Hobi

BRI Liga 1: Persebaya Hadapi Dua Tantangan Berat, Mustahil Kalahkan Persik Kediri?

BRI Liga 1: Persebaya Hadapi Dua Tantangan Berat, Mustahil Kalahkan Persik Kediri?
Skuad Persebaya Surabaya dalam sesi latihan untuk bersiap hadapi lanjutan BRI Liga 1. (persebaya.id)

Punya beberapa kans untuk mengkudeta peringkat kedua di tabel klasemen sementara BRI Liga 1 musim 2024/2025, kini Persebaya Surabaya justru harus rela turun takhta ke peringkat keempat klasemen.

Kenyataan tersebut harus diterima usai Malut United secara mengejutkan mampu menaklukkan Persib Bandung.

Tiga poin dari juara bertahan membawa Laskar Kie Raha menggeser skuad Bajul Ijo.

Kendati begitu, tim besutan Paul Munster bisa kembali naik ke posisi sebelumnya apabila dapat mengamankan kemenangan pada lanjutan pekan ke-31.

Di mana Flavio Silva dan kolega dijadwalkan bertandang ke Stadion Brawijaya, menantang tuan rumah Persik Kediri.

Laga tersebut akan berlangsung sore ini, Senin (5/4/2025).

Menyadur ligaindonesiabaru.com, Persebaya mengemas lima poin dari 3 pekan terbaru. Poin penuh dari markas Macan Putih tentu bakal mendongkrak posisi mereka.

Tak tanggung-tanggung, bahkan sebenarnya bisa otomatis menghuni urutan kedua.

Motivasi besar itu digadang-gadang akan membuat fighting spirit Persebaya kian bertambah.

Namun, menaklukkan Persik Kediri yang juga membutuhkan tiga poin penting tentu tak akan mudah. Terlebih lagi, laga tandang di Kediri juga menyisakan luka mendalam bagi Bajul Ijo.

Mengingat pada penghujung tahun 2023 lalu, mereka sempat dipaksa tunduk melalui empat gol tanpa balas.

Catatan negatif ini tentu menjadi salah satu masalah utama yang harus disingkirkan para pemain dengan mentalitas petarung.

Kemudian tantangan yang kedua, kesebelasan asal Kota Pahlawan tersebut harus memperbaiki catatan ‘mandul’ di lini depan.

Produktivitas gol yang minim turut dikeluhkan oleh Paul Munster. Sebab hingga pekan ke-31, baru 35 gol dibukukan dan mereka sudah kebobolan 30 gol.

Catatan itu termasuk dalam jajaran 10 besar terendah di klasemen.

Munster berkata, “Pemain kami kurang tajam di depan gawang, sederhana. Setiap pertandingan kami memiliki peluang, setiap pertandingan untuk mencetak gol, kami harus menang.”

Juru taktik asal Irlandia Utara ini mengatakan Persebaya sudah bersiap dengan maksimal.

Meski rekor pertemuan mengunggulkan Persebaya karena memenangkan tiga laga dalam delapan pertandingan terakhir, ia tak mau memandang enteng kualitas lawan.

Namun kans untuk menaklukkan Persik tentu tetap terbuka lebar.

Persiapan yang cukup bagus karena beberapa hari terakhir kami fokus dalam menyambut laga ini. Kita fokus pada tim kita sendiri, tidak ingin menganggap remeh tim-tim lain, meski Persik adalah tim yang dihuni oleh pemain yang bagus di BRI Liga 1,” tuturnya.

Lebih jauh, Paul Munster dipastikan akan terus bekerja keras demi menjawab tantangan ini. Mengingat Persebaya Surabaya punya target tinggi, yakni finis di peringkat terbaik di klasemen akhir musim 2024/2025.

Bajul Ijo membidik posisi kedua agar punya tiket mengikuti play-off AFC Challenge League atau kompetisi kasta ketiga tim-tim Asia pada 2025/2026 mendatang.

Motivasi Besar Ardi Idrus dan Potensi Rotasi Penjaga Gawang

Menjelang derbi Jatim penuh gengsi di Kediri, Ardi Idrus yang merupakan bek kiri andalan Persebaya bertekad untuk tampil all out agar bisa meraih hasil maksimal.

Ia dan rekan-rekannya sepakat agar segera bangkit dan kembali ke posisi yang terbaik.

Saya rasa kita dalam kondisi siap dan berharap hasil yang bagus pertandingan nanti. Kita coba naik lagi ke papan atas," ungkap pemain asal Ternate ini dalam jumpa pers bersama Paul Munster.

Dalam kesempatan yang sama, Munster memberi kode keras bahwa dirinya akan melakukan rotasi pemain di posisi penjaga gawang.

Performa Ernando Ari di bawah mistar gawang dalam dua laga terbaru dinilai kurang memuaskan. Ada dua blunder yang berujung merugikan saat Persebaya bertemu Persija Jakarta dan Arema FC.

Ya, saya (sudah) bicara dengannya (Ernando Ari). Tidak hanya Ernando, saya juga berbicara dengan banyak pemain, karena saya berharap lebih pada mereka,” terang Paul Munster.

Ia menilai, ini bukan saat yang tepat untuk menurunkan, sebab mereka justru harus melakukan peningkatan.

Seluruh pemain pun telah menyadari betapa penting empat pertandingan tersisa, dan akan terjadi sedikit perubahan.

Bagi Munster, bagaimana para pemain mempersiapkan diri secara mental maupun fisik adalah aspek yang sangat penting.

Beberapa nama disebut sudah perlahan menunjukkan kualitas agar layak diturunkan sebagai starter.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda