Entertainment

Kisah Coco Berlanjut, Witch Hat Atelier Season 2 Akan Tayang di Crunchyroll

Kisah Coco Berlanjut, Witch Hat Atelier Season 2 Akan Tayang di Crunchyroll
Ilustrasi perayaan musim kedua 'Witch Hat Atelier' karya Kamome Shirahama. (Kamome Shirahama)

Kabar gembira datang bagi para penggemar anime bertemakan fantasi! Setelah penayangan episode terakhir musim pertamanya, situs resmi anime Witch Hat Atelier (Tongari Boushi no Atelier) langsung memberikan informasi yang begitu mengejutkan. Petualangan Coco dan kawan-kawannya resmi dipastikan akan berlanjut di musim kedua seri anime tersebut yang sekarang tengah memasuki tahap produksi.

Kabar ini tentu disambut antusiasme oleh para penonton di seluruh dunia. Ditambah lagi, salah satu platform streaming anime terbesar Crunchyroll mengonfirmasi bahwa mereka telah mengamankan hak penayangan global untuk season 2 ini. Jadi, tidaklah perlu khawatir ataupun kebingungan mencari tempat menonton musim terbarunya secara legal.

Pengumuman musim kedua ini diberitakan bersamaan dengan perilisan ilustrasi perayaan khusus yang digambar langsung oleh sang kreator manga-nya, Kamome Shirahama. Melalui ilustrasi tersebut, Shirahama juga mengungkapkan rasa bahagia sekaligus antusiasmenya terhadap kabar tersebut. Menurutnya, adaptasi manga karyanya oleh studio BUG FILMS sangatlah luar biasa, dan musim kedua ini digadang-gadang akan sangat menarik dan layak dinantikan.

Sama halnya dengan sang mangaka, sutradara Ayumu Watanabe juga menyampaikan pesan menyentuh. Beliau sangat berterima kasih kepada penggemar yang telah setia mengikuti perjalanan Coco sejak episode perdana, serta berjanji akan menuangkan lebih banyak cinta dan kerja keras agar petualangan berikutnya terasa jauh lebih seru untuk disimak.

Mengingat Kembali Kisah Witch Hat Atelier

Ilustrasi perayaan musim kedua 'Witch Hat Atelier' karya Kamome Shirahama. (Kamome Shirahama)
Ilustrasi perayaan musim kedua 'Witch Hat Atelier' karya Kamome Shirahama. (Kamome Shirahama)

Witch Hat Atelier berlatar di sebuah dunia fantasi megah di mana sihir adalah hal yang sudah biasa hadir di kehidupan sehari-hari. Namun, ada aturan ketat yang secara turun-temurun dianuti para pengguna sihir, yaitu hanya mereka yang terlahir sebagai penyihir yang boleh menggunakan sihir, dan manusia biasa sama sekali tidak diperbolehkan melihat bagaimana proses sihir itu dirapalkan.

Cerita berfokus pada Coco, seorang gadis desa dan anak dari seorang penjahit pakaian. Coco sangat terobsesi dengan sihir dan selalu bermimpi ingin menjadi penyihir, meskipun ia tahu itu hal yang mustahil. Namun, hidupnya berubah total ketika seorang penyihir misterius bernama Qifrey mengunjungi desanya. Secara tidak sengaja, Coco mengintip Qifrey menggambar mantra dan tanpa sadar mengungkap "rahasia mutlak" di balik cara kerja ilmu sihir.

Sialnya, saat mencoba meniru mantra tersebut dari buku sihir tua yang ia miliki, sebuah insiden tragis terjadi dan mengubah ibunya menjadi batu. Demi menyelamatkan sang ibu dan mempelajari cara membalikkan kutukan tersebut, Coco akhirnya diangkat sebgaai murid oleh Qifrey. Di sinilah petualangan penuh keajaiban dan fantastis dimulai, saat Coco harus belajar menggambar sihir bersama murid-murid Qifrey lainnya.

Pengisi Suara dan Tim Produksi Musim Pertama Kembali

Ilustrasi 'Witch Hat Atelier', (Kamome Shirahama)
Ilustrasi 'Witch Hat Atelier', (Kamome Shirahama)

Salah satu faktor yang membuat anime ini begitu hidup adalah jajaran pengisi suara (seiyuu) berbakat yang berhasil menghidupkan emosi berbagai karakternya. Sang karakter utama, Coco, disuarakan dengan sangat apik oleh Rena Motomura, yang berhasil membawa sifat ceria, polos, sekaligus keteguhan hati dari Coco. Sementara itu, mentor yang karismatik namun penuh misteri, Qifrey, diisi suaranya oleh aktor senior Natsuki Hanae, yang sudah dikenal melalui perannya sebagai Tanjiro di Demon Slayer.

Dari sisi tim produksi, kualitas visual memukau di musim pertama digarap oleh studio animasi BUG FILMS. Mengingat studio ini menghabiskan waktu pengerjaan yang cukup panjang demi menjaga detail estetika khas manga-nya, ekspektasi para penggemar untuk musim kedua jelas sangat tinggi.

Posisi sutradara masih dipercayakan kepada Ayumu Watanabe, yang sebelumnya sukses menggarap Ace Attorney dan berbagai film Doraemon, dengan didampingi oleh Jun Shinohara sebagai asisten sutradara. Penulisan cerita dan naskah ditangani oleh Hiroshi Seko, sosok jenius di balik adaptasi Attack on Titan dan Jujutsu Kaisen. Visualnya yang estetik akan ditangani oleh Kairi Unabara sebagai desainer karakter sekaligus kepala sutradara animasi, berkolaborasi dengan Ryota Goto selaku pengarah seni, serta diproduseri oleh Hiroaki Kojima. Tak ketinggalan, atmosfer dunia sihir yang terasa hidup dan emosional ini kembali disempurnakan oleh musik magis karya Yuka Kitamura, komposer legendaris yang terkenal lewat aransemen megahnya di gim Elden Ring dan Dark Souls.

Meskipun pengumuman resmi dan kepastian streaming di Crunchyroll sudah diumumkan, pihak produksi belum membagikan tanggal rilis spesifik untuk musim kedua ini. Mengingat BUG FILMS dikenal sangat perfeksionis dalam mengadaptasi gaya ilustrasi detail milik Kamome Shirahama, pengerjaannya mungkin akan kembali memakan waktu seperti halnya di musim pertama.

Sembari menunggu detail jadwal tayang dan cuplikan trailer-nya, tidak ada salahnya jika kalian menonton ulang musim pertamanya atau mulai membaca seri manga-nya. Jadi, kalian penasaran dengan kelanjutan petualangan magis Coco tidak, nih?

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda