Entertainment
Sukses di Bioskop, Project Hail Mary Bakal Hadir di Prime Video Mulai Besok
Film Project Hail Mary bakal segera hadir di Prime Video setelah mencatat kesuksesan besar selama penayangannya di bioskop. Amazon mengumumkan film yang dibintangi Ryan Gosling itu mulai bisa disaksikan mulai 3 Juli 2026.
Selama penayangan di bioskop, Project Hail Mary meraup pendapatan lebih dari US$683 juta di box office global. Capaian tersebut menjadikannya salah satu film fiksi ilmiah paling sukses pada 2026 sekaligus memecahkan sejumlah rekor bagi studio.
Kesuksesan Project Hail Mary juga tercermin dari respons kritikus dan penonton. Terhitung hingga saat ini, film tersebut mengantongi skor 94 persen dari kritikus dan 95 persen dari penonton di Rotten Tomatoes.
Secara umum, film ini dipuji berkat visual luar angkasanya yang memukau, kisah yang emosional, serta penampilan Ryan Gosling sebagai tokoh utama.
Performa film di Prime Video nantinya juga akan menjadi tolok ukur penting untuk melihat apakah Project Hail Mary mampu mempertahankan popularitasnya setelah meninggalkan layar lebar.
Project Hail Mary sendiri mengikuti kisah Ryland Grace (Ryan Gosling), seorang guru IPA sekolah menengah yang tanpa diduga menjadi harapan terakhir umat manusia.
Ia terbangun sendirian di sebuah pesawat luar angkasa dalam keadaan bingung, kehilangan ingatan, dan berada sangat jauh dari Bumi.
Melalui serangkaian kilas balik, terungkap bahwa sebelum menjalankan misi tersebut, Grace menjelaskan kepada murid-muridnya mengenai fenomena misterius bernama Petrova Line, jejak inframerah yang muncul di antara Matahari dan Venus.
Fenomena itu menjadi pertanda bahwa Matahari perlahan meredup, kondisi yang berpotensi memicu bencana global dan mengancam kelangsungan hidup di Bumi.
Keahlian Grace sebagai doktor biologi molekuler menarik perhatian Eva Stratt (Sandra Hüller), pemimpin misi internasional yang ditugaskan mencari penyebab fenomena tersebut.
Dari penelitian yang dilakukan, Grace menemukan mikroorganisme asing yang memakan radiasi elektromagnetik. Ia kemudian menamai organisme itu Astrophage.
Penemuan tersebut menjadi titik awal pembangunan pesawat luar angkasa khusus yang dirancang untuk menuju satu-satunya bintang yang diyakini belum terinfit Astrophage.
Grace pun bergabung dengan tim ilmuwan, insinyur, dan astronaut dalam misi berisiko tinggi untuk menemukan cara menyelamatkan Bumi.
Di tengah perjalanan, Grace bertemu makhluk luar angkasa berbentuk batu yang kemudian ia beri nama Rocky, yang disuarakan James Ortiz. Rocky berasal dari planet lain yang ternyata menghadapi ancaman Astrophage yang sama.
Meski berasal dari dunia berbeda dan awalnya kesulitan berkomunikasi, keduanya perlahan menjalin persahabatan dan bekerja sama mencari solusi agar planet mereka masing-masing dapat selamat dari kepunahan.
Dalam sebuah wawancara bersama ScreenRant, Andy Weir mengonfirmasi bahwa dirinya sedang mengerjakan novel baru.
"Ya, saya sedang mengerjakan buku berikutnya. Saya belum ingin membicarakannya secara publik, tetapi ini tetap novel fiksi ilmiah dan merupakan cerita orisinal yang berdiri sendiri. Ini bukan sekuel dari karya mana pun," ungkap Andy Weir, dikutip pada Kamis (2/7/2026).
Meski banyak pembaca berharap Project Hail Mary berlanjut ke buku kedua, Andy Weir mengaku belum memiliki ide yang cukup kuat untuk mewujudkannya. Untuk saat ini, ia memilih fokus pada novel barunya.
"Saya tahu banyak orang sudah menyinggung soal itu. Saya memang memiliki beberapa potongan ide untuk sekuel, tetapi belum cukup kuat untuk dikembangkan. Sekarang saya sedang fokus mengerjakan cerita yang lain. Mudah-mudahan, seiring waktu saya menemukan ide yang benar-benar matang. Kalau saya membuat sekuelnya nanti, saya ingin hasilnya benar-benar bagus," tambahnya.