Entertainment
Yang Can't Live Alone Dihentikan, Mangaka Cabut Hak Publikasi dari Penerbit
Kabar mengejutkan datang dari industri manga Jepang. Kreator manga Yang Can't Live Alone (Yang-senpai wa Hitori de Ikiteikenai), sooncha, mengumumkan bahwa serial tersebut akan mengakhiri publikasinya di aplikasi Manga UP! milik Square Enix. Keputusan ini diambil setelah terjadinya keretakan hubungan antara sang kreator dengan pihak penerbit.
Melalui akun X pribadinya pada 3 Agustus, sooncha membagikan pernyataan berjudul "Notice Regarding the End of Yang Can't Live Alone and the Planned Withdrawal of Its Publishing Rights". Dalam unggahan tersebut, ia menjelaskan bahwa serialisasi manga akan berakhir pada Chapter 15 Part 3, yang dijadwalkan rilis pada 13 Agustus.
Menurut sooncha, penghentian serialisasi bukan disebabkan oleh faktor penjualan ataupun minimnya respons pembaca, melainkan karena hubungan kepercayaan dengan pihak Manga UP! sudah tidak dapat dipertahankan. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada para pembaca yang telah mengikuti kisah tersebut sejak awal.
"Saya dengan tulus meminta maaf karena harus menyampaikan pengumuman ini tepat sebelum perilisan Volume 3," tulis sooncha dalam pernyataannya.
Meski serialisasi akan berakhir di Manga UP!, kisah Yang Can't Live Alone belum tentu benar-benar selesai. Sooncha mengungkapkan bahwa saat ini dirinya sedang berdiskusi dengan tim editorial untuk mendapatkan kembali hak publikasi atau hak atas seri tersebut. Langkah itu dilakukan agar ia dapat melanjutkan cerita melalui jalur lain di masa mendatang.
Ia berharap para pembaca bersedia menunggu hingga proses negosiasi selesai. Menurutnya, tujuan utama dari pembahasan tersebut adalah memastikan bahwa kelanjutan cerita Yang Can't Live Alone tetap bisa dinikmati para penggemar, meskipun nantinya diterbitkan melalui platform atau penerbit yang berbeda.
Dalam pernyataan yang sama, sooncha juga menyinggung perilisan Volume 3 yang dijadwalkan terbit pada 6 Agustus. Ia menjelaskan bahwa pihak penerbit telah memberitahunya bahwa proses distribusi, baik untuk edisi cetak maupun digital, sudah tidak dapat dihentikan karena telah memasuki tahap akhir produksi.
Meski demikian, sang kreator memberikan kebebasan kepada pembaca yang merasa keberatan dengan situasi tersebut. Ia bahkan menyarankan agar penggemar membatalkan pre-order apabila merasa tidak nyaman untuk membeli volume terbaru, sembari kembali menyampaikan permohonan maaf atas kondisi yang terjadi.
Sooncha juga mengatakan bahwa penjelasan lebih lanjut mengenai penghentian serialisasi kemungkinan akan disampaikan langsung oleh pihak Manga UP! pada waktu yang akan datang.
Yang Can't Live Alone sendiri mulai diserialkan melalui aplikasi Manga UP! pada 5 Desember 2024. Square Enix juga menerbitkan versi bahasa Inggris secara digital melalui layanan Manga UP! Global, sementara edisi cetaknya dilisensikan oleh Square Enix Manga & Books.
Manga bergenre romance ini mengisahkan Yuu, seorang mahasiswi yang rajin, disiplin, dan selalu mampu menyelesaikan berbagai hal dengan baik. Namun, kepribadiannya yang serius justru membuat banyak pria merasa segan untuk mendekatinya. Yuu pun mulai bertanya-tanya apakah dirinya harus mengubah kepribadiannya demi menjadi seseorang yang spesial di hati orang lain.
Suatu hari, ia bertemu Yang, seorang mahasiswa pertukaran asal Tiongkok yang ramah dan ceria. Pertemuan mereka bermula ketika Yuu membantu Yang keluar dari sebuah situasi sulit. Yang kemudian meminta Yuu menjadi semacam "bodyguard"-nya, sehingga keduanya menjalin hubungan profesional yang perlahan berkembang menjadi kisah romansa yang manis.
Untuk saat ini, para penggemar Yang Can't Live Alone masih harus menunggu hasil negosiasi antara sooncha dan tim editorial Square Enix. Jika proses penarikan hak publikasi berhasil disepakati, bukan tidak mungkin kisah Yuu dan Yang akan kembali berlanjut melalui platform baru di masa depan.