Perjalanan Persib Bandung di kompetisi antar klub kasta kedua benua Asia bertajuk Asian Champions League Two berakhir dengan aktiklimaks.
Setelah menampilkan permainan yang digdaya di fase penyisihan grup, tim berjuluk Maung Bandung itu harus tersisih dengan cara yang cukup menyakitkan.
Pasalnya, selain disingkirkan tim nonunggulan asal Thailand, Ratchaburi di babak 16 besar gelaran, mereka juga mengakhiri perjalanannya bertarung di pentas benua itu dengan kericuhan, yang mana berpotensi untuk mendatangkan sanksi berganda dari AFC beberapa waktu mendatang.
Akan tetapi, meskipun perjalanan Persib Bandung berakhir dengan hasil yang tak mengenakkan, namun setidaknya ada dua alasan yang membuat kita sebagai penggemar sepak bola nasional patut untuk berterima kasih kepada Tim Pangeran Biru.
Apa sajakah itu? Mari kita ulas bersama!
1. Persib Telah Memberikan Kemampuan Terbaiknya
Hal pertama yang membuat kita patut untuk berterima kasih kepada Persib Bandung adalah, karena tim ini telah mengerahkan kekuatan terbaiknya di kompetisi.
Dengan segala sumber daya yang dimiliki, Persib Bandung berjuang dengan kekuatan penuh dan membuat Indonesia berbangga dengan pencapaian yang mereka buat, setidaknya hingga akhir fase persaingan grup.
Berdasarkan data dari AFC, Persib Bandung sukses mengibarkan Panji-Panji Merah Putih di tahta tertinggi fase grup G.
Bergabung bersama tim-tim liat sekelas Bangkok United, Lion City Sailor dan Selangor, Persib menjadi tim terbaik dalam kumpulan dan finish sebagai pemuncak klasemen akhir dengan koleksi 13 poin dan berjarak 3 poin dari peringkat kedua Bangkok United.
2. Persib Bandung Membuat Indonesia Menambah Wakil di Kompetisi Asia
Alasan kedua mengapa kita harus berterima kasih kepada Persib Bandung adalah, karena hasil perjuangan yang mereka lakukan tak hanya bisa mereka nikmati sendiri, namun juga dinikmati oleh tim-tim lain di Indonesia.
Berdasarkan rilisan dari laman footyrankings, perjuangan keras tim asal ibu kota Provinsi Jawa Barat tersebut membuat koefisien Liga Indonesia di tataran persaingan tingkat benua menjadi terkatrol.
Jika di tahun 2025 lalu peringkat Liga Indonesia berada di posisi ke-25, maka dengan penambahan-penambahan poin hasil dari perjuangan Persib (dan Dewa United) membuat posisi Liga Indonesia beranjak 7 tingkat di tahun ini dan menduduki posisi ke-18.
Imbasnya tentu saja akan menjadikan Indonesia memiliki tambahan wakil di persaingan pentas benua.
Jika di posisi ke-25 Indonesia hanya mendapatkan jatah 1 tim di ACL Two dan 1 tim di ACGL yang merupakan kompetisi antar klub kasta ketiga di benua Asia dan semuanya harus dimulai dari fase play-off, maka tidak demikian dengan musim depan.
Lonjakan peringkat liga ke posisi 18 seluruh benua, membuat Indonesia kini berhak untuk mengirimkan dua wakilnya di pentas ACL Two, yang mana satu di antaranya sudah akan langsung berlaga di fase grup tanpa kualifikasi.
Jadi, ibarat kata, Persib yang berjuang keras, namun bukan hanya mereka yang menikmati hasil perjuangan itu.
Kalau sudah begini, sepertinya memang kita layak untuk berterima kasih kepada Persib Bandung ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS