Entertainment
Sinopsis Avatar: Seven Havens, Kisah Petualangan Pavi Sang Pengendali Tanah
Serial terbaru dari waralaba Avatar, Avatar: Seven Havens, akan tayang perdana pada Jumat, 9 Oktober 2026 di Paramount+.
Serial animasi 2D orisinal ini menjadi babak baru dalam semesta Avatar setelah sebelumnya penggemar mengikuti kisah Aang dalam Avatar: The Last Airbender dan Korra melalui The Legend of Korra.
Di serial terbaru ini, giliran Pavi yang menjadi pusat cerita sebagai Avatar baru. Serial tersebut akan terdiri dari 26 episode berdurasi setengah jam yang dibagi menjadi dua bagian, yakni Book 1 dengan 13 episode dan Book 2 yang juga terdiri dari 13 episode.
Berbagai petualangan serta adegan-adegan seru menjadi kisah menarik yang sayang untuk dilewatkan para penggemar.
Penasaran seperti apa kisahnya? berikut sinopsis Avatar: Seven Havens selengkapnya.
Sinopsis
![Sinopsis Avatar: Seven Havens, tayang 9 Oktober [YouTube/Paramount Plus]](https://media.arkadia.me/v2/articles/rizkautami/2KhWrNLAhwQXCkMjNlHWmvgEJx5MUzhq.png)
Avatar: Seven Havens mengikuti perjalanan Pavi, seorang pengendali tanah muda yang ternyata merupakan Avatar berikutnya. Namun, perjalanan Pavi tidak berlangsung mudah karena dunia yang ia tinggali telah mengalami perubahan besar setelah sebuah peristiwa katastrofik menghancurkan kehidupan manusia.
Berbeda dengan Avatar sebelumnya yang dikenal sebagai penyelamat dunia, Pavi justru dianggap sebagai penghancur umat manusia. Ia bahkan harus melarikan diri dari ancaman yang datang bukan hanya dari manusia, tetapi juga dari roh.
Di tengah kondisi tersebut, Pavi harus mencari tahu asal-usul dirinya yang misterius. Ia juga memiliki misi besar untuk menyelamatkan Seven Havens sebelum wilayah tersebut mengalami kehancuran.
Dalam perjalanannya, Pavi tidak sendirian. Ia ditemani Geet, seekor cat-monkey atau hewan perpaduan kucing dan monyet, serta Jae, seorang pengendali udara yang menjadi mentor sekaligus sahabatnya dan tinggal bersama Pavi di kota Alora.
Kisah Pavi juga semakin menarik karena ia memiliki saudara kembar yang telah lama hilang. Keberadaan sosok tersebut menjadi salah satu misteri besar dalam serial ini, termasuk pertanyaan mengenai apakah saudara kembar Pavi memiliki kemampuan mengendalikan elemen atau tidak.
Dunia yang ditempati Pavi merupakan dunia yang sudah berubah drastis sejak peristiwa dalam The Legend of Korra.
Portal yang menghubungkan dunia manusia dan dunia roh telah terbuka, sementara Korra kehilangan Avatar State, termasuk koneksinya dengan para Avatar terdahulu.
Kondisi tersebut menciptakan lingkungan yang berbeda bagi Pavi sebagai Avatar penerus Korra. Ia menjadi Avatar pertama yang diketahui setelah Korra di dunia yang kini dipenuhi oleh roh dan justru melihat sosok Avatar sebagai sebuah ancaman.
Avatar: Seven Havens juga menghadirkan pendekatan baru melalui sosok Pavi yang digambarkan sebagai seorang gadis muda penyandang disabilitas dengan kakinya yang diamputasi. Kehadiran saudara kembar yang misterius juga menjadi elemen baru yang belum pernah menjadi fokus utama dalam seri sebelumnya.
Tim Produksi dan Pengisi Suara
![Sinopsis Avatar: Seven Havens, tayang 9 Oktober [YouTube/Paramount Plus]](https://media.arkadia.me/v2/articles/rizkautami/mKxDRQ8tLzZiWvRF0Z4RaRVRBKT2yfFR.png)
Serial ini dibuat oleh Michael DiMartino dan Bryan Konietzko, pencipta Avatar: The Last Airbender dan The Legend of Korra. Keduanya kembali sebagai rekan pencipta sekaligus produser eksekutif, dengan produksi berada di bawah naungan Avatar Studios.
Untuk jajaran pengisi suara, Dee Bradley Baker mengisi suara Geet. Sementara itu, pengisi suara Pavi, Jae, dan saudara kembar Pavi belum diumumkan.
Dengan latar dunia yang telah berubah, ancaman dari manusia dan roh, serta misteri mengenai saudara kembarnya, Pavi menghadapi perjalanan yang berbeda dari para Avatar sebelumnya. Michael DiMartino dan Bryan Konietzko menggambarkan serial ini sebagai petualangan yang menghadirkan fantasi, misteri, dan karakter-karakter baru.
Bagi para penggemar yang penasaran, nantikan serial terbaru waralaba Avatar ini pada 9 Oktober mendatang.