Masuknya Cadillac ke grid Formula 1 musim 2026 bukan hanya peristiwa olahraga, tetapi langkah besar dalam sejarah pembentukan tim baru di era modern F1. Di tengah regulasi ketat dan biaya tinggi, kehadiran tim baru menjadi fenomena langka dalam dunia balap paling elit ini.
Cadillac hadir sebagai tim ke-11 dengan membawa identitas Amerika yang kuat ke jantung olahraga yang selama ini didominasi Eropa. Kehadiran ini langsung mengubah komposisi grid dan struktur kompetisi yang selama bertahun-tahun relatif stabil.
Secara visual, Cadillac juga membawa karakter baru ke lintasan. Mobil mereka diproyeksikan mengusung identitas khas merek Amerika dengan dominasi warna hitam metalik, perak, serta aksen biru elektrik yang merepresentasikan kemewahan, teknologi, dan modernitas industri otomotif Cadillac.
Tim ini dipimpin oleh Graeme Lowdon sebagai team principal, sosok yang dikenal berpengalaman membangun struktur tim dari nol. Perannya tidak hanya mengatur strategi balap, tetapi membangun organisasi, sistem kerja, rekrutmen teknisi, serta fondasi manajemen jangka panjang.
Untuk sektor pembalap, Cadillac memilih Valtteri Bottas dan Sergio “Checo” Pérez sebagai wajah utama tim. Bottas datang dengan latar belakang panjang bersama Mercedes dan Alfa Romeo, sementara Pérez membawa pengalaman dari Racing Point dan Red Bull sebagai pembalap papan atas.
Kombinasi dua pembalap ini menunjukkan bahwa Cadillac mengutamakan pengalaman dan stabilitas. Mereka dibutuhkan bukan hanya untuk balapan, tetapi untuk membantu pengembangan mobil, pengujian teknis, dan pembentukan karakter tim sejak awal.
Dari sisi mesin, Cadillac akan menggunakan power unit Ferrari pada musim-musin awal. Keputusan ini memungkinkan tim fokus membangun struktur internal tanpa harus langsung menanggung beban pengembangan mesin sendiri.
Masuknya Cadillac ke F1 juga menuntut investasi besar. Biaya masuk tim baru, pembangunan fasilitas, pengembangan teknologi, hingga operasional tim menunjukkan bahwa proyek ini membutuhkan pendanaan ratusan juta dolar dan komitmen jangka panjang, bukan proyek instan.
Cadillac membangun tim ini secara bertahap, mulai dari struktur manajemen, sumber daya manusia, hingga sistem teknis. F1 2026 bukan hanya soal debut mereka di lintasan, tetapi awal dari proses panjang membentuk identitas dan daya saing tim baru di dunia balap modern.