Maarten Paes Tampilkan Debut Gemilang, Babak Baru Persaingan Kiper Timnas Indonesia Resmi Dimulai!

Sekar Anindyah Lamase | M. Fuad S.T.
Maarten Paes Tampilkan Debut Gemilang, Babak Baru Persaingan Kiper Timnas Indonesia Resmi Dimulai!
Maarten Paes (kiri) saat melakoni laga debut bersama Ajax Amsterdam (dok. ajax.nl)

Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes mencatatkan momen debut yang cukup gemilang. Meskipun di laga debutnya melawan NEC Nijmegen (22/2/2026) dirinya kebobolan satu gol dan tak mampu membawa tim barunya, Ajax Amsterdam meraih kemenangan, namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa Paes tampil dengan performa yang apik.

Dalam catatan sofascore, di luar kebobolan satu gol yang dialaminya, Paes menciptakan hingga setidaknya tujuh penyelamatan penting yang mana hal itu membuat timnya terhindar dari kebobolan lebih banyak lagi.

Maka tak mengherankan jika laman Suara.com (22/2/2026) menginformasikan bahwa setelah momen debutnya tersebut, eks penjaga gawang FC Dallas itu mendapatkan banyak apresiasi bahkan pujian setinggi langit.

Bukan hanya menandai momen kembalinya Paes dalam atmosfer pertarungan yang kompetitif setelah berbulan-bulan lamanya harus parkir, momen debut penjaga gawang berusia 27 tahun bersama Ajax itu juga menjadi sebuah penanda bakal kembali ramainya persaingan di sektor penjaga gawang Timnas Indonesia setelah beberapa waktu terakhir terkesan senyap.

Meskipun saat ini Timnas Indonesia dihuni oleh banyak penjaga gawang berkualitas, namun harus diakui bahwa dua penjaga gawang yang kini tengah melakoni karier abroad, yakni Maarten Paes dan Emil Audero Mulyadi memiliki kelas yang berbeda dengan kompatriotnya di sektor yang sama.

Sehingga, ketika dua nama ini sama-sama mendapatkan panggilan ke Timnas Indonesia, tentu saja hal itu juga serta-merta membuat publik terbelah hanya dalam dua pilihan.

Satu pihak akan menjagokan Emil Audero yang akan mengisi posisi penjaga gawang, sementara pihak lain lebih memilih Maarten Paes untuk mengemban tugas tersebut.

Tak ada nama lain selain mereka. Hanya Maarten Paes dan Emil Audero saja yang diprediksi dan hampir pasti akan mengisi posisi penjaga gawang ketika keduanya berada dalam kondisi sama-sama ideal.

Namun sayangnya, dua penjaga gawang terbaik milik Indonesia ini terbilang jarang bersaing head-to-head ketika mereka berada dalam kondisi yang ideal.

Dalam berbagai momen pemanggilan, terkadang ketika Emil onfire, Paes tengah bermasalah untuk tampil. Pun demikian sebaliknya.

Dalam catatan karier keduanya di laman transfermarkt, baik Maarten Paes maupun Emil Audero dimainkan untuk mengawal posisi penjaga gawang Timnas Indonesia, ketika salah satu di antara mereka berhalangan, atau bahkan tak ada dalam skuat.

Seperti misal, ketika Emil Audero bermain di laga melawan Tiongkok (5/6/2025) lalu, Maarten Paes tengah mendapatkan hukuman akumulasi kartu kuning. Demikian juga dengan pertandingan sebelumnya, yang mana ketika Paes tampil di bawah mistar gawang, Emil Audero masih dalam tahap adaptasi karena baru bergabung dengan Pasukan Garuda.

Sebuah contoh dapat kita temukan lagi ketika Paes dimainkan di ronde keempat babak kualifikasi pada bulan Oktober lalu. Ketika Paes berjibaku melawan Irak dan Arab Saudi saat itu, Emil Audero tak berada dalam skuat karena mendapatkan cedera hanya beberapa saat sebelum pemanggilan ke Timnas.

Sehingga, praktis, di momen yang sudah-sudah, belum benar-benar ada kesempatan yang menyatukan keduanya untuk saling bersaing ketika mereka sama-sama berada di puncak permainan.

Tentunya hal itu berbeda dengan kondisi saat ini. Jelang FIFA Series yang akan dihelat pada bulan Maret mendatang, dua penjaga gawang terbaik milik Pasukan Garuda ini tengah berpacu dalam kualitas.

Jika Emil Audero sejauh ini selalu tampil konsisten bersama Cremonese di pentas Liga Italia Serie A, maka sang pesaing berat, Maarten Paes juga sudah mulai menunjukkan performa terbaiknya bersama klub anyarnya beberapa waktu lalu.

Penampilan apiknya juga sekaligus seperti mengirimkan notifikasi kepada Emil, pelatih maupun para penggemar Timnas Indonesia, bahwa dirinya siap untuk memanaskan persaingan di sektor penjaga gawang yang sempat adem-ayem beberapa saat lalu.

Kalau sudah sama-sama menampilkan performa apik begini, bisa-bisa John Herdman bakal kebingungan untuk menentukan penjaga gawang utama di gelaran FIFA Series bulan depan nih!

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak