Di Luar Nurul disukai penikmat serial drama. Simak artikelnya sampai selesai, ya!
1. Mengangkat tema perjodohan yang sedikit berbeda

Perjodohan sudah menjadi tema yang lazim dalam serial drama Indonesia. Sebelum Di Luar Nurul, sudah ada beberapa drama yang mengusung tema serupa, seperti Wedding Agreement the Series dan Santri Pilihan Bunda. Pada masa penayangannya, series yang diadaptasi dari novel Wattpad ini sama-sama meledak serta berlanjut hingga musim kedua.
Namun, Di Luar Nurul sedikit berbeda. Serial ini datang dari ide orisinal, bukan adaptasi. Walau perjodohan, cerita Di Luar Nurul memiliki nuansa yang lebih Gen Z, asik, ditambah judul yang sedikit nyeleneh.
Di luar itu semua, kita tidak bisa menampik fakta bahwa tema perjodohan memang lebih mudah dinikmati oleh berbagai kalangan.
2. Diperankan para aktor yang bukan 'itu-itu lagi'

Sejauh ini serial-serial Indonesia dominan diisi oleh wajah yang sama, terutama untuk pemeran utama. Di Luar Nurul seperti membawa harapan baru bahwa ada banyak aktor muda potensial yang harusnya layak diberi kesempatan luas untuk berkarya.
Gabriel Harun Giroux (pemeran Bagas) adalah aktor yang masih tergolong baru. Di Luar Nurul merupakan serial web pertamanya, setelah berakting di sinetron Magic 5. Sementara itu, Nayla Purnama memang bukan nama baru. Aktris cilik ini berkecimpung di dunia seni peran sejak tahun 2014 sehingga kemampuan aktingnya sudah tak perlu diragukan lagi.
Sementara itu, para pemeran pendukung juga menampilkan akting yang cukup menjanjikan dan tidak membuat dahi mengerut saat menonton.
3. Chemistry Bagas-Kania yang bikin senyum-senyum gemas

Mendukung alasan kedua, pemeran Di Luar Nurul adalah wajah-wajah baru sehingga tidak ada ekspektasi berlebih bahwa chemistry pemeran utama akan membuat penonton terhanyut. Namun, ternyata Gabriella sebagai Bagas dan Nayla sebagai Kania berhasil melakukan hal itu.
Akting Gabriella sebagai cowok cool dan bad boy sangat cocok dan pas. Memang masih terlihat sedikit kaku, tetapi tidak sampai menganggu, terlebih saat memasuki episode 3 dan 4. Saat Bagas mulai menunjukkan rasa suka pada Kania dan ketika ia terang-terangan cemburu saat Kania dekat dengan Ammar (diperankan Rassya Hidayah). Bagas diperlihatkan jatuh cinta duluan, padahal sebelumnya mengaku jika Kania bukan tipenya. Bagaimana penonton tidak baper dan mengharapkan sosok Bagas ada di dunia nyata?
Begitu juga dengan Nayla Purnama. Pengalaman akting sejak kecil membuatnya tampil stand out. Dua bintang ini sukses membangun chemistry meski baru pertama kali dipasangkan dalam proyek yang sama. Visual mereka juga dinilai sangat setara, loh.
4. Alur cerita yang bikin penasaran dan menebak-nebak

Cuplikan episode lima yang dipastikan tayang Jumat depan menyisakan ruang tanda tanya besar. Pasalnya, penonton sudah dibuat bahagia karena Kania dan Bagas sudah dipastikan melanjutkan perjodohan mereka. Selain itu, terdapat juga potongan adegan yang memperlihatkan mereka sedang menjalani masa butterfly era.
Namun, penonton kembali dibuat siap-siap patah hati karena potongan adegan Kania dan Bagas terancam dikeluarkan dari sekolah karena Bagas ketahuan mabuk di klub dan sebagainya. Penonton pun seperti diajak naik roller coaster karena momen manis Kania-Bagas terhitung masih sedikit.
Udah momen manis seuprit, saltingnya juga ditunda-tunda mulu, gimana penonton nggak gemas dan makin penasaran buat nonton episode selanjutnya?
Itulah empat alasan serial Di Luar Nurul diminati oleh penonton serial drama, baik yang masih berusia belasan hingga yang sudah memasuki usia 20--30 tahun. Pemainnya fresh dan alur cerita juga termasuk cukup ringan dengan sentuhan angst agar tetap punya dinamika. Bagaimana menurut kamu?